Sigap di Jalur Pelayaran Internasional, Tim SAR Lakukan Evakuasi Medis Crew Kapal di Tengah Laut

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Kesiapsiagaan Tim SAR gabungan kembali diuji di jalur pelayaran internasional Selat Badung, salah satu lintasan laut tersibuk di Bali. Pada Senin pagi (19/1/2026), Tim SAR berhasil melakukan evakuasi medis terhadap seorang crew Kapal LC Astrolabe yang mengalami gangguan kesehatan saat kapal tengah berlayar melintasi perairan tersebut.

Laporan kejadian pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dari PT Bayu Cipta Samudra selaku agen kapal. Berdasarkan informasi awal, kapal diketahui sedang berlayar dari Australia menuju Batam, sebelum akhirnya meminta bantuan medis saat mendekati perairan Bali.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Terima LHP Semester II dari BPK RI Perwakilan Bali

“Informasi awal yang kami terima, kapal sedang berlayar dari Australia menuju Batam. Saat berada di sekitar perairan Bali, salah satu awak kapal mengalami masalah kesehatan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

Crew kapal yang dievakuasi diketahui berinisial Sriram Veeramani Krishnan (L/43), warga negara asing asal India. Setelah dilakukan koordinasi cepat antara Tim SAR gabungan dan agen kapal, disepakati pelaksanaan intercept di koordinat 8°46’11.99″S – 115°14’37.17″E di Perairan Selat Badung.

“Setelah dilakukan plotting, jarak intercept sekitar 3,08 nautical mile dengan heading 139 derajat dan waktu tempuh kurang lebih 30 menit,” jelas Sidakarya.

Baca Juga:  Lakukan 3 M dan Hindari 3 R Cegahan Covid-19

Sekitar pukul 08.00 Wita, 10 personel Tim SAR gabungan dari berbagai unsur berhasil menjangkau kapal dan langsung melaksanakan proses evakuasi medis. Sebelum dievakuasi ke darat, tim medis dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Denpasar bersama Klinik Nusa Medica melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.

“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi crew dalam keadaan stabil dan tidak memerlukan penanganan khusus selama proses mobilisasi,” tambahnya.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit, selanjutnya korban dibawa menuju RS Siloam untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Seluruh rangkaian evakuasi berjalan aman dan lancar berkat koordinasi lintas instansi yang solid.

Baca Juga:  Rusak Mobil dan Ancam Bunuh Pemilik Balai Lelang, Tujuh Preman Ditangkap Polda Bali

Pelaksanaan evakuasi medis ini melibatkan unsur SAR gabungan, antara lain Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Lanal Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Polairud Mabes Polri, Imigrasi, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, VTS Pelabuhan Benoa, Klinik Nusa Medica, Polsek Kawasan Benoa, serta agen kapal. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR