Mangupura,baliwakenews.com
Pasar tradisional milik Desa Adat Penarungan, Kecamatan Mengwi, mulai diperbaiki pascaterbakar pada Senin (3/8) tengah malam pukul 24.00 Wita. Perbaikan langsung dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atas instruksi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Perbaikan pasar sengaja dipercepat supaya masyarakat kembali bisa berdagang di pasar tersebut. Dengan begitu ekonomi masyarakat bisa kembali bergerak di tengah situasi yang serba sulit saat ini.
Kadis PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba, mengakui perbaikan atap bangunan Pasar Desa Adat Penarungan telah mulai dilakukan sejak beberapa hari lalu. “Iya, fokus yang kita perbaiki hanya pada bagian atapnya saja. Lapaknya tidak,” katanya, Kamis (20/8) kemarin. Rangka yang digunakan berbahan kayu. Sedangkan bagian atapnya menurut rencana bakal menggunakan genteng. Atap genteng dipilih agar tampilannya mirip dengan bangunan aslinya sebelum pasar terbakar.
Disinggung berapa anggaran perbaikan, birokarat asal Tabanan itu belum bisa memastikan. “Karena perbaikan terkait bencana, biaya masih proses berjalan. Namun, perkiraan (anggaran, red) berkisar Rp 200 juta,” ungkapnya.
Sekadar mengingatkan, Pasar Desa Adat Penarungan, Kecamatan Mengwi, terbakar pada, Senin (3/8) tengah malam pukul 24.00 Wita. Penyebab kebakaran pasar tradisional yang berlokasi Banjar Dangin Peken, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Badung itu diduga akibat korsleting listrik. Ditaksir kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp 100 juta hingga Rp 150 juta.BWN-05
Dinas PUPR Badung melakukan perbaikan pasar adat Desa Adat Penarungan setelah mengalami kebakaran beberap waktu lalu.































