Denpasar, Baliwakenews.com
Universitas Warmadewa kembali menunjukkan akselerasi menuju kampus berkelas dunia. Dalam Wisuda ke-80 yang digelar di The Meru Sanur, Sabtu (2/5/2026), 1.307 lulusan resmi dikukuhkan menjadi sinyal kuat ekspansi kualitas SDM dan daya saing global kampus ini.
Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., menegaskan bahwa momentum wisuda kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari strategi besar kampus dalam memperkuat positioning di tingkat internasional.
“Total alumni kini mencapai 48.609 orang. Ini adalah kekuatan besar untuk membangun jejaring global dan kontribusi nyata di berbagai sektor,” ujarnya.
Dari sisi akademik, performa lulusan tergolong impresif. Rata-rata IPK berada di level tinggi Doktor 3,99, Magister 3,94, Sarjana 3,78, dan Diploma 3,81 dengan masa studi relatif cepat. Hal ini menjadi indikator konsistensi Unwar dalam menjaga mutu pendidikan.
Saat ini, Unwar menopang 12.338 mahasiswa aktif dengan dukungan 458 dosen dan 242 tenaga kependidikan. Sepanjang 2026, kampus ini juga mengoleksi berbagai capaian: 10 prestasi akademik internasional, 3 nasional, serta belasan prestasi non-akademik di berbagai level.
Di bidang riset, produktivitas terus meningkat 262 penelitian, 222 pengabdian masyarakat, hingga puluhan publikasi internasional terindeks Scopus dan jurnal bereputasi.
Langkah Go Global 2034 semakin konkret. Unwar kini telah menjalin 403 kerja sama, termasuk 53 mitra luar negeri, serta menghadirkan mahasiswa asing melalui program internasional.
Capaian ini diperkuat dengan masuknya Unwar dalam QS World University Rankings Asia 2026 dan Times Higher Education (THE), menempatkannya sebagai salah satu kampus swasta Bali yang mulai diperhitungkan di level global.
Wisuda ke-80 juga menjadi panggung peluncuran Keluarga Besar Alumni Warmadewa (KABAWAR) organisasi resmi pengganti IKADEWA yang dirancang untuk memperkuat jejaring alumni sekaligus meningkatkan tracer study lulusan.
Inovasi lainnya, Unwar memperkenalkan kartu alumni multifungsi yang terintegrasi sebagai identitas, e-money, hingga kartu ATM menandai adaptasi kampus terhadap ekosistem digital.
Tak berhenti di situ, Unwar juga membuka peluang baru melalui peluncuran Program Studi Fisioterapi, yang kini resmi memasuki tahap penerimaan mahasiswa baru. Langkah ini mempertegas ekspansi kampus di bidang kesehatan yang kian diminati pasar.
Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., menekankan pentingnya karakter kuat bagi lulusan.
“Lulusan harus memiliki critical thinking, inovatif, dan profesional untuk menghadapi dinamika global,” tegasnya.
Senada, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST., MT., mengingatkan bahwa wisuda adalah titik awal, bukan akhir perjalanan.
Dengan sederet capaian, peluncuran KABAWAR, hingga pembukaan prodi baru, Wisuda ke-80 Unwar menegaskan satu hal: kampus ini tidak hanya mencetak lulusan, tetapi sedang membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan kompetitif secara global.
Di tengah persaingan perguruan tinggi yang kian ketat, langkah Unwar ini menjadi sinyal jelas transformasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. BWN-03

































