Misi Bali United Ingin Dobrak 4 Besar, Butuh Kerja Keras dan Konsistensi

Iklan Home Page

Kuta, baliwakenews.com

Bali United harus ekstra kerja keras dalam sisa pertandingan di putaran pertama BRI Liga 1 2023/2024. Terhitung ada 6 match terakhir yang bisa dimaksimalkan untuk merangsek ke 4 besar klasemen.

Itu artinya ada 18 poin berharga yang bisa didapatkan oleh Ricky Fajrin dkk nantinya. Jika hal itu teralisasi, bukan tidak mungkin posisi 4 besar di putaran pertama itu bisa digapai. Hanya saja, dari 6 sisa laga tersebut, 3 diantaranya adalah laga away. Dan Bali United memiliki rekam jejak kurang bagus ketika bertindak sebagai tim tamu.

Dari catatan, 6 laga terakhir nanti yakni melawan RANS Nusantara (home), Persija Jakarta (away), Persikabo 1973 (home), Bhayangkara Presisi Indonesia (away), Persbaya Surabaya (away), dan Persita Tangerang (home). Melihat daftar lawan-lawan tersebut, nampaknya menuju posisi 4 besar itu akan menemui jalan terjal, meski peluang masih ada.

Baca Juga:  Tersangka Video Porno Pakaian Adat Bali Mengaku Nafsu Usai Melukat

Lantas bagaimana tanggapan pelatih Stefano Cugurra di sisa 6 pertandingan terakhir itu? Jawaban pelatih yang akrab disapa Teco Cugurra itu adalah konsitensi. “Tetap konsisten waktu pertandingan di rumah (home) dan hasil bisa lebih bagus waktu main di luar (away),” ujar Teco Cugurra, Jumat 8 September 2023.

Artinya, Teco berharap dalam laga home di Stadion Kapten I Wayan Dipta, semua laga harus disapu bersih dengan kemenangan. Sementara saat laga away atau bertindak sebagai tamu, minimal Ricky Fajrin dkk tidak boleh kalah atau pulang dengan tangan hampa.

Pelatih asal Brasil itu juga tak memungkiri jika musim ini, persaingan papan atas adalah kontestasi paling sengit yang pernah ia hadapi. “Liga 1 sejauh ini liga yang bagus. Banyak tim memiliki poin sangat dekat dengan tim yang berada di top 4,” jelasnya.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Tinjau SD 11 Padangsambian Yang Terdampak Banjir

Jika mengacu dari posisi yang dihuni oleh Bali United (sementara peringkat 8 klasemen), nampaknya poin dari posisi Serdadu Tridatu ke pemuncak klasemen yang dipegang sementara oleh Madura United tidak terlalu jomplang.

Asuhan Teco Cugurra baru mengemas 17 poin, jumlah yang sama dengan peringkat 7 yang diduduki oleh PSS Sleman. Kemudian peringkat 6 dan 5 yang dipegang Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang juga sama poinnya yakni 18. Sementara RANS Nusantara dan Borneo FC juga mengemas poin 19, namun Borneo FC berhak menempati posisi 3 di atas RANS. Lalu peringkat 2 ditempati oleh Barito Putera dengan poin 20, dan Madura United masih belum aman meski berada di pucuk klasemen dengan mengoleksi 23 poin.

Artinya ada spare 6 poin dari peringkat 1 dengan peringkat 8. Jadi pantas saja Teco Cugurra mengakui jika sejauh ini Liga 1 berjalan sangat ketat dan tak bisa diprediksi karena setiap pekannya selalu terjadi kejutan.

Baca Juga:  Singo Edan Masih Mendominasi  

Kembali ke soal konsistensi yang dikatakan Teco Cugurra, tanpa bermaksud pesmistis, Serdadu Tridatu nyatanya inkonsisten dalam beberapa pekan terakhir. Masih ingat ketika Bali United yang kalah dua kali beruntun di awal liga, namun bisa membuat kejutan dengan hattrick kemenangan beruntun. Tapi setelah itu mengalami inkonsisten dengan hasil menang, seri, dan kalah. Dari 6 laga pasca kemenangan atas Dewa United, Bali United meraih 8 poin dengan catatan 2 kali imbang, 2 kali menang, dan 2 kali kalah. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR