Tabanan, Baliwakenews.com
Bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti bergerak. Justru memasuki usia lanjut, tubuh membutuhkan perhatian lebih agar tetap lentur, seimbang, dan mampu menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri.
Pesan tersebut disampaikan tim Universitas Warmadewa saat melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersama kelompok lansia di Br. Mambang Gede, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan.
Kegiatan bertajuk “Edukasi Postur Tubuh Berbasis Anatomi Fungsional dan Pelatihan Yoga untuk Meningkatkan Kesehatan Lansia” ini memadukan edukasi kesehatan dengan praktik aktivitas fisik yang disesuaikan dengan kondisi lansia.
Tim pengabdian Universitas Warmadewa terdiri atas Dr. dr. Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini, M.Si. dan Dr. Drs. I Wayan Gede Suacana, M.Si.
Sejak kegiatan dimulai, para peserta tampak antusias mengikuti materi. Tidak hanya menyimak penjelasan, mereka juga aktif mengikuti praktik yoga secara bersama-sama.
Kemampuan fisik setiap peserta yang berbeda tidak menjadi penghalang. Gerakan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing lansia.
Dalam sesi edukasi, Dr. dr. Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini, M.Si. yang didampingi Dr. Drs. I Wayan Gede Suacana, M.Si., menjelaskan pentingnya menjaga postur tubuh saat menjalankan aktivitas sehari-hari. Pendekatan yang digunakan berbasis anatomi fungsional, sehingga peserta tidak sekadar diberi tahu mengenai posisi tubuh yang benar, tetapi juga diperkenalkan secara sederhana mengenai hubungan antara postur dengan tulang, sendi, dan otot.
“Pemahaman ini penting karena proses penuaan dapat disertai perubahan pada sistem muskuloskeletal. Fleksibilitas, kekuatan otot, dan keseimbangan tubuh dapat mengalami penurunan sehingga lansia lebih rentan mengalami gangguan gerak maupun keluhan seperti nyeri punggung, ” ujar Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini.
Lebih lanjut dikatakan kebiasaan duduk, berdiri, berjalan, membungkuk, hingga melakukan pekerjaan rumah tangga dengan postur yang kurang tepat juga dapat memberikan beban yang tidak optimal pada struktur tubuh.
Karena itu, para lansia diajak mulai mengenali tubuh mereka sendiri. Gerakan yang dilakukan setiap hari, meski terlihat sederhana, dapat berpengaruh terhadap kondisi tubuh dalam jangka panjang.
Tidak berhenti pada teori, tim pengabdian juga mengajak para lansia mempraktikkan gerakan yoga sederhana.
Latihan diberikan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keamanan peserta. Gerakan diarahkan untuk membantu menjaga fleksibilitas, keseimbangan, serta kemampuan bergerak dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Suasana kegiatan pun berlangsung interaktif. Para lansia tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi langsung mencoba gerakan yang diberikan.
“Respons positif peserta menunjukkan bahwa edukasi kesehatan lebih mudah diterima ketika disampaikan dengan bahasa sederhana dan disertai praktik yang dapat langsung diterapkan, ” ucap Wayan Gede Suacana.
Antusiasme kelompok lansia Desa Mambang menjadi salah satu kekuatan kegiatan tersebut. Mereka menunjukkan kemauan untuk mencoba sekaligus mengikuti gerakan sesuai batas kemampuan masing-masing.
Bagi Universitas Warmadewa, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata penerapan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.
Pengetahuan anatomi yang selama ini menjadi bagian dari lingkungan akademik diterjemahkan menjadi edukasi yang lebih sederhana dan aplikatif. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menerima informasi, tetapi juga diajak memahami tubuh dan berperan aktif dalam menjaga kesehatannya.
Tim pengabdian berharap pengetahuan mengenai postur tubuh dan latihan yoga sederhana dapat terus dipraktikkan oleh para lansia dalam kehidupan sehari-hari, tentunya dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing.
Sebab, kesehatan pada usia lanjut bukan semata-mata tentang terbebas dari penyakit. Lebih dari itu, lansia juga perlu memiliki kemampuan untuk tetap bergerak, beraktivitas, dan menjalani kehidupan secara mandiri.
Kegiatan di Desa Mambang menjadi pengingat bahwa usia bukan batas untuk tetap aktif. Dengan edukasi yang tepat, gerakan yang aman, serta pendampingan yang sesuai, para lansia tetap dapat menjaga kebugaran dan kualitas hidup. BWN-03
































