Gubernur Koster Genjot Koperasi Merah Putih, Target 120 Unit Beroperasi Penuh Agustus 2026

Iklan Home Page

Mangupura, Baliwakenews.com

Gubernur Bali, Wayan Koster mulai menggeber percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Bali. Dari total 716 desa dan kelurahan, sebanyak 38 koperasi disebut sudah siap beroperasi, sementara target hingga akhir Juli 2026 dipatok mencapai 120 unit.

Hal itu disampaikan Koster saat menghadiri Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara daring dari Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026). Peresmian nasional dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dan dipimpin langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Kita di Bali yang sudah siap sebanyak 38 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan sedang berproses lagi sampai akhir Juli akan mencapai 120 KDKMP,” ujar Wayan Koster.

Baca Juga:  Sampah Jadi Berkah, TPST Mengwitani Produksi Kompos Gratis

Menurut Koster, angka 38 koperasi yang sudah siap saat ini baru mencapai sekitar 5,3 persen dari total desa dan kelurahan di Bali. Namun, Pemprov Bali optimistis angka tersebut terus bertambah hingga menyentuh 17 persen pada akhir Juli 2026.

Tak hanya membentuk kelembagaan, pemerintah juga mulai menyiapkan rantai distribusi dan pasokan barang agar koperasi benar-benar bisa berjalan optimal.

“Nanti bulan Juli akan disiapkan barang-barang yang akan dijual di koperasi dan ditargetkan awal Agustus sudah full beroperasi memberikan layanan usaha,” imbuhnya.

Koster menilai keberadaan KDKMP akan menjadi motor baru ekonomi kerakyatan di Bali. Koperasi tersebut dirancang menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat desa sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Baca Juga:  Nikmati Pemdandang di Atas Tebing, WN India Dihantam Ombak di Pantai Billabong Nusa Penida

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan koperasi merupakan instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi nasional dan pemerataan pembangunan hingga ke desa.

“Pangan adalah hidup dan mati suatu bangsa. Menjamin pangan untuk 280 juta orang bukan pekerjaan ringan, namun kita berhasil,” kata Prabowo.

Ia menekankan pentingnya swasembada pangan agar Indonesia tidak terus bergantung pada impor. Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih juga diproyeksikan mampu mendorong perputaran ekonomi desa hingga Rp10,8 miliar per tahun di setiap desa dan kelurahan.

“Melalui Koperasi Merah Putih nanti kita salurkan juga kredit murah untuk rakyat. Dengan koperasi ini pertumbuhan ekonomi akan nyata dan maju,” tegasnya.

Baca Juga:  Jumpa Madura United, Ini Tanggapan Gelandang Rizky Pellu

KDKMP nantinya akan melayani berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari penjualan sembako subsidi, distribusi LPG dan pupuk subsidi, layanan kredit murah, logistik, penyaluran bantuan pemerintah, penyerapan gabah petani, hingga penyediaan obat murah.

Program ini digadang-gadang menjadi salah satu strategi pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa sekaligus memangkas ketergantungan masyarakat terhadap rantai distribusi panjang yang selama ini dinilai membebani harga kebutuhan pokok. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR