Solidaritas Legian Peduli Serahkan APD ke Badung dan Klungkung

0
Solidaritas Legian Peduli Serahkan APD ke Badung dan Klungkung

Badung, baliwakenews.com
Organisasi Solidaritas Legian Peduli (Solid) bersama elemen Pemuda Adat di Desa Adat Legian menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) ke instansi kesehatan yang berada di Kabupaten Badung dan Kabupaten Klungkng, Senin (20/4). Pelaksana mandat teknis tolak reklamasi Teluk Benoa dari Desa Adat Legian itu menyerahkan sebanyak 210 pelindung wajah dan 30 baju hamzat. Sejumlah 100 pelindung wajah dan 20 baju hamzat, dibagikan ke RS. Udayana Jimbaran,

Selain itu, 50 pelindung wajah dan 10 baju hamzat dibagikan ke RS. Klungkung. Sejumlah pelindung wajah masing-masing 15, dibagikan ke Puskesmas wilayah Kuta yang terdiri dari Puskesmas Seminyak, Puskesmas Kuta, Puskesmas Legian dan Puskesmas BKIA. Selain mendonasikan APD, Solid bersama Elemen Pemuda Desa Adat legian, juga memberikan sejumlah masker dan sembako kepada para pemangku pura yang berada di Wilayah Desa Adat Legian.

Sebelumnya, pada Minggu, (19/4), mereka juga menyerahkan sejumlah 10 alat pelindung wajah dan 10 dus air mineral kepada relawan Legian yang melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Desa Adat Legian. “Pengiriman sejumlah APD ke instansi kesehatan di Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Badung, adalah wujud solidaritas dari Solid kepada para medis yang berada di garis depan melawan virus covid-19,” ujar Satria melalui siaran pers.

Lebih lanjut, ia menjelaskan proses pembuatan APD dilakukan oleh Solid Legian secara swadaya, dengan donasi yang dikumpulkan dari Masyarakat Desa Adat Legian. “Kami melakukan penggalian dana,” imbuhnya. Koordinator Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa, I Wayan ‘Gendo’ Suardana mengapresiasi respon Solid Legian terhadap pandemi covid-19. Gendo menyampaikan bahwa gerakan Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (BTR) selama ini memupuk rasa solidaritas.

Bukan hanya sebatas isu tolak reklamasi Teluk Benoa, solidaritas ini juga terhadap isu kemanusiaan. Gendo mengingatkan, pemerintah agar tidak abai memenuhi hak-hak dasar dalam penanggulangan covid-19. “Harusnya pemerintah terlecut dengan gerakan ini bukan malah menjadikan gotong royong warga sebagai pembenaran bagi mereka untuk abai memenuhi hak-hak dasar warga bagi penanggulangn covid-19,” tegas Gendo.

Penyerahan itu diwakili oleh I Wayan Satria Prayuda sebagai Sekretaris dan Made Suparta sebagai Bendahara. Dari perwakilan Pemuda Desa Adat Legian, diwakili oleh I Wayan Agus Rama sebagai Ketua Yowana Desa Adat Legian, Nyoman Agus Setiawan, Ketua ST. Banjar Legian Kelod, Kadek Yuda Cahya Perkasa sebagai Ketua ST. Banjar Legian Kaja dan Gede Wira Adi Gunawan sebagai Ketua ST. Banjar Legian Tengah. BW-06

Optimalkan Imbauan Pencegahan Covid-19, Dandim Tabanan Libatkan Pelawak

0
Sosialisasi yang dipimpin oleh Kasdim 1619/Tabanan, Mayor Inf Dewa Putu Oka ini, menyasar Pasar Lapangan Alit Saputra, Jalan Pahlawan, Jalan Gajah Mada, Jalan Menjangan, Jalan Pulau Batam, Pasar Dauhpala dan Pasar Pesiapan Tabanan

Tabanan, baliwakenews.com
Selain melibatkan peran desa adat, upaya pengoptimalan imbauan pencegahan Covid-19 di wilayah Tabanan juga dikemas dengan hiburan rakyat, yang melibatkan pelawak. Terobosan yang dikomandoi Dandim 1619/ Tabanan, Letkol Inf Toni Sri Hartanto ini, berlangsung pada Senin (20/4). Pelawak yang dilibatkan juga berasal dari Tabanan, yakni Sengap dan seniman Arja Muani. Kegiatan ini juga didukung oleh Bendesa Adat Kota Tabanan I Gusti Gede Ngurah Siwa Genta.

Dalam koordinasinya, Dandim menyampaikan kepada Prajuru Desa Adat dan seniman yang hadir agar ikut memperluas imbauan. “Kita dapat melaksanakan segala himbauan pemerintah tersebut dengan cara pendekatan budaya lokal sehingga mudah diterima dan dipahami oleh masyarakat kita,” ujar Dandim. Melalui komunikasi yang masif ini, Dandim berharap agar protokol pencegahan penyebaran Covid-19 dapat berlangsung efektif, sehingga dapat menekan pertumbuhan kasus.

Selain menggelar hiburan rakyat, para seniman dan Prajuru adat juga berkeliling Kota Tabanan untuk kampanye menggunakan pengeras suara bersama kendaraan Patroli Kodim 1619/Tabanan. Dandim menambahkan, dengan pendekatan secara adat dan cara khas Pelawak Bali yang kocak dan lucu, diyakini menjadi komunikasi publik yang membuat warga di sepanjang jalan yang dilalui menjadi antusias dan menarik untuk mendengarkan.

Sosialisasi yang dipimpin oleh Kasdim 1619/Tabanan, Mayor Inf Dewa Putu Oka ini, menyasar Pasar Lapangan Alit Saputra, Jalan Pahlawan, Jalan Gajah Mada, Jalan Menjangan, Jalan Pulau Batam, Pasar Dauhpala dan Pasar Pesiapan Tabanan. BW-06

Wabup Suiasa Terima Sumbangan Dari Berbagai Unsur Partisipasi Dalam Penanggulangan Covid-19 di Badung

0
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menerima sumbangan berupa Baju APD, Masker Bedah, Masker Kain, Portable Washhand, Face Shield bertempat di Kantor Diskominfo Badung, Senin (20/4).

Mangupura, baliwakenews.com

Sebagai wujud partisipasi dari berbagai unsur dalam penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Badung, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menerima sumbangan berupa Baju APD, Masker Bedah, Masker Kain, Portable Washhand, Face Shield bertempat di Kantor Diskominfo Badung, Senin (20/4). Sumbangan berupa Baju APD 200 pcs dan 500 pcs Masker Bedah, disumbangkan oleh Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Badung I Putu Gede Putra Adnyana, Sumbangan 890 pcs masker kain dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) yang diserahkan oleh I Nyoman Oka Jenyana. Sumbangan 5 unit fortable washhand dari pihak Grab yang diserahkan oleh Ketut Dharma Jaya Kusuma selaku Head Public Affair, sumbangan dari Dinas PUPR berupa 500 pcs baju APD dan face shield 500 pcs yang langsung diserahkan oleh Kadis IB. Surya Suamba serta sumbangan secara personal berupa 100 pcs face shield yang diserahkan oleh Ni Made Sukaryawati.

Usai menerima sumbangan tersebut, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pemberi bantuan sumbangan berupa masker, APD, dan portable wash hand dari berbagai pihak. “Saya selaku Pemerintah Kabupaten Badung mengucapkan terimakasih banyak dan apresiasi paling mendalam kepada HIMPI, IAKMI, Grab, Dinas PUPR, maupun dari personal yang telah menyumbangkan sarana prasarana seperti masker, baju APD. Saya harapkan mudah-mudahan jiwa gotong royong dan kebersamaan semacam ini semakin meluas dan dapat mengetuk hati berbagai pihak baik pribadi maupun swasta untuk melaksanakan upaya-upaya pencegahan dan penanganan terhadap bahaya Virus Corona ini,” ungkapnya.

Turut hadir mendampingi Wabup, Kadis Kesehatan dr. I Nyoman Gunarta, Kadis Kominfo IGN Jaya Saputra dan dari BNPB I Wayan Kerta. (HB)

Sekda Adi Arnawa Terima 1000 PCS Masker Kain dari GWK Cultural Park

0
Sekda Adi Arnawa menerima bantuan 1000 Pcs masker kain dari GWK Cultural Park dan Alam Sutera di ruang pertemuan Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Mangupraja Mandala, Senin (20/4).

Mangupura, baliwakenews.com

Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Badung menerima bantuan 1000 Pcs masker kain dari PT.Garuda Adhimatra Indonesia (GWK Cultural Park) dan Alam Sutera yang diserahkan secara langsung oleh Division Head Operasional Tri Wijaya, bertempat di ruang pertemuan Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Mangupraja Mandala, Senin (20/4).

Sekda Adi Arnawa mengatakan, selaku Wakil Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi kepada para pengusaha dalam hal ini seperti GWK yang sudah ikut menyisihkan pendapatannya, keuntungannya dan rasa kepeduliannya dalam rangka kita bersama-sama untuk menangani Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Badung.”Mudah-mudahan dalam waktu secepatnya kita dapat kumpulkan semuan bantuan yang diberikan melalui Forum Tanggung Jawab Sosial (TJSP) dan Lingkungan Perusahaan ini yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat dalam rangka untuk menangani Virus Colona (Covid-19) di Kabupaten Badung,” ungkap Adi Arnawa.

Sementara itu perwakilan dari PT.Garuda Adhimatra Indonesia Marketing Communications Dept Head Oktaviano Pratomo Sudarto mengatakan, pihaknya dari manajemen GWK dan Alam Sutera turut berpartisipasi untuk mendukung program pemerintah terkait dalam hal upaya untuk memutus rantai persebaran Covid-19 saat ini. “Untuk itu kita mulai dari sejak adanya surat edaran dari pemerintah, sehingga GWK menutup operasional mulai dari tanggal (21/3) kemarin hingga saat ini, sampai mengikuti perkembangan terhadap Covid-19,” katanya.

Untuk itu manajemen GWK dan Alam Sutera secara langsung menyerahkan bantuan berupa masker dengan harapan turut membantu pemerintah melakukan langkah-langkah kecil dalam rangka penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung. “Kami dari pihak manajemen GWK mohon dukungan supaya roda pariwisata khususnya di Badung melalui ikon pariwisata di Bali bisa kembali normal dan kita saling bersinergi antara pihak GWK dengan Pemerintah Kabupaten Badung dalam upaya memulihkan pariwisata,” kata Oktaviano Pratomo Sudarto. (HB)

Kodam IX/Udayana-Polda Bali Bagikan 500 Paket Konsumsi

0

Denpasar, baliwakenews.com
Kodam IX/Udayana bekerja sama dengan Polda Bali dalam hal ini keterlibatan Dharma Pertiwi Daerah J dan Bhayangkari melakukan kegiatan yang sangat membantu warga masyarakat. Dibantu puluhan aparat TNI dan Polda Bali membagikan 500 paket konsumsi dan perlengkapan kesehatan kepada pengendara ojek online dan masyarakat yang melintas di perempatan simpang Gatot Subroto-Mulawarman, Senin (20/04/2020) siang.

Bantuan yang didistribusikan berupa nasi bungkus, air mineral, masker, sanitasi tangan (hand sanitizer). Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Dharma Negara Alaya Pemerintah Kota Denpasar, Jalan Mulawarman No.1 Lumintang, Denpasar Utara tersebut, dipimpin dan dikoordinir oleh Ketua Dharma Pertiwi Daerah J yang sekaligus Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah IX/Udayana Nyonya Reza Benny Susianto.

Satu per satu pengendara atau masyarakat yang lewat menghampiri Posko Bantuan Makanan tersebut. Mereka terdiri dari masyarakat transportasi ojek online, pedagang, petugas kebersihan, sopir serta Lansia. Kendati berlangsung antusias, kegiatan sosial ini dikondisikan agar tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Aster Kasdam IX/Udayana, Kolonel Inf Jemz Andre Ratu Edo menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI dan Polri terhadap masyarakat kurang mampu, yang saat ini dihadapkan dengan fenomena Pandemic Covid-19.

“Ini dalam rangka membantu masyarakat kurang mampu karena adanya wabah Pandemic Covid-19. Sehingga kami segera mengambil langkah, dalam rangka memberikan sumbangsih kami,” ujarnya.Kata dia, kegiatan ini melibatkan jajaran Wanita TNI (WAN TNI) dari Satuan Darat, Laut dan Udara serta jajaran Bayangkari Polda Bali. Lanjutnya, kegiatan serupa juga akan digelar di lokasi lain, untuk menyasar kelompok-kelompok masyarakat kurang mampu.

“Kami merencanakan juga, sedang mendata bersama dengan pemerintah daerah, masyarakat-masyarakat yang kurang mampu maupun rentan terdampak Covid-19 di wilayah Jajaran Kodam IX/ Udayana, di dalamnya termasuk Provinsi Bali,” ungkapnya.Apabila data telah terkumpul, maka pihaknya akan dapat menyalurkan bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat, yang akan
kepada masyarakat.

“Wabah pandemik ini adalah keprihatinan kita bersama, mereka sudah mengedukasi diri masing-masing dengan mengikuti protokol pemerintah. Kami harap masyarakat tetap mengikuti protokol, terutama untuk tetap berada di rumah saja,” pungkasnya. Seorang warga yang datang bersama tiga anaknya mengucap bersyukur menerima bantuan ini. “Terima kasih Bapak TNI dan Polri, sudah memberikan saya bantuan,” ungkapnya. BW-06.

Dealer Honda MFM Sakah Libatkan Katar Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Pasar Sukawati

0
SEMPROTKAN DISINFEKTAN - Penyemprotan disinfektan di Pasar Umum Sukawati, Gianyar yang diadakan Astra Motor Bali selaku main dealer sepeda motor Honda, bersama dengan dealer resmi Honda Made Ferry Motor Sakah.

Denpasar, baliwakenews.com

Satu lagi kegiatan sosial di bawah program Satu Hati Honda Berbagi, dilakukan Astra Motor Bali selaku main dealer sepeda motor Honda bersama dengan dealer resmi Honda Made Ferry Motor Sakah. Kegiatan yang dilakukan, yakni penyemprotan disinfektan ke Pasar Umum Sukawati, Gianyar dan Desa Sakah yang merupakan area lingkungan sekitar dealer. Aktivitas yang melibatkan 2 karang taruna (Katar), yakni Karang Taruna Putra Persada, Desa Sukawati yang melakukan penyemprotan di Pasar Umum Sukawati dan Karang Taruna Yowana Prawerti Dharma Desa Batuan Kaler melakukan penyemprotan di Desa Sakah dilakukan selama 2 hari, Sabtu (17/4/2020) dan Minggu (18/4/2020), yang merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona yang tengah terjadi saat ini.

Penyemprotan disinfektan yang didukung karang taruna ini, mendapat respon positif dari pedagang. Terlihat Ketua Katar Putra Persada, Desa Sukawati turut melakukan kegiatan itu dengan menyisir Desa Sakah dan area Pasar Umum Sukawati. Di sela-sela kegiatan ini, I Kadek Adi Surya Nanda, mengucapkan terima kasih atas perhatian dari pihak Honda, khususnya Dealer Made Ferry Sakah yang telah melakukan penyemprotan disinfektan di dua lokasi wilayah Sukawati. “Aktivitas ini sangat baik, di saat social distancing yang mengharuskan masyarakat berada di rumah, tapi ada saat lnya masyarakat untuk keluar rumah. Seperti membeli bahan makanan, baik ke pasar umum maupun supermarket. Untuk itu, kegiatan penyemprotan ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus yang bisa saja menempel pada benda di pasar,” kata Surya Nanda.

Pedagang di Pasar Umum Sukawati ini, sangat merespon positif penyemprotan disinfektan. Sebelumnya, pedagang sudah mendapatkan berbagai penyuluhan dan sosialisasi untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta beberapa pedagang ada yang inisiatif menyiapkan hand sanitizer di lapak dan kiosnya atau selalu rutin mencuci tangan dan menjaga kebersihan kios.

Sementara PIC Dealer MFM Motor Sakah, Suniti, menyatakan aksi sosial ini sebagai salah satu program CSR perusahaan yang bernaung pada program Honda Untuk Bali. Hal ini supaya masyarakat di Sukawati yang masih beraktivitas senantiasa dalam keadaan sehat.
“Kami bersinergi dengan karang taruna untuk membantu masyarakat, khususnya lingungan Desa Sakah dan juga pedagang di pasar, sehingga area tempat berdagang mereka lebih aman dan bersih. Selain keterlibatan mandiri dari para pedagang untuk menjaga kesehatan dan kebersihan masing-masing,” ujar Suniti.

