Kutuh, baliwakenews.com
Dinas PUPR menata ulang median Jalan Alas Arum, Desa Kutuh, Kuta Selatan (Kutsel). Penataan dengan membongkar median eksisting dilakukan karena dianggap terlalu tinggi dan membuat jalan menjadi sempit. Hal itu diungkapkan Kadis PUPR Kab. Badung, IB Surya Suamba dikonfirmasi Jumat 19 Januari 2024.
Surya Suamba mengungkapkan, pihaknya memang sedang melakukan penataan terhadap taman median jalan di sepanjang Jalan Alas Arum, Desa Kutuh tersebut. Taman yang membentang dari perbatasan Kutuh dan Ungasan hingga Nusa Dua tersebut dibongkar semuanya. Taman yang tadinya cukup tinggi itu dipangkas hingga tinggal sekitar 30 cm.
Penataan terhadap median jalan yang panjangnya sekitar 2 km tersebut dilakukan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan. Karena taman eksisting dinilainya terlalu tinggi sehingga membuat kondisi jalan menjadi lebih sempit. Selain itu juga untuk keselamatan karena posisi median yang tinggi. “Kita bongkar dan dibuat pendek sekitar 30 cm,” imbuhnya.
Taman yang sudah dipangkas ini nantinya akan ditanami pohon Perindang seperti Kamboja dan lainnya sesuai dengan karakteristik kawasan tersebut. “Kalau di bukit kan cocoknya Kamboja dan kembang kertas. Itu sudah mulai kami tanam di lokasi yang sudah ditata,” akunya.
Sebelum dibongkar taman median jalan Alas Arum memamg terkesan kurang mendapat perawatan. Tanaman di tengah median malah ditumbuhi semak belukar. Hal ini sempat mengundang sorotan masyatakat karena terkesan terbengkalai.
Terpisah Perbekel Kutuh, Wayan Mudana mengetahui adanya pembongkaran Taman median tersebut dari salah seorang pekerja di sana. Saat itu mereka menanyakan lokasi yang bisa dipakai untuk membuat puing-puing hasil penataan median jalan tersebut. “Saya tahunya ada pembongkaran saat ada pekerja yang bertanya lokasi membuang puing sisa bongkaran Taman tersebut,” aku Murdana. BWN-04
































