Tabanan, baliwakenews.com – Tangis haru bercampur bangga mewarnai upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2024 di Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan, Kamis (27/3). Sebanyak 616 prajurit muda resmi dilantik, mengakhiri perjalanan panjang penuh disiplin, ketahanan, dan pengorbanan demi mengabdi kepada negara.
Di antara ratusan keluarga yang hadir, seorang ibu tampak tak kuasa menahan air matanya saat melihat putranya berdiri tegap dalam balutan seragam hijau. “Dulu dia anak yang suka bermain di sawah, sekarang sudah jadi prajurit,” ucapnya dengan suara bergetar. Perjuangan putranya, yang harus meninggalkan keluarga dan melewati pendidikan keras, kini terbayar dengan kebanggaan.
Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si., dalam amanatnya mengingatkan bahwa menjadi prajurit bukan sekadar memiliki keterampilan militer, tetapi juga hati yang dekat dengan rakyat. “Jangan pernah menyakiti hati masyarakat. Sadari sumpah, tugas, dan hakikatmu sebagai prajurit rakyat,” pesannya.
Bagi para prajurit yang baru dilantik, momen ini adalah awal dari perjalanan panjang mereka dalam menjaga kedaulatan negara. “Kami siap mengabdi dengan sepenuh hati. Ini bukan hanya untuk diri kami sendiri, tetapi juga untuk keluarga dan bangsa,” ujar salah satu Bintara dengan penuh semangat.
Di tengah gemuruh suara tepuk tangan dan aba-aba komandan, terselip doa-doa yang dipanjatkan oleh para orang tua. Mereka sadar, anak-anak mereka kini bukan hanya milik keluarga, tetapi juga milik Indonesia. BWN-01

































