Tabanan, baliwakenews.com
Imbas dibatasinya pembuangan sampah ke TPA Mandung, penumpukan sampah terjadi di sejumlah titik di ruas jalan utama Kota Tabanan. Pantauan di lokasi, tumpukan sampah berjejer di sepanjang Kota Tabanan hingga Kecamatan Kediri.
Kondisi ini terjadi lantaran sampah yang dibuang masyarakat masih bercampur dan belum dipilah. Bahkan di sebelah barat kantor Bupati Tabanan, tumpukan sampah berjejer dan ditumpuk begitu saja di trotoar.
Terkait hal ini, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga menegaskan sampah yang tidak diangkut disebabkan karena belum dilakukan pemilahan. Jika masyarakat sudah memilah dan hanya menyisakan residu, maka sampah tersebut dipastikan akan diangkut oleh truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Bupati Tabanan soal pengelolaan sampah berbasis sumber. Selain itu, dalam SE tersebut hanya sampah residu yang diangkut dan dibuang ke TPA Mandung.
“SE sudah disosialisasikan. Mari pilah sampah. Ini harus dilakukan bersama-sama. Kalau sudah dipilah dan hanya residu, pasti akan diangkut,” ujar Dirga, Senin 4 Mei 2026.
Dirga kembali mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam memilah sampah. Menurutnya, kebijakan ini tidak bisa berjalan tanpa peran aktif seluruh pihak.
“Tidak bisa sendiri, harus bersama-sama. Mari mulai pilah sampah secara perlahan,” pintanya. BWN-06

































