Kuta, baliwakenews.com
Inovasi dan kinerja yang dilakukan Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung mendapat pengakuan dari berbagai pihak sehingga meraih sejumlah penghargaan. Direktur Utama Perumdam Tirta Mangutama Badung, didampingi I Wayan Suyasa, S.Sos. MM., Direktur Umum,I Made Sugita, SH., dan Direktur Teknik, I Made Suarsa, ST., dalam Media Gathering pada Minggu 23 Maret 2025 di Kuta memaparkan sejumlah pengakuan yang telah diraih serta program yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu 2025 ini.
Wayan Suyasa mengatakan sesuai Buku Kinerja yang diterbitkan Kementerian PUPR pada April 2024, Perumda Tirta Mangutama mendapatkan peringkat tertinggi nilai kinerja 2024 untuk Wilayah IV ( Pulau Bali, Nusra, Maluku dan Papua ) dengan Nilai Kinerja : 4,21 ( SEHAT ) serta Peringkat kedua Nasional untuk BUMDAM dengan Jumlah Pelanggan 50.001 s/d 100.000 SL.
“Kami juga menerima Anugerah Program Bisnis Terpuji Kategori : Inovator Pembangunan Onfrastruktur Air Bersih ramah lingkungan ( Detik Award 2025), Implementasi Good Corporate Governance berdasarkan Assessment dari BPKP mendapatkan score 82,919 ( BAIK ),” ungkapnya.
Program terbaru yang dilakukan selain Peresmian Kantor Pusat Perumdam Tirta Mangutama di Jl. Raya Kapal Nomor 14, Mangupura adalah Peresmian Teaching Factory Air Minum Dalam Kemasan sebagai wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan industri. Fasilitas ini akan dioperasikan oleh PT. ITS Badung Hebat, anak perusahaan PT. ITS Tekno Sains, yang bekerja sama dengan PT. Badung Hebat Jaya, anak perusahaan Perumdam Tirtamangutama.
Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat kini, pembayaran Non-Air untuk Sambungan Baru dapat dilakukan di seluruh unit penagihan. Selain itu, disediakan opsi pembayaran online melalui Kerjasama dengan Bank Mandiri.
“Kerjasama pembayaran online untuk sambungan baru ini merupakan yang pertama kalinya di wilayah Bali Nusra. Dengan adanya layanan pembayaran online ini, kami harapkan dapat mempermudah calon pelanggan untuk menjadi pelanggan, sehingga cakupan pelayanan dapat meningkat,” ujarnya.
Berbicara rencana program tahun 2025, Wayan Suyasa menuturkan untuk menjadikan Perumdam Tirta Mangutama sebagai benchmark bagi instansi lain, diperlukan pengembangan program yang strategis, inovatif, dan berfokus pada keberlanjutan. Gedung baru akan dilengkapi command center dan museum air.
“Kami akan membuat Command Center yaitu Sistem Pemantauan Real-Time: Membangun sistem pemantauan kualitas dan distribusi air secara real-time dengan IoT (Internet of Things) untuk memonitor tekanan, kebocoran, dan konsumsi air. Kemudian juga dilengkapi Integrasi Teknologi GIS (Geographic Information System) untuk memetakan jaringan distribusi air, identifikasi wilayah rawan masalah, dan perencanaan ekspansi layanan dan Layanan Respons Cepat, serta Dashboard Publik yang berisi data operasional seperti kualitas air, efisiensi distribusi, dan layanan pelanggan yang dapat diakses masyarakat,” ungkapnya.
Sementara pengembangan museum air bertujuan untuk Edukasi Interaktif menggunakan teknologi modern untuk menjelaskan siklus air, pengolahan air, dan pentingnya konservasi. Dan Pameran Berbasis Sejarah ditampilkan perjalanan sejarah pengelolaan air di Perumdam Tirta Mangutama, termasuk inovasi teknologi yang digunakan (dengan konsep Biorama dimana media edukasi yang digunakan secara tiga dimensi (3D) dan interaktif).
“Nanti akan dibuat area belajar interaktif bagi anak-anak untuk memahami pentingnya air bersih dan pelestarian lingkungan,” katanya.
Pada 2025 ini, Perumda Tirta Mangutama juga akan menyediakan POINT ( Pos Pelayanan Mandiri Tirta Mangutama ) yaitu anjungan pembayaran swalayan dan sarana penyampaian keluhan pelanggan. POINT ini akan ditempatkan di Unit Penagihan dan Mall Pelayanan Publik Milik Pemerintah Kabupaten Badung. “POINT merupakan salah satu Inovasi System Informasi Teknologi yang akan kami luncurkan dengan tujuan untuk mempermudah pelayanan era digitalisasi,” katanya.
Direktur Teknik, I Made Suarsa, ST., memaparkan terkait kerjasama Perumda Air Minum Tirta Mangutama dalam pengembangan SPAM memanfaatkan sumber dana dari Swasta dengan Kerjasama dengan pihak swasta dalam bentuk Kerjasama Bisnis to Bisnis (BtoB). “Saat ini Kerjasama yang sudah terealisasi adalah Kerjasama optimalisasi dan peningkatan kapasitas produksi IPA Estuary dengan teknologi membrane bio reactor dan decolour system dengan peningkatan kapasitas produksi dari 500 lps menjadi 750 lps dengan nilai investasi Rp. 87,000.000.000,- Kerjasama ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih wilayah pelayanan kuta dan kuta Selatan,” ungkapnya.
Sedangkan untuk system distribusi Perumda Air Minum Tirta Mangutama sedang melakukan Langkah-langkah Kerjasama antara lain: kerjasama optimalisasi jaringan distribusi perpipaan dengan PT. Tiara Cipta Nirwana. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan layanan wilayah Kuta Selatana khusunya Kawasan strategis pariwisata nasional Nusa Dua, kerjasama bisnis to bisnis dalam pelaksanaan pemasngan pipa Transmisi bawah laut pada jalur jalan tol Bali Mandara dari IPA Estuary sampai exit toll Nusa Dua dengan Panjang 7.700 m menggunakan pipa HDPE diameter 800 mm dengan nilai investasi Rp. 98.000.000.000,-.
“Tahapan Kerjasama saat ini telah melewati reviu studi kelayakan oleh pihak BPKP dan saat ini tahap tindak lanjut reviu oleh PT. Tiara Cipta Nirwana. Target pelaksanaan tahun 2025,” ujarnya.
Selain itu Kerjasama Investasi pengembangan system penyediaan air minum Kuta Utara – Kuta Selatan dengan PT. Tiga lapan Adam International. Kerjasama dalam pelaksanaan pemasangan distribusi di wilayah pelayanan desa Pecatu dan Ungasan sebanyak 10 ruas/Lokasi.
“Tujuan pemasngan pipa ini untuk meningkatkan cakupan dan keterjangkauan pelayanan di wilayah Pecatu dan Ungasan, pemasangan pipa dengan menggunakan pipa HDPE dari diameter 400 mm sampai dengan 150 mm dengan nilai investasi Rp. 131.000.000.000. Tahapan Kerjasama saat ini dalam tahap permohonan reviu studi kelayakan oleh BPKP Perwakilan Bali,” katanya.
Pada kesempatan tersebut Direktur Umum,I Made Sugita, SH.,mengatakan untuk program Corporate Social Responsibility salah satu implementasi yaitu program Taman Tirta, Penghijauan Mangrove bekerjasama dengan Politeknik Negeri Bali dan Universiti Teknologi Mara ( UiTM ) Malaysia, juga penanaman pohon dan pembuatan sumur pemanen air hujan serta pelaksanaan Water Education.
“Program terbaru kami, untuk mendukung program bapak Gubernur Bali dalam pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, kami membagikan dispenser kepada sekolah di wilayah Badung dan Instansi/OPD,” pungkasnya. BWN-03

































