Denpasar, Baliwakenews.com
Wakil Bupati Buleleng yang juga Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, menunjukkan dukungan langsung kepada atlet panjat tebing Buleleng yang berlaga pada Sirkuit Panjat Tebing Kelompok Umur Seri I Provinsi Bali 2026 di Lapangan Kompyang Sujana Denpasar, Sabtu 14 Februari 2026.
Kehadirannya di arena pertandingan menjadi suntikan moral bagi para atlet muda yang tengah bertarung membawa nama daerah. Supriatna tampak menyapa atlet, pelatih, hingga ofisial, sekaligus memberi motivasi agar tampil percaya diri dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Ajang ini bukan semata-mata tentang meraih juara, tetapi sebagai sarana pembelajaran, pembentukan karakter, dan mental bertanding. Jadikan setiap pertandingan sebagai motivasi untuk terus berkembang,” tegasnya di sela-sela pertandingan.
Pembinaan Jadi Kunci Prestasi
Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk terus mendorong pembinaan olahraga, termasuk cabang panjat tebing. Dukungan tersebut mencakup program pembinaan berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga, hingga penyediaan sarana dan prasarana sesuai kewenangan daerah.
Menurutnya, keberanian atlet muda untuk tampil di level provinsi merupakan langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi.
“Pemerintah daerah akan terus hadir memberikan dukungan agar potensi atlet muda Buleleng berkembang optimal. Harapan kami, Buleleng mampu melahirkan atlet panjat tebing yang mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Apresiasi untuk Pelatih dan Pengurus
Sebagai Ketua Umum KONI yang baru dilantik, Supriatna juga memberikan penghargaan kepada pelatih dan pengurus cabang olahraga panjat tebing yang konsisten melakukan pembinaan sejak usia dini.
Ia menilai, proses pembinaan yang terarah dan berkelanjutan merupakan fondasi utama dalam melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional hingga internasional.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi para pelatih dan pengurus. Konsistensi pembinaan sejak dini adalah kunci lahirnya atlet berprestasi,” tegasnya.
Sirkuit Panjat Tebing Kelompok Umur Seri I Provinsi Bali 2026 diikuti atlet usia dini dan remaja dari seluruh kabupaten/kota se-Bali. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi dan seleksi menuju kejuaraan yang lebih tinggi.
Dengan dukungan langsung dari pimpinan daerah, atlet panjat tebing Buleleng diharapkan mampu meningkatkan prestasi, memperkuat mental juara, dan tampil sebagai generasi olahraga yang tangguh serta berdaya saing tinggi di masa depan. BWN-03

































