Tabanan, baliwakenews.com
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri Loka Sabha VII Mahagotra Pasek Sanak Sapta Resi (MGPSSR) Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Graha Yadnya Jayaning Singasana, Minggu (12/7). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi pesemetonan MGPSSR dalam memperkuat organisasi, menyusun arah program kerja, sekaligus mempererat persaudaraan sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Acara turut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Mahagotra Pasek Sanak Sapta Resi Provinsi Bali beserta jajaran pengurus, Ida Sulinggih Pandita Mpu Lanang Istri, Jro Mangku Lanang Istri, Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Anggota DPRD Provinsi Bali, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta anggota, Dandim 1619 Tabanan, Kapolres Tabanan, Asisten Setda, serta para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas penataan organisasi pesemetonan MGPSSR di Kabupaten Tabanan yang dinilainya telah berjalan dengan baik. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal keberadaan Mahagotra Pasek, tidak hanya di Tabanan, tetapi juga di Bali hingga tingkat Nusantara.
Wagub Giri Prasta juga mengajak seluruh pesemetonan untuk senantiasa menjaga persaudaraan dan kebersamaan sebagai kekuatan utama dalam merawat keharmonisan kehidupan masyarakat Bali. Menurutnya, semangat persatuan dan kekeluargaan harus terus dipelihara agar Mahagotra Pasek semakin solid serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Bali maupun Nusantara.
Sementara itu, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar MGPSSR Kabupaten Tabanan yang selama ini tetap menjaga eksistensi organisasi sekaligus memelihara semangat kebersamaan, pengabdian, serta nilai-nilai budaya warisan leluhur yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Bali.
Menurut Sanjaya, Loka Sabha bukan sekadar forum organisasi untuk melakukan evaluasi dan memilih kepengurusan baru, melainkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat persaudaraan, menyusun program kerja yang visioner, sekaligus meningkatkan kontribusi nyata organisasi bagi pembangunan daerah. “Saya berharap kepengurusan yang akan terbentuk nantinya mampu mengedepankan semangat persatuan, kebersamaan, dan kekeluargaan, serta menjadikan organisasi ini sebagai wadah yang inklusif dan mampu merangkul setiap aspirasi seluruh anggota pesemetonan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan Pemerintah Kabupaten Tabanan meyakini setiap organisasi kemasyarakatan, khususnya MGPSSR, memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial sekaligus melestarikan kearifan lokal Hindu Bali yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana.
Menutup sambutannya, Bupati Sanjaya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus bersinergi menjaga kerukunan, melestarikan budaya, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah. “Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan keharmonisan, memperkuat pelestarian budaya, serta mendukung pembangunan daerah demi terwujudnya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM),” pungkasnya.BWN-HT

