Supervisor Marketing Astra Motor Bali, Lanang Oka Cahyadi, yang turut mendampingi proses penyemprotan disinfektan menyebutkan, pihaknya hadir untuk mendukung kegiatan, baik dalam penyediaan alat ataupun personil.
“Sinergi kami, baik pihak Main Dealer Astra Motor, dealer dan karang taruna, serta masyarakat dalam aksi sosial ini selaras dengan campaign Satu Hati Bersama Indonesia Sehat. Semoga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi untuk masyarakat secara bersama-sama melawan dan mencegah penyebaran virus corona,” ucapnya.

Sebelumnya, kegiatan CSR lainnya yang sudah dijalankan Astra Motor Bali, bersama dealer resminya, di antaranya penyediaan wastafel portabel di area Denpasar, Klungkung, Gianyar dan Singaraja, serta akan menyusul kabupaten lainnya. Sementara untuk membantu meringankan beban masyarakat, Honda juga sudah melakukan pemberian sembako bagi petugas kebersihan, supir angkot, driver ojek online, para medis di Rumah Sakit Sanglah, para pedagang, serta perajin di wilayah Tampak Siring, dan karyawan jasa penyeberangan di Dermaga Sanur, serta pembagian masker berkolaborasi dengan Polresta Denpasar. BW-02

Dukung Upaya Pencegahan Covid 19 di Ungasan Sugita Putra Sumbang 500 Masker

0
Foto: Istimewa Serahkan Masker: Wayan Sugita Putra saat turun bersama Bendesa Adat Ungasan Wayan Disel Astawa dan Perbekel Ungasan, Made Kari serta Satgas Covid 19 Ungasan untuk menyerahkan masker ke warga.

Badung, Baliwakenews.com
Upaya Desa Adat Ungasan bersama Satgas Gotong Royong mencegah penyebaran Covid 19 di Ungasan mendapat dukungan banyak pihak.
Salah satunya dari Tokoh Masyarakat Ungasan yang duduk di DPRD Badung, Wayan Sugita Putra (WSP)
Politisi PDIP yang juga Mantan Perbekel Ungasan turun langsung bersama Bendesa dan Perbekel Ungasan, Satgas Desa Adat dan Dinas, Linmas, Pecalang serta Babinsa dan Babhinkamtibas menyerahkan 500 masker untuk disistribusikan ke masyarakat.
Politisi muda energik ini mengatakan wabah Covid 19 ini harus diperangi secara bersama-sama. Karenanya selaku anggota dewan dia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa mengikuti imbauan pemerintah untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Dimana jika keluar harus menggunakan masker, rajin mencuci tangan serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Selain itu jika tidak ada kepentingan yang mendesak usahakan tinggal di rumah.
Dia juga mengapresisasi langkah yang dilakukan pihak desa adat dan dinas serta unsur pecalang, linmas serta keamanan lainnya dalam mencegah penyebaran covid 19 di wilayah Ungasan. “Mari bersama-sama kita cegah penyebaran covid 19 ini dengan mengikuti apa yang disarankan pemerintah,” ajaknya.
Sebelumnya, Bendesa Adat Ungasan, Wayan Disel Astawa mengungkapkan pihaknya bersama Aparat Desa Dinas dan unsur terkait lainnya benar-benar berupaya keras menjaga wilayahnya agar tehindar dari penyebaran Covid 19.
Selain gencar melalukan sosialisasi ke masyarakat lewat Satgas gotong royong Covid 19 Ungasan yang telah dibentuk, dia juga mengeluarkan sejumlah imbauan ke masyarakat agar mentaati anjuran pemerintah.
Bahkan dia memperketat pengawasan terhadap para penghuni kontarakan dan kos-kosan serta bedeng yang banyak ada di Ungasan.
Selain melalukan penyemprotan disinfektan melalui Satgas dan unsur terkait lainnya, pihaknya juga melakukan sosialisasi ke pasar-pasar. Dimana pihaknya mengimbau agar mengenakan masker, pedagang dan pembeli juga diminta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.
Sedangkan untuk pekerja migran yang baru datang, pihaknya menyarankan diakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari.
Upaya yang dilakukan ini sambung Disel juga melibatkan berbagai komponen, termasuk sejumlah pengusaha dan dua annggota Dewan Badung asal Ungasan Wayan Sugita Putra dan Ketut Suweni.
Sementara, Ketua Satgas GR Covid 19 Desa Adat Unagsan, Wayan Suata menambahkan pihaknya selaku satgas terus bergerak melakukan pencegahan di lapangan. Salah satunya dengan rutin melakukan penyemprotan disinfektan baik di jalan utama maupun gang-gang dan rumah warga. BW-04

Tumbuhkan Rasa Saling Bantu Banjar Ubung Bagikan Sembako dan APD ke Warganya

0

Jimbaran, Baliwakenews
Kondisi ekonomi warga akibat terdampak Covid 19 semakin sulit. Hal ini disadari betul oleh Prajuru Banjar Ubung, Desa Adat Jimbaran. Untuk meringankan beban warga ini, pihak Prajuru Banjar menyepakati memberikan bantuan sembako dan Alat Pelindung Diri (APD) kepada seluruh warga Ubung. Pemberian APD dan Sembako ini dilakukan di Banjar setempat, Minggu (19/4).
Menariknya untuk memberdayakan ekonomi krama, seluruh masker yang dibagikan dibuat oleh Home Industri krama setempat. Demikian juga suplay sembako diprioritaskan dari usaha warga setempat sehingga terjadi perputaran ekonomi kerakyatan tetap bergerak.
Kelian Banjar Adat Ubung, Jimbaran, Made Subigiada dihuhungi via telepon membenarkan adanya pembagian sembako dan APD ke warganya.
Pembagian APD berupa masker itu bertujuan ntuk menjaga kesehatan kramanya di banjar ubung agar terhindar dari virus vorona covid 19.
Sedangkan Sembako yang dibagikan ke warganga dengan nilai sebesar Rp 500 ribu. Yakni berupa 25 kg beras, 1 dus mie instan, kopi, gula, teh, minyak goreng dan 1 krat telor. “Pemberian sembako ini dengan tujuan membantu meringankan masyarakat dalam mewabahnya virus korona dan menumbuhkan rasa saling batu membantu di lingkungan masyarakat kami,” ujar Kelian yang juga dosen salah satu perguruan tinggi di Denpasar ini.
Pihaknya berharap kepada krama banjar ubung jimbaran agar selalu menjaga hidup sehat, selalu menggunakan masker dan selalu mencuci tangan.
“Begitu juga harapan kami di banjar agar selalu menumbuhkan rasa saling memiliki pesuka dukan dan pesidikaran di banjar ubung agar trus ditingkatkan,” ujarnya sembari mengugkapkan semua kegiatan tersebut memanfaatkan kas banjar.
Dia juga membenarkan kalau semua pembuatan masker dibuat oleh home industri krama banjar ubung
Demikian pula untuk suplier sembako juga siprioritaskan kepada krama banjar ubung untuk mensuply barang barang sehingga ekonomi kerakyatan tetep bisa bergerak. “Jadi ini untuk menumbuhkan rasa saling membantu di antara krama, apalgi dalam situasi sulit seperti ini,” ujarnya. BW-04

Berupaya Pertahankan Zona Hijau, Desa Adat Peminge Bangun Pos Edukasi Satgas Gencar Sosialisasi dan Lakukan Pengawasan

0
Siap Edukasi Masyarakat: Satgas GR Covid 19 yang senantiasa siap di Posko Edukasi untuk memberikan pemahanan ke masyarakat terkait pencegahan covid 19.

Badung, Baliwakenews
Kawasan Desa Adat Peminge masuk dalam Zona Hijau Covid 19. Dimana hingga saat ini tidak ada warga yang tercatat positif Covid 19 di wilayah ini.
Berbagai upayapun dilakukan pihak desa adat dan komponen terkait untuk mempertahankan zona ini.
Salah satunya dengan rutin melalukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga serta melakukan sosialisasi dan edukasi pentingnya menerapkan Pola Hidup Sehat dan Bersih.
Bahkan Desa Adat Peminge membangun Pos Edukasi yang dijaga Satgas Gotong royong (GR) Covid 19 Desa Adat Peminge bersama komponen terkait lainnya.
Selain memberikan pemahanan, petugas yang berjaga juga mengajak masyarakat yang melintas agar senantiasa menggunakan masker demi kesehatan mereka.
Bendesa Adat Peminge, Jro Mangku Made Warsa didampingi Sabha Kertha Desa dan Kasatgas Covid 19 Peminge mengungkapkan pihaknya sudah melakukan langkah-langkah pencegahan covid 19 di wilayahnya. Bahkan bersama Satgas Gotong Royong terua bergerak melakukan berbagai upaya secara maksimal. Terutama menindaklanjutu arahan dan instruksi pemerintah dalam mencegah wabah ini.
“,Melalui posko edukasi ini kami terus mengedukasi masyarakat terkait penggunaan APD yang benar, menjaga jarak, menggunakan masker untuk kesehatan dan berupaya tetap berdiam diri di rumah,” ujarnya sembari menambahkan bersama semua komponen di Peminge berupaya keras jangan sampai di desa adat Peminge masuk zona merah.
Termasuk juga mengedukasi krama tamiu agar tidak berkerumun dan bepergian ke luar daerah, untuk memutus penyebaran Covid-19 ini.
“Kami di Desa Adat Peminge bersama usaha yang ada, LPM, Kertha Desa, Sabha desa, LPD dan unsur lainnya di desa adat juga akan memberikan pemberian sembako ke krama desa adat peminge yang rencananya dilakukan di awal bulan mei nanti. Dimana anggarannya bersumber dari kas desa adat dan LPD desa Adat Peminge,” bebernya
Kasatgas Gotong Royong Desa Adat Peminge Nyoman Beker menambahkan, dalam upaya menecagah penyebaran virus ini, pihaknya bekerjasama dengan yowana, pecalang dan prajuru Desa Adat Peminge.
“Kami juga melakukan pemantauan di Obyek wisata dengan patroli bersama pecalang dan prajuru
Sebab situasi saat ini bisa saja memicu kerawanan wilayah yang perlu diantisipasi,” ujarnya.
Ketua Sabha Desa, Ketut Suartika mengaku upaya yang dilakukan pihak desa adat harus didukung guna menciptakan kawasan Peminge terbebas dari covid 19. Pihaknya l sangat mendukung langkah yang telah dilakukan pemerintah, desa adat bersama satgas Covid-19, dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 ini. “Mari kita disiplin menerapkan pola hidup sehat, memakai masker, menjaga kesehatan dan sementara tinggal di rumah,” ajaknya.
Salah seorang perwakilan warga setempat, Wayan Muntra memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan pihak desa adat dan komponen terkait lainnya dalam melindungi warga dari penyebaran covid 19.
Di sisi lain dia mendorong
di tengah darurat pencegahan covid 19, langkah pemerintah agar lebih ditingkatkan lagi.
Di bagian lain dia juga Selain mengajak semua agar taat kepada protokol pencegahan covid-19.
Utamanya agar ada keselarasan apa yang menjadi imbauan pemerintah dengan kesisiplinan masyarakat terhadap upaya pencegahan penyebaran covid 19 ini.
“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan bendesa, prajuru, satgas, sabha desa dan kertaha desa dalam upaya pencegahan ini,” tegas Tokoh yang juga seorang Notaris ini.
Bahkan dia menilai upaya yang dilakukan pihak terkait di Peminge
sangat luar biasa,
bisa dibilang sangat tertib dalam melakukan apa yang menjadi imbauan pemerintah.
“Baru diinstruksikan pembentukan satgas sudah melakukan langkah sigap dan cekatan membentuk satgas pencegahan satgas covid-19,” pujinya.
Dia menyampaikan terimakasih kepada desa adat Peminge, karena selaku warga desa adat merasa dilindungi dan diperhatikan dan telah memberdayakan potensi yang ada untuk mengamankan wilayah desa adat peminge. “Semoga dengan upaya yang dilakukan ini, Covid 19 akan segera berlalu dan akrivitas masyarakat kembali normal,” imbuhnya. BW-04

Wabup Suiasa Ajak Petugas Awasi Mobilitas Penduduk Dari Luar Daerah

0
POSKO-Wabup Suiasa disaat melakukan pemantauan posko gotong royong pananganan Covid-19 beberapa desa di Kecamatan Kuta Utara, Sabtu, (18/4).

Mangupura,baliwakenews.com
Guna memastikan kondisi para personil satgas yang bertugas di posko gotong royong pemantauan siaga COVID-19, Wakil Ketua Gugus Tugas Pananganan Covid-19 yang juga Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana dan rombongan melakukan pemantauan posko gotong royong pananganan Covid-19 beberapa desa di Kecamatan Kuta Utara, Sabtu, (18/4). Kegiatan pemantauan tersebut dimulai dari desa dalung, padonan, Canggu, tandeg, tibubeneng, Kerobokan, kemudian berakhir di Desa Adat Padang luwih.
Wabup Suiasa menyampaikan jika pemantauan Posko gotong royong Covid-19 di tingkat desa tersebut untuk memastikan kinerja para petugas di bawah berjalan dengan prima.Serta untuk memberi semangat dan motivasi kepada para petugas agar terus melaksanakan tanggungjawab kemanusiaan itu demi keselamatan masyarakat. Salah satu hal yang ditekankan oleh Suiasa terutama kepada para Satgas gotong royong Covid-19 di tingkat desa agar selalu mengetahui pergerakan arus keluar-masuk warga dari luar daerah.

Demi keamanan warga Badung, Suiasa berharap seluruh satgas gotong royong yang menjaga wilayah desa untuk tegas kepada setiap pendatang yang memasuki wilayahnya. ”Pos pantau di masing-masing desa adalah salah satu kunci pencegahan penyebaran covid-19. Kami harap keikhlasan anggota satgas akan tanggung jawab kemanusiaan ini tetap tinggi demi keselamatan seluruh masyarakat,” harap Suiasa.

Jika ada warga yang datang dari luar, maka mereka wajib melapor dan didata pada posko gugus tugas yang ada, untuk selanjutnya dilakukan karantina atau isolasi diri secara mandiri dengan dipantau oleh tenaga medis dari puskesmas terdekat. “Kami harap seluruh anggota satgas gotong royong memaksimalkan pengawasan dan memeriksa kondisi medis dan suhu tubuh para pendatang tanpa pandang bulu, sebagai bentuk kewaspadaan daerah terhadap potensi penyebaran COVID-19,” pesannya seraya mengatakan setiap posko baik di tingkat Kabupaten, kecamatan serta di desa ditugaskan untuk mendata dan melakukan screening awal kepada para perantau dan warga Badung yang baru datang dari luar daerah ataupun luar negeri.

Secara khusus, Suiasa mengucapkan terimakasih pada seluruh anggota satgas gotong royong yang tidak pernah lelah dalam menjalankan tugas. ”Saya sampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada satgas gotong royong di masing-masing desa atas pengabdiannya dibidang kemanusiaan, Mudah-mudahan dengan usaha dan doa bersama kita mampu menghambat dan memutus rantai penyebaran covid19 di kabupaten Badung,” ucapnya.

Sementara itu Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana mengatakan dirinya bersama jajaran gugus tugas di wilayah kuta utara berkomitmen mendukung langkah Bupati dan wakil Bupati Badung yang menginginkan agar warganya selalu dalam kondisi sehat dan tidak sampai tertular covid-19. “Kita bersama bapak Wabup turun langsung ke bawah ingin memastikan jumlah penduduk pendatang didata dengan baik serta posko yang ada di masing-masing desa betul-betul bisa memetakan posisi dan jumlahnya. Ini salah satu upaya konkrit kita dalam upaya menekan penyebaran covid-19 di tengah masyarakat di wilayah kuta utara dan kabupaten Badung,” ucapnya.BW-05

PHDI Tinjau Kesiapan “Peneduh Jagat” di Pura Besakih

0

Denpasar, baliwakenews.com
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali, Prof. Dr. IGN Sudiana, melakukan peninjauan persiapan pelaksanaan upacara Peneduh Jagat, pada Minggu (19/4). Peninjauan ini berlangsung di Bencingah Agung Pura Besakih dan Pura Penataran Besakih. Kata dia, segala keperluan upacara dipastikan sudah siap. Pada tanggal 22 April nanti, upacara akan digelar dengan melibatkan Pemerintah dan Krama Adat Besakih. Ini ia katakan pada Sabtu (18/4) malam di Denpasar.

“Kesiapan dan perlengkapan upakara sudah sangat siap,” ujarnya. Kata dia, upacara Peneduh Jagat ini bukanlah upacara biasa. Pelaksaan upacara ini terangkum dalam literatur tradisional yakni Lontar Roga Senggara Bumi, dan juga dalam Kitab Suci Weda. Upacara ini digelar ketika alam dalam kondisi darurat, seperti pandemi Virus Corona. “Upacara ini dilaksanakan hanya sewaktu-waktu, jika ada bencana seperti ini (Virus Corona), penyakit, gering agung dan sebagainya,” ujarnya.

Upacara ini tidak bisa hanya dilakukan di Besakih, tetapi berjenjang mulai dari tingkat Desa Adat hingga rumah tangga. Di tingkat rumah tangga dilakukan di Merajan, sedangkan di tingkat Kahyangan Tiga, dilaksanakan oleh para prajuru adat setempat. Upacara ini dilakukan serentak, sesaat setelah upacara di Pura Besakih. “Setelah upacara di Besakih selesai, lanjut hari itu juga, upacara di Kahyangan Tiga, lanjut di rumah tangga,” tutur pejabat asal Kabupaten Karangasem ini.

Kata dia, pelaksanaan upacara Peneduh Jagat di Besakih akan berlangsung pada pukul 09.00 wita. Selanjutnya pelaksanaan di tingkat Desa Adat akan berlangsung pada siang hingga sore. Kata dia, upacara ini juga akan diikuti doa serentak oleh umat Hindu. Dengan upacara ini, doa lebih kuat dibandingkan doa sendiri-sendiri. Sudiana menjelaskan, upakara di tingkat rumah tangga menggunakan sarana pejati ditambah segehan putih sembilan tanding.

Upakara ini dipersembahkan kepada para Butha dan Kala. Sarana pejati juga digunakan di tingkat Kahyangan Tiga, hanya saja upacara pendukung lainnya lebih besar. Melalui upacara ini, ia berharap dapat membantu menetralisir wabah Virus Corona. Melalui uapcara ini juga, masyarakat Bali bisa lebih tenang dalam menghadapi pandemi Virus Corona. “Doa sangat penting, bagamana memperkuat keyakinan agar bisa menaikkan imunitas tubuh, itu yang paling penting,” pungkasnya. BW-06

Dewa Indra Minta Tak Ada Lagi Penolakan PMI

0

Denpasar, baliwakenews.com
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra meminta kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan penolakan terhadap Pekerja Migran Indonesia. Menurutnya, Aksi penolakan itu dipandang memprihatinkan. Demikian disampaikannya di sela mengumumkan perkembangan kasus Virus Corona, Sabtu (18/4) di Kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfos) Provinsi Bali.

“Saya sangat prihatin terkait adanya kasus penolakan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap lokasi karantina PMI di kabupaten. Ini akan menyulitkan kerja kabupaten,” ujarnya. Terkait aksi sekelompok orang itu, Dewa Indra mempertanyakan nurani masyarakat Bali yang dikenal dengan nilai luhur seperti menyama braya, paras paros dan sagilik saguluk salunglung sabayantaka.

Menurutnya, semua nilai luhur itu mengajarkan bagaimana masyarakat Bali menjaga semangat persaudaraan. “PMI yang datang itu adalah warga Bali, mereka sudah melalui proses pemeriksaan yang sangat ketat hingga dinyatakan negatif. Hanya karena protokol pencegahan Covid-19, mereka diwajibkan dikarantina selama 14 hari untuk benar-benar meyakinkan kalau mereka negatif dan mencegah potensi positif,” jelasnya.

Sebelum dilepas ke masyarakat nantinya, mereka juga akan menjalani tes swab untuk memastikan benar-benar negatif Covid-19. Kata dia, Pemprov Bali dan Kabupaten/Kota telah sepakat dalam penanganan COVID-19, yang positif menjadi tanggung jawab Pemprov. “Kami di Provinsi yang menangani kasus positif tak mungkin melepas sebelum dipastikan benar-benar sembuh,” tambah Dewa Indra.

Untuk itu, dia menggugah nurani seluruh masyarakat Bali agar jangan ada lagi penolakan kepulangan atau karantina PMI. Mereka adalah anak-anak dan saudara kita, mereka pulang secara baik-baik. Untuk diketahui, pada Sabtu (18/4), telah tiba 208 PMI. 123 adalah putra daerah Bali dan 85 berasal dari daerah lain. 45 PMI non Bali sudah pulang ke daerah asal karena ada jadwal penerbangan ke daerah mereka. BW-06

Seorang PDP Meninggal, Juga Alami Diabetes

0

Denpasar, baliwakenews.com

Pada Sabtu (18/4), terjadi pertumbuhan sebanyak 7 Warga Negara Indonesia (WNI). Mereka terdiri dari 5 merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan kasus dari luar negeri dan 2 orang transmisi lokal. Ini disampaikan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Sabtu (18/4) di Denpasat. Tak ada laporan pasien sembuh, jumlahnya tetap yaitu 36 orang.

Dengan penambahan kasus positif, hari ini ada 92 Pasien Dalam Pengawasan yang dirawat di 11 RS rujukan. Namun ia mengumumkan kabar duka, yaitu salah satu PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit meninggal dan dimakamkan dengan protokol Covid-19 pada pukul 13.00 wita,” ungkapnya. Pemakaman pasien tersebut dibantu jajaran dari Korem 163/ Wirasatya dan Dandim Badung.

Kata dia, PDP yang meninggal berjenis kelamin laki-laki, umur 51 tahun. “Dari keterangan dokter penanggung jawab pasien yang menangani, almarhum punya penyakit penyerta yaitu diabetes Dengan penambahan ini, berarti kasus meninggal menjadi 3 orang,” beber Dewa Indra. Secara kumulatif, saat ini terdapat 131 pasien positif yang terdiri dari 8 WNA dan 123 WNI. Kelompok WNI, 86 merupakan kasus datang dari negara terjangkit.

Dari 86 kasus imported case ini, 82 adalah PMI yang pulang ke Bali dan 4 orang non pekerja migran. Masih dalam kelompok imported case, ada 14 orang yang tertular di luar daerah Bali. Sedangkan jumlah kasus positif transmisi lokal hingga hari ini telah mencapai 23 kasus. Ia menyebutkan, penambahan kasus yang disebabkan transmisi lokal ini penting untuk dicermati untuk memperkuat upaya pencegahan.

“Jika kita semua sependapat untuk mencegah makin meluasnya penularan COVID-19, saya ingatkan lagi untuk disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman. Yang tak kalah penting, batasi aktifitas di luar rumah,” tutup Dewa Indra. BW-06

Warga Ikut Berdonasi, Suwirya Beri Apresiasi

0

Denpasar, baliwakenews.com
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Denpasar, I Wayan Suwirya mengapresiasi warga yang turut berdonasi, dalam upaya meringankan beban warga yang terdampak pandemi Virus Corona. Ini ia sampaikan ketika hadir dalam penyerahan sembako dari seorang warga kepada Posko Desa di Banjar Pengukuh, Peguyangan Kangin, Pada Sabtu (18/4). Kata dia, menyikapi dampak sosial dan ekonomi bukan saja tanggungjawab Pemerintah atau pihak tertentu.

Masyarakat juga diharap dapat membangun tali kasih dengan saling membantu, sesuai kemampuan. “Warga ini berinvestasi di lingkungan dusun kami. Rencananya akan ada 175 paket sembako untuk warga kami,” ujar Suwirya. Saat itu dia didampingi Babinsa Desa Peguyangan Kangin, Prajuru Banjar Adat Pengukuh, Desa Dinas dan Pecalang, serta beberapa wakil Krama Banjar. Gerakan ini dipandangnya cukup bermakna dalam. Bukan saja berkenaan dengan aksi sosial.

Baginya, aksi ini juga bermakna ajakan kepada seluruh pihak untuk saling bahu-membahu dalam menyikapi wabah Virus Corona. Selama ini, kata dia, kontribusi warga setempat sudah terbangun dengan baik. Bukan saja kontribusi berupa benda, namun juga berupa tenaga. Salah satunya, warga aktif melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian desinfektan gratis yang melibatkan pemuda. Menurutnya, partisipasi warga penting dalam menyukseskan pencegahan Virus Corona.

Terlebih di Desa Adat Peguyangan Kangin sempat ditemukan seorang warga berstatus Orang dalam Pengawasan (ODP). Upaya pencegahan lainnya, kata dia, Satgas Gotong Royong bekerjasama dengan Pemerintah Desa Dinas, telah mengimbau pemilik rumah kos agar aktif melaporkan apabila ada warga baru yang menetap. “Agar segera melapor kepada pihak dusun, barangkali ada saudara atau teman yang mau mencari rumah kos baru,” pungkasnya. BW-06

Bermaksud Periksa Bau Busuk, Agus Meninggal Jatuh ke Sumur

0
Evakuasi Korban: Anggota Basarnas bersama unsur SAR lainnya saat mengevakuasi korban yang terjatuh ke sumur di Gianyar.

Gianyar, Baliwakenews.com
Seorang warga Banjar Sangging, Desa Gianyar dikabarkan terjatuh ke dalam sumur, Sabtu (18/4/2020) siang.
Laporan yang diterima Basarnas Bali (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar) dari BPBD Gianyar menyebutkan identitas warga nahas tersebut atas nama Agus Priyono (58). Menurut keterangan yang diperoleh, korban bersama saksi mata usai mengangkat bangkai kucing dari dalam sumur. Agus kemungkinan terjatuh ketika berusaha mengecek ke dalam sumur karena tercium bau busuk. Saat itu ia turun menggunakan tangga yang panjangnya 3 meter namun malang tak dapat dielakkan. Tiba-tiba setelah 15 menit berada di dalam sumur, korban teriak minta tolong dan saksi 1 mengulurkan tali. Tali berhasil diraih dan mereka berusaha menarik, namun sudah tidak ada pergerakan. Diperkirakan waktu kejadian sekitar pukul 15.00 Wita.


“Segera setelah terima laporan diberangkatkan 5 orang rescuer dari Kantor di Jimbaran pada pukul 15.35 Wita,” jelas Gede Darmada, S.E., M.AP. selaku Kepala Kantor Basarnas Bali dalam siaran Persnya, Sabtu (18/4) Setelah melalui kira-kira 1 jam lebih waktu tempuh, akhirnya tim tiba di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan potensi SAR terkait, diantaranya TNI, Polres Gianyar, Polsek Gianyar, Brimob, SAR Samapta Polda Bali, BPBD Gianyar, Babinkamtibmas, Babinsa, PMI serta aparat/ masyarakat setempat.
Tim SAR dilengkapi dengan peralatan SAR air, SCBA, dan alat pendukung lainnya. ” Dua orang personil dari tim SAR gabungan turunkan untuk mengambil jenasah korban menggunakan peralatan lengkap,” ungkap Darmada. Semua prosesnya dilakukan sesuai SOP karena meminimalkan resiko. Darmada menerangkan bahwa untuk beberapa kasus, bahaya yang mengancam di kedalaman sumur yakni adanya kandungan gas beracun.
Setelah upaya menuruni sumur dengan kedalaman 10 meter, akhirnya pada pukul 17.00 Wita korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya jenasah dibawa menuju RS. Sanjiwani Gianyar dengan menggunakan ambulance PMI Kabupaten Gianyar. BW-04