Kuta Utara, Baliwakenews.com – Aksi pencurian water meter milik Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung kembali terungkap. Seorang pria berinisial AR, asal Probolinggo, Jawa Timur, ditangkap warga saat diduga tengah mencuri water meter milik pelanggan di wilayah Dalung, Kecamatan Kuta Utara.
Penangkapan tersebut mengungkap dugaan adanya pelaku yang kerap beraksi di sejumlah wilayah Badung. Pasalnya, pencurian water meter sebelumnya juga dilaporkan terjadi di kawasan Jimbaran, Pecatu, dan sejumlah wilayah Badung Selatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pelaku terungkap setelah warga mencurigai gerak-geriknya. Warga kemudian mengikuti pria tersebut dan mendapati AR tengah jongkok di tepi jalan, diduga sedang membongkar water meter milik pelanggan Perumda Tirta Mangutama.
Untuk mengelabui warga, pelaku diduga mengenakan jaket pengiriman paket. Namun, upayanya tak berhasil. AR yang mengendarai sepeda motor Yamaha bernomor polisi DK 6522 FCI langsung dihentikan warga saat hendak meninggalkan lokasi. Ketika diperiksa, warga menemukan puluhan water meter di dalam tas ranselnya.
Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Mangutama, Made Suarsa, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (29/9). Ia mengakui kejadian itu sesuai dengan video penangkapan yang beredar di media sosial. Menurutnya, kecurigaan warga muncul karena melihat gerak-gerik pelaku yang jongkok seperti sedang membuka water meter.
“Memang ada warga yang mencurigai gerak-gerik pelaku. Mengingat pelaku jongkok seperti membuka water meter,” ungkap Suarsa.
Kasus tersebut kini telah diserahkan kepada aparat kepolisian. Warga bersama staf Perumda Tirta Mangutama yang mendatangi lokasi telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta Utara, berikut barang bukti yang ditemukan. Suarsa juga menduga pelaku berkaitan dengan sejumlah kasus pencurian water meter yang terjadi di wilayah Badung lainnya.
Di tengah maraknya pencurian tersebut, Perumda Tirta Mangutama telah melakukan langkah pengamanan tambahan, khususnya di wilayah Badung Selatan. Salah satunya dengan memasang empat batang besi penyangga pada setiap water meter. Sistem pengamanan ini diharapkan dapat mempersulit pencurian sekaligus memberikan waktu bagi pemilik untuk mengetahui dan menggagalkan aksi pelaku.
“Dengan empat besi penyangga, pencuri harus memotong empat batang besi terlebih dahulu. Proses itu membutuhkan waktu lebih lama sehingga kami berharap pemilik bisa segera mengetahui dan menggagalkan pencurian,” jelasnya.
Suarsa berharap penangkapan tersebut dapat mengungkap dugaan keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian lainnya. Ia juga berharap kejadian serupa tidak kembali meresahkan pelanggan Perumda Tirta Mangutama di Kabupaten Badung. BWN-05






























