Truk Terguling Akibat Jalan Ambles di Denpasar, Sopir Tewas Terjepit

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com – Selasa pagi, mentari belum sepenuhnya menyingkap tirai malam ketika suara dentuman keras membangunkan warga sekitar Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, Denpasar Timur. Di sisi timur eks TPST Kesiman Kertalangu, sebuah truk tronton terguling, membawa kabar duka yang menyayat hati.

Di balik kemudi, tubuh Suyono (44), warga Rembang, Jawa Tengah, ditemukan tak bernyawa. Ia terjepit antara setir dan dashboard truk, meregang nyawa di tempat ia biasa menggenggam harapan.

Truk berpelat L 8058 UBA itu bukan sedang melaju. Ia terparkir sejak malam sebelumnya. Muatannya, puluhan kubik bata ringan dari Pelabuhan Gilimanuk belum sempat dibongkar. Suyono dan rekannya, Kristanto Budhi, memarkir kendaraan besar itu di pinggir jalan, berharap dapat beristirahat sebelum aktivitas bongkar muatan dimulai pukul delapan pagi. Tapi istirahat malam itu berujung petaka.

Baca Juga:  Balas Dendam, Mantan Cewek Kafe Curi iPhone 13 Wanita yang Rebut Mantan Pacarnya

Kristanto, yang tidur di dalam truk lain di dekat lokasi, terbangun karena suara benturan keras. Ia keluar tergesa dan mendapati truk milik Suyono terguling ke lahan kosong. Panik dan gemetar, ia mendekati kabin. Harapannya menemukan rekannya selamat pupus seketika, Suyono sudah diam tak bergerak, tubuhnya terjepit beton dan bagian depan kendaraan.

“Korban masih di balik kemudi, terjepit, sudah tidak bernyawa,” ujar Kompol Tomiyasa, Kapolsek Denpasar Timur, saat ditemui di lokasi. Polisi bersama warga bergegas melakukan evakuasi. Tubuh Suyono dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar dan dibawa ke RSUP Prof Ngoerah Sanglah sekitar pukul 08.30 WITA.

Baca Juga:  Diluncurkan di Desa Penarungan, Siapkan Lima Kendaraan Per Kecamatan Untuk Dukung Program BAGO

Petugas kepolisian pun melakukan olah tempat kejadian perkara. Hasilnya mengejutkan, kejadian ini tidak tergolong kecelakaan lalu lintas biasa. “Tanah di lokasi parkir ambles,” ungkap Kompol Tomiyasa. “Truk terguling bukan karena kecelakaan jalan, tapi karena bencana, tanah yang mendadak turun.”

Truk Mitsubishi Fighter FN 61 FL keluaran tahun 2024 itu terdaftar atas nama PT Superior Prima Sukses Tbk. Dengan kapasitas mesin 7.545 cc, kendaraan itu dirancang untuk membawa beban berat. Tapi siapa sangka, bukan medan berat atau kelalaian manusia yang merenggut nyawa sang sopir, melainkan kondisi tanah yang rapuh, seperti nasib yang kadang goyah tanpa aba-aba.

Baca Juga:  Penyidik Kejati Gelar Rekonstruksi Kasus Pungli Bendesa Adat Berawa

Di tengah geliat Denpasar yang mulai terbangun, peristiwa ini menjadi pengingat pahit: bahwa di balik mesin besar dan rutinitas logistik, ada manusia yang berjibaku dengan waktu dan keadaan. Suyono mungkin hanya satu dari sekian banyak sopir yang bermalam di tepi jalan sambil menunggu jadwal kerja. Namun di hari itu, di tempat itu, ia pulang lebih dulu, bukan ke rumah, tapi ke keabadian. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR