Mangupura, baliwakenews.com
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mulai menggeser fungsi bandara dari sekadar titik transit menjadi panggung pengalaman pertama bagi wisatawan yang menginjakkan kaki di Pulau Dewata.
Momentum Hari Konsumen Nasional dan Hari Kartini dimanfaatkan untuk menghadirkan suasana berbeda di terminal kedatangan, baik domestik maupun internasional. Tidak lagi kaku dan formal, area bandara dihidupkan dengan berbagai aktivasi yang menyentuh sisi emosional penumpang.
Setibanya di Bali, penumpang langsung disambut dengan rangkaian pengalaman interaktif. Mulai dari pembagian suvenir sebagai bentuk apresiasi, hingga layanan make-up gratis dalam rangka Hari Kartini melalui kolaborasi dengan brand kecantikan Wardah yang menghadirkan make-up artist profesional.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, menyebut pendekatan ini sebagai bagian dari transformasi layanan bandara yang lebih berorientasi pada pengalaman.
“Kami ingin momen kedatangan tidak hanya sekadar proses, tetapi menjadi pengalaman yang berkesan sejak pertama kali tiba di Bali,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, bandara modern tidak cukup hanya mengandalkan fasilitas fisik, tetapi juga harus mampu membangun koneksi emosional dengan pengguna jasa. Terlebih, Bali sebagai destinasi dunia membutuhkan kesan pertama yang kuat.
Sentuhan Hari Kartini pun dimaknai lebih dalam, tidak hanya melalui layanan make-up, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan terhadap peran perempuan di sektor pelayanan transportasi udara.
“Kami juga ingin memberikan apresiasi kepada perempuan-perempuan hebat di bandara yang setiap hari menjadi garda depan pelayanan,” tambahnya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat citra Bandara Ngurah Rai sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia yang tidak hanya modern, tetapi juga hangat dan berkarakter.
Respons positif pun datang dari penumpang. Ira, wisatawan asal Surabaya, mengaku terkesan dengan suasana yang tidak biasa saat tiba di Bali.
“Baru turun pesawat sudah langsung disambut event seperti ini, rasanya beda. Lebih hidup dan tidak terasa seperti bandara pada umumnya,” ungkapnya.
Ke depan, inovasi serupa akan terus dikembangkan untuk memastikan setiap penumpang tidak hanya datang ke Bali, tetapi juga langsung merasakan pengalaman khas sejak langkah pertama mereka di bandara. BWN-04

































