Anggota DPRD Tabanan Turun ke Dapur Festival Imlek, Masak Nasi Goreng untuk Warga di Taman Bung Karno

Iklan Home Page

Tabanan, baliwakenews.com

Suasana Festival Imlek di Taman Bung Karno, Tabanan, berlangsung meriah. Anggota DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana bahkan ikut turun langsung ke dapur festival, memasak nasi goreng yang kemudian dibagikan kepada warga yang memadati lokasi acara.

Aksi memasak itu menjadi salah satu momen yang menyita perhatian pengunjung. Wastana bersama sejumlah pejabat daerah mengaduk wajan besar berisi nasi goreng di tengah rangkaian pembukaan Festival Imlek yang digelar meriah di pusat kota Tabanan.

Setelah dimasak, nasi goreng tersebut langsung dibagikan kepada masyarakat yang hadir dalam perayaan yang menampilkan perpaduan budaya Tionghoa dan Bali tersebut.

Baca Juga:  Ketua DPRD Tabanan Kritik Keras Kondisi Lapangan Penebel, “Jangan Hanya Bisa Bangun”

Festival ini sendiri diisi berbagai atraksi budaya yang menarik perhatian publik. Mulai dari pemasangan seribu lampion yang menghiasi kawasan acara, parade Kera Sakti, pertunjukan Barongsai dan Liong, hingga tarian nusantara yang dibawakan komunitas Flobamora serta penampilan pasukan Paskibraka.

Rangkaian acara diawali dengan parade besar yang bergerak menuju Taman Bung Karno. Barisan peserta Barongsai, Liong, serta Paskibraka berjalan beriringan diikuti para pejabat daerah dan tamu undangan.

Baca Juga:  Pemkab Badung Berangus Kabel Provider Tak Berijin di Kuta

Festival Imlek di Tabanan selama ini dikenal sebagai salah satu perayaan yang menonjolkan keberagaman budaya. Berbagai komunitas lintas agama dan etnis ikut tampil meramaikan panggung budaya.

Di bagian akhir acara, Bupati Tabanan I Komang Sanjaya yang membuka festival tersebut menegaskan bahwa perayaan Imlek di Tabanan bukan sekadar menampilkan budaya Tionghoa, tetapi menjadi panggung kebersamaan berbagai budaya yang hidup berdampingan di daerah itu.

“Ini bukti bahwa Tabanan bukan hanya mendapatkan Harmoni Award dari Menteri Agama, tetapi benar-benar mempraktikkan toleransi dalam kehidupan masyarakat,” kata Sanjaya.

Baca Juga:  DPRD Tabanan Soroti Ranperda Permukiman, Waspadai Alih Fungsi Lahan Pertanian

Ia juga menyebut filosofi nasi goreng yang dimasak bersama dalam festival tersebut sebagai simbol harmoni. Berbagai bahan yang dicampur menjadi satu menggambarkan keberagaman masyarakat yang bersatu.

Dalam pembukaan festival tersebut, Sanjaya hadir bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR