Tabanan, baliwakenews.com
Seorang pemuda berinisial IKAMP (21) asal Kabupaten Gianyar melakukan pencurian uang sesari di Pura Gede Penataran, Banjar Kebon, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Senin 13 Juli 2026 siang. Aksi nekatnya kemudian diketahui warga dan langsung dihajar massa.
Kapolsek Kediri, Kompol I Putu Budiawan menjelaskan, kejadian bermula ketika pelaku melintas di depan Pura Gede Penataran menggunakan sepeda motor Honda PCX. Melihat situasi di sekitar pura dalam keadaan sepi, pelaku kemudian memarkir sepeda motornya dan masuk ke area pura dengan memanjat tembok pembatas.
“Sesampainya di dalam pura, pelaku menemukan bejana berisi uang sesari berupa pecahan Rp1.000 dan Rp2.000. Uang tersebut kemudian diambil dan dimasukkan ke dalam dompet miliknya,” ujar Budiawan.
Namun aksi itu tidak berlangsung lama. Keberadaan kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area pura membuat gerak-gerik pelaku segera diketahui oleh warga dan para pengempon pura. Warga kemudian berdatangan setelah kulkul (kentungan) dibunyikan sebagai tanda adanya keadaan darurat.
Pelaku berhasil diamankan saat masih berada di kawasan pura. Di hadapan warga, ia mengakui telah mengambil uang sesari. Emosi warga yang memuncak membuat terduga pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami luka-luka.
“Warga yang geram juga merusak sepeda motor Honda PCX yang digunakannya,” tegasnya.
Beruntung, personel Polsek Kediri yang saat itu tengah melaksanakan Patroli Barcode bersama piket fungsi yang dipimpin perwira pengawas melintas di lokasi kejadian. Petugas segera turun tangan mengamankan terduga pelaku dari amukan massa sebelum membawanya ke Mapolsek Kediri untuk penanganan lebih lanjut.
Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu lembar uang pecahan Rp2.000 dan sepuluh lembar uang pecahan Rp1.000 yang diduga merupakan uang sesari hasil pencurian. Selain itu, satu unit sepeda motor Honda PCX milik pelaku yang telah rusak juga turut diamankan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku melakukan aksi tersebut dengan modus memanjat tembok pembatas pura untuk masuk ke dalam area suci. Sementara motif sementara diduga karena faktor ekonomi,” terangnya.
Saat ini, Polsek Kediri masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, meminta keterangan para saksi, serta menunggu pihak pengempon Pura Gede Penataran yang masih melaksanakan rapat koordinasi guna menentukan langkah penyelesaian atas kasus pencurian uang sesari tersebut. BWN-06
































