Bali Mulai Gerah, BMKG Prediksi Cuaca Cerah dan Gelombang Tinggi Mengintai

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Warga Bali belakangan ini mulai merasakan suhu udara yang lebih panas dan gerah dari biasanya. Kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan seiring dominasi cuaca cerah berawan di sebagian besar wilayah Pulau Dewata.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III menyebutkan, cuaca cerah membuat intensitas sinar matahari yang mencapai permukaan bumi meningkat, sehingga suhu udara terasa lebih hangat.

“Cuaca saat ini cenderung cerah, sehingga sinar matahari lebih banyak mencapai permukaan bumi. Hal ini membuat udara terasa semakin hangat,” kata Prakirawan BMKG Wilayah III, Putu Agus Dedy Permana, Sabtu (3/5/2026).

Baca Juga:  Dorong UMKM Herbal Naik Kelas, Dinkes Bali Bangun “Jembatan Kemitraan” dari Petani hingga Pasar

Meski cuaca didominasi cerah berawan, hujan ringan masih berpotensi terjadi, terutama di wilayah Bali bagian tengah.

Tak hanya soal suhu panas, BMKG juga mengeluarkan peringatan bagi masyarakat yang beraktivitas di laut. Gelombang tinggi diprediksi terjadi di sejumlah perairan Bali pada 3 hingga 6 Mei 2026.

Ketinggian gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, dan Selat Lombok bagian utara.

Baca Juga:  Karya Ngenteg Linggih di Pura Ulun Swi, Banjar Dukuh Moncos, Sobangan

Sementara di Perairan Selatan Bali serta Selat Lombok bagian selatan, gelombang dapat mencapai 2,5 hingga 4 meter.

Kondisi ini perlu diwaspadai oleh nelayan, operator kapal, hingga pelaku wisata bahari karena dapat membahayakan aktivitas pelayaran.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca panas, memperbanyak konsumsi air putih, serta menggunakan pelindung kulit saat beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga:  Diskominfo Badung Gelar Sosialisasi Desa Digital Kepada Seluruh Prebekel/Lurah se Kabupten Badung

Untuk sektor pertanian, persiapan menghadapi musim kemarau juga mulai perlu dilakukan, terutama dalam hal penyediaan cadangan air.

Hingga saat ini, BMKG belum mengeluarkan peringatan dini terkait hujan lebat maupun angin kencang di Bali. Namun masyarakat tetap diminta memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR