Bali, baliwakenews.com
Jumat, 11 Desember 2020 pukul 20.51.06 WITA, wilayah Lombok Timur, Lombok Utara, Lombok Barat, dan Kota Karangasem-Bali, diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,1. Episenter terletak pada koordinat 8.27 LS dan 116,53 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 42 km TimurLaut Lombok Utara-NTB, pada kedalaman 11 km.
Plt Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl SEIS memaparkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar naik busur belakang Flores (Flores Back Arc Trust). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik dengan kombinasi geser ( oblique-thrust ).
Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Lombok Timur III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. ), di Lombok Utara, Lombok Barat, dan Kota Karangasem-Bali II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan digantung bergoyang ). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
“Hingga pukul 21.15 WITA, hasil monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” Papar Taufik sembari mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. BWN-04
































