Tabanan, baliwakenews.com
Seorang mahasiswa, Rahmad Nur Hartoni (22) tewas mengenaskan usai dihantam truk di jalur tengkorak jurusan Denpasar-Gilimanuk, pada Sabtu 14 Agustus 2021 subuh. Pria asal Bondowoso, Jawa Timur itu diduga kurang hati-hati dalam berkendara.
Kecelakaan maut tersebut terjadi di Banjar Kutuh, Surabrata, Selemadeg Barat, Tabanan. Menurut Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu Nyoman Subagia mengatakan, kecelakaan tersebut berawal saat Yamaha Jupiter MX bernomor polisi DK 3161 GBF yang dikendarai Rahmad asal Bondowoso, Jawa Timur, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat atau Denpasar arah Gilimanuk, sekitar pukul 04.00. “Motor tersebut berada di belakang mobil Daihatsu Xenia,” katanya, Minggu 15 Agustus 2021.
Setibanya di Banjar Kutuh, Surabrata, motor mahasiswa tersebut menghantam bagian belakang mobil Daihatsu Xenia yang ada di depannya. “Karena kecepatan tinggi, motor lantas oleng dan terjatuh ke aspal atau utara as jalan,” ucap Subagia.
Saat bersamaan, dari arah barat melaju mobil truk bernomor polisi AB 8074 B. Pengendara motor itu lantas dihantam truk. “Karena jaraknya terlalu dekat, mobil truk tam bisa menghindar. Akibatnya tubuh pengendara motor terpental ke utara jalan,” imbuhnya.
Akibat kejadian itu, pengendara motor mengalami sejumlah luka di tubuhnya dan kaki patah serta mengeluarkan darah dari mulut. “Pengendara motor itu sempat dilarikan ke puskesmas terdekat. Namun nyawanya tak tertolong,” ucap Subagia.
Menurut Subagia, penyebab kecelakaan tersebut karena pengendara Yamaha Jupiter MX kurang berhati-hati serta tak waspada dan menjaga jarak aman dalam berkendara. BWN-01































