Kintamani, baliwakenews.com
Dalam rangka hilirisasi hasil kegiatan progran Matching Fund (MF) Tahun 2021, tim pelaksana program MF Universitas Warmadewa melakukan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian mengusung tema fermentasi limbah kulit kopi untuk pakan ternak di UUP Catur Paramitha, Kintamani Bangli.
Ketua tim pelaksana Dr. Ir. I Dewa Nyoman Sudita, MP., memaparkan kegiatan dilaksanakan pada 18 November 2021 dengan menghadirkan 20 peserta dari subak wanasari kenjung, Kintamani dan pengelola UUP. Catur Paramitha, Kintamani Bangli. Kegiatan pengabdian juga menghadirkan Kepala Lembaga Peneltian Warmadewa dan Kepala Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Warmadewa.
Dr. Ir. I Dewa Nyoman Sudita, MP., yang didampingi anggota tim pelaksana Dr. Ir. I Gusti Agus Maha Putra Sanjaya, S.Pt., M.M., memberikan pelatihan pengolahan limbah kulit kopi menjadi pakan ternak dengan metode fermentasi.
Dr. Ir. I Dewa Nyoman Sudita, MP., memaparkan bahwa limbah kulit kopi ini masih memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Di Bali pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai bahan pakan ternak sapi belum berkembang karena disebabkan oleh beberapa faktor yaitu : 1) pemeliharaan ternak sapi masih berskala kerakyatan dengan jumlah ternak 1-5 ekor, 2) pemeliharaan ternak sapi bersifat sambilan dalam sistem usaha tani, dan 3) pengetahuan petani terhadap teknologi pengolahannya masih rendah.
“Melalui kegiatan Matching Fund ini, kami lakukan desiminasi dan pelatihan kepada masyarakat petani kopi tentang beberapa teknologi pengolahan limbah kulit kopi sebagai bahan pakan ternak sapi, ” terangnya.
Lebih lanjut dipaparkan, beberapa jenis teknologi dalam pengolahan limbah kulit kopi yaitu pembuatan MOL dari kulit kopi, fermentasi kulit kopi sebagai pakan ternak sapi dan unggas, serta bahan campuran dalam pembuatan konsentrat atau pakan komplit. Peserta juga diajak praktek langsung dalam pembuatan pakan ternak dari kulit kopi.*BWN-03

































