Lima Bangunan Ambruk, Puluhan Warga Kediri Tabanan Mengungsi Akibat Longsor dan Banjir

Iklan Home Page

Tabanan, baliwakenews.com – Hujan deras sejak Rabu (10/9/2025) dini hari memicu longsor dan banjir di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Sedikitnya lima bangunan ambruk, terdiri dari tiga rumah, satu rumah kos, dan satu warung. Kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Selain itu, 33 rumah terendam banjir. Sebanyak 33 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke SDN 6 Banjar Anyar. Meski kerugian materiil cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Baca Juga:  Relawan Reksa Bentuk Tim Investigasi Jual Beli Suara di Pilkada Karangasem

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati turun langsung meninjau lokasi bersama jajaran kepolisian, BPBD, serta perangkat desa. Peninjauan dilakukan di Perumahan Lembah Sanggulan dan Panorama Indah Sanggulan, Desa Banjaranyar, yang terdampak luapan Sungai Yeh Dati.

Baca Juga:  Bupati Badung Sampaikan Presentasi Calon Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2021

Selain di Kediri, rombongan juga memantau longsor di Kuburan Banjar Adat Bongan Lebah Kelod dan dapur rumah warga di Banjar Bongan Jawa Kawan, Kecamatan Tabanan. Kehadiran Kapolres didampingi anggota DPRD Tabanan dan tokoh masyarakat setempat untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami minta masyarakat selalu siaga dan segera melapor jika ada potensi bencana,” kata Bayu Pati.

Baca Juga:  Masyarakat Bali Merindukan Kepemimpinan Tegas Mantan Kapolda Petrus Golose

Ia menegaskan, Polri bersama TNI, BPBD, dan pemerintah daerah siap membantu penanganan darurat serta mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR