Mangupura, baliwakenews.com – Kabar baik bagi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung di sejumlah wilayah Kuta Selatan yang sempat mengalami gangguan pasokan air. Setelah perbaikan trafo kubikel pompa Teluk Benoa rampung, aliran air kini mulai kembali secara bertahap.
Meski demikian, Perumda menyebut proses pemulihan belum sepenuhnya selesai. Sejumlah kawasan masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan tekanan air dalam jaringan pipa agar distribusi kembali normal.
Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung, Made Suarsa, dikonfirmasi Rabu (26/8/2026), mengatakan perbaikan trafo kubikel pompa Teluk Benoa telah selesai dilakukan. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemulihan sekaligus stabilisasi tekanan air.
“Di Ungasan Permai ada beberapa memang yang masih tahap pemulihan. Sudah pemulihan,” ujar Suarsa.
Menurutnya, setelah perbaikan selesai dan air kembali dialirkan, dibutuhkan waktu untuk memenuhi jaringan perpipaan. Kondisi tersebut menyebabkan tekanan air belum langsung kembali seperti semula di seluruh wilayah terdampak.
“Sekarang dalam proses pemulihan atau stabilisasi tekanan dalam pipa, pemenuhan air dalam pipa,” jelasnya.
Gangguan pasokan air tersebut sebelumnya terjadi setelah trafo kubikel pompa Teluk Benoa terbakar pada Kamis (20/8) sekitar pukul 22.50 WITA. Kebakaran berdampak terhadap operasional pompa yang kemudian berimbas pada distribusi air minum ke sejumlah kawasan di Kuta Selatan.
Dampaknya dirasakan pelanggan di wilayah yang cukup luas. Beberapa di antaranya yakni Kampus UNUD, Taman Penta, Penta Arisa, Taman Sakura, Jalan Karang Mas, Puri Gading, Desa Ungasan, Masuka, Desa Pecatu, Jalan Balangan, Cengiling, Pantai Balangan, Goa Gong, dan wilayah sekitarnya.
Sebelumnya, gangguan pasokan air juga dikeluhkan warga di kawasan Bukit Pratama, Goa Gong Jimbaran dan sejumlah wilayah Kuta Selatan lainnya.
Dengan selesainya perbaikan trafo, Perumda kini fokus memastikan jaringan kembali stabil. Pemulihan dilakukan secara bertahap mengikuti kondisi tekanan air di masing-masing jaringan.
Suarsa menegaskan pelanggan yang sebelumnya mengalami gangguan diharapkan mulai kembali mendapatkan aliran air seiring proses normalisasi tersebut.
“Sejumlah pelanggan yang sebelumnya mengalami gangguan diharapkan mendapatkan aliran air secara bertahap seiring stabilnya tekanan jaringan,” pungkasnya. BWN-04

































