Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Dewan Ingatkan Prokes Sekolah Diperketat

Iklan Home Page

Kerobokan, baliwakenews.com

Rencana pembelajaran sekolah dengan tatap muka di tahun 2021 di Kabupaten Badung mendapat tanggapan dari anggota DPRD di Badung. Seketratis Fraksi Golkar DPRD Badung, AAN Ketut Agus Nadi Putra, Minggu (20/12) mengatakan, pihaknya mengapresiasi adanya pembelajaran tatap muka yang akan dilaksanakan tahun 2021 mendatang. Namun ada beberapa catatan yang mesti pemerintah tetap lakukan. ‘’Pelajaran tatap muka harus ada persetujuan orang tua dan komite sekolah serta pemeriksaan siswa dan guru yang mengajar wajib dilaukan uji usap sehingga menyakinkan kesehatan semua pihak terjaga dengan baik saat mengajar di dalam kelas,”ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Badung Terima Dokumen KUA/PPAS Tahun 2026 dan Ranperda APBD Perubahan 2025

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Turahtut ini mengatakan, yang mesti tetap dilakuan adalah tetap menjalankan protokol kesahatan .”Baru di tes swab, hasilnya negative, pelaksana sekolah malah abai dengan protokol kesehatan. Kita harus tetap mejalankan 3M tersebut, yakni mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker,”teganya.

Baca Juga:  Tim PKM Unwar Dampingi Penerapan K3 Pada Pedagang Pasar Ikan Kedonganan

Mantan Ketua Komisi IV DPRD Badung ini mengingatkan, robel setiap kelas juga harus dipikirkan pemerintah. “Biasanya kan sampai 35 sampai 40 siswa dalam satu kelas, dengan adaptasi kebiasan baru ini, siswa harus berkurang karena harus menjaga jarak dalam ruang kelas sehingga siswa hrus dibagi belajarnya dan ruang belajar juga harus ditambah atau menggunakan system giliaran atau sekolah pagi sore,”paparnya.BWN-05

Baca Juga:  Ribuan Pelari Padati The Nusa Dua

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR