PSR Bantu Sembako untuk Disabilitas dan Lansia, Sasar Kabupaten dan Kota Se-Bali

0
PSR-Anggota Komisi VI DPR RI Putu Supadma Rudana (PSR), Minggu (27/4) terus melakukan aksi sosial dengan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Denpasar,baliwakenews.com
Anggota Komisi VI DPR RI Putu Supadma Rudana (PSR), Minggu (27/4) terus melakukan aksi sosial dengan membantu masyarakat yang membutuhkan. Kali ini batuan yang diberikan adalah masyarakat penyandang disabilitas dan para lansia yang selama ini tidak berpenghasilan. Ada sejumlah Kabupaten yang disasar seperti Kabupaten Gianyar, Klungkung, Tabanan, Buleleng dan Kota Denpasar.

Putu Supad Rudana (PSR) mengatakan, kegiatan ini adalah sebagai bentuk aksi sosial kepeduliannya kepada masyarakat yang terdampak wabah virus corona. “Disabilitas dan para lansia merupakan elemen masyarakat yang selama ini wajib ditangani dan mendapatkan bantuan pemerintah. Namun dengan wabah Covid-19 ini tentu kita tidak bisa membiarkan pemerintah sendirian,” ujarnya.
Politisi santun asal Peliatan Ubud ini menegaskan, imbauan pemerintah terkait social distancing dan physical distancing untuk mencegah penularan Covid-19 ini harus dilakukan dengan disiplin. Namun bagi rakyat yang tidak punya penghasilan tetap tentu ini sangat berat. “Untuk itulah kami bersama relawan, door to door ke masyarakat membagikan sembako,” ujar Supadma Rudana yang sebelumnya juga telah membagikan sembako di Pantai Sanur untuk para nelayan dan tukang pijat, yang disambut antusias.

Lebih lanjut Wasekjen DPP Partai Demokrat ini juga mengatakan, masyarakat sangat membutuhkan bantuan akibat pandemi Covid-19. “Sekarang ini, harus aksi, bukan sekedar wacana atau janji, rakyat membutuhkan eksekusi serta kehadiran nyata, itu lebih penting,” ungkap Putra Mantan Senator DPD RI, Nyoman Rudana tersebut

Pihaknya juga berkomitmen akan terus bergerak mengawal dan memantau masyarakat yang terdampak Covid-19 yang belum tersentuh bantuan. Sesuai instruksi penuh Ketua Umum DPP Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Fraksi Demokrat DPR RI Eddy Baskoro Yudhoyono (IBBAS). “Saya bersama relawan akan terus hadir peduli dan memberikan solusi. Persoalan lansia dan disabilitas ditengah Covid-19 ini harus dicarikan solusi. Karena mereka belum tersentuh bantuan, Fraksi Demokrat DPR RI hadir ditengah masyarakat,” pungkas Wakil Ketua Badan Kerjasama Parlemen (BKSAP) DPR RI tersebut. BW-05

Edarkan Puluhan Klip Sabu dan Ekstasi, Pengedar Kelas Kakap Digerebek di Hotel

0
Keterangan : DITANGKAP- Pengedar kelas kakap, Anton Listiyo Tranggono diamankan bersama barang bukti 275 gram shabu dan 40 butir ekstasi di salah satu hotel di Jalan Tukad Balian, Densel.

Denpasar, baliwakenews.com-Anton Listiyo Tranggono (45), seorang pengedar sabu dan ekstasi ditangkap di salah satu hotel di Jalan Tukad Balian, Sidakarya, Denpasar Selatan (Densel), Rabu (22/4/2020). Pria asal Kediri, Tabanan itu diduga pengedar narkoba yang dikendalikan napi di lapas.

Direktur Resnarkoba Polda Bali, Kombes Khozin didampingi Wadir Narkoba, AKBP I Putu Yuni Setiawan mengatakan, kasus tersebut terungkap berdasarkan informasi yang diterima anggota Opsnal Unit III Subdit II Dit Narkoba Polda Bali terkait adanya pengedar yang menginap di salah satu hotel di Jalan Tukad Balian. “Anggota kami lantas melakukan penggerebekan di salah satu kamar hotel tersebut,” katanya, Minggu (26/4/2020).

Hasilnya, petugas mengamankan pengedar bernama Anton Listiyo Tranggono. Dari kamar tersebut juga ditemukan 23 paket klip shabu dengan berat total 275 gram. Petugas juga mengamankan 40 butir ekstasi warna merah beserta bong dan timbangan digital.

Dari keterangan tersangka Anton, narkoba senilai ratusan juta tersebut rencananya akan diedarkan kembali dengan sistem tempel. Petugas juga masih melakukan pengembangan untuk memburu bandar besarnya. “Tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polda Bali untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Kombes Khozin mengungkapkan, wabah virus corona (Covid-19) selama sebulan terakhir yang membuat perekonomian lumpuh ternyata tidak mempengaruhi trend penyalahgunaan narkotika di Bali. Malah Dit Narkoba Polda Bali mencatat kenaikan penangkapan saat pandemi Covid 19 ini. Kombes M Khozin mengatakan selama dua pekan terakhir ada peningkatan tangkapan pengguna, pengedar hingga bandar narkoba. “Selama dua pekan terakhir ada sekitar 30 tangkapan dan malah sekarang sudah mencapai 40 pelaku penyalahgunaan narkotika yang kami amankan. Ini mengalami peningkatan dari sebelumnya,” beber mantan Kabidkum Polda Bali ini.

Kondisi ini sangat berbeda dengan beberapa daerah lainnya yang mengalami penurunan penangkapan selama wabah corona merebak. Kombes Khozin mengatakan dari para tersangka yang diamankan mulai pemakai kelas teri hingga pengedar kelas kakap. Untuk barang bukti yang diamankan mulai shabu, ekstasi dan ganja.

Sementara untuk pelaku yang ditangkap tidak hanya jaringan lokal saja, melainkan ada beberapa jaringan warga negara asing (WNA) yang diriingkus. “Ada dari Italia, Rusia dan Inggris,” lanjut Kombes Khozin yang kembali menegaskan komitmennya memberantas narkoba meski dalam pandemi Covid-19 ini. BW-03

 

barang bukti narkoba

Januari Sampai April, DBD di Denpasar Tembus 832 Kasus

0
IB Eka Putra

Denpasar, baliwakenews.com

Ditengah mewabahnya pandemi virus corona, Pemkot Denpasar juga mengajak masyarakat untuk tidak lengah terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini lantaran jumlah kasus DBD di Kota Denpasar sejak Januari sampai April telah menembus angka 832 kasus.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. IB Eka Putra, Minggu (25/4), menjelaskan demam berdarah atau DBD merupakan infeksi yang disebabkan virus dengue. Beberapa jenis nyamuk menularkan atau menyebarkan virus dengue. “Walaupun saat ini kita sedang masa pencegahan dan penanganan virus cotona, kita juga wajib mewaspadai penyakit DBD. Ada peningkatan kasus tahun 2020 ini dibanding dengan jumlah kasus pada Januari sampai April 2019, dan saat ini tertanggal 22 April sudah tercatat 832 kasus,” ujar Eka Putra.

Lebih lanjut dijelaskan Eka Putra, guna meminimalisir adanya kasus DBD di Kota Denpasar, fogging serentak telah dilaksanakan secara masif dan menyeluruh. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar secara mandiri. Hal ini dapat dilaksanakan dengan pemantauan jentik nyamuk secara berkala dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri. “Fogging hanya membasmi nyamuk dewasanya saja, sedangkan jentik-jentik nyamuknya tidak terbunuh dan fogging membasmi nyamuk hanya pada saat hari itu saja, besoknya bila ada nyamuk baru yang lahir dari jentik tidak akan terbunuh,” ujarnya.

Dengan melaksanakan secara mandiri gerakan 3 M Plus, yakni menguras, menutup, menyingkirkan atau mendaur ulang dan menaburkan bubuk larvasida (bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan. Hal ini dapat dilaksanakan secara rutin minimal seminggu sekali secara mandiri, sedangkan untuk fogging massal sudah dilaksanakan pemerintah desa/kelurahan.

Eka Putra juga berharap masyarakat juga secara aktif untuk menjaga kebersihan lingkungan, serta menghindari adanya genangan di rumah atau pun wilayah sekitar rumah, sehingga perkembangan nyamuk dapat diminimalisir. “Mari bersama mencegah DBD, selain juga waspada penyebaran virus corona,” tandasnya. BW-02

Bertahan Hidup Ditengah Pandemi Corona, Pedagang Ikan Terpaksa Mencuri

0
DITANGKAP-Rehi Laja alias Laja (35) asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditangkap aparat gabungan Resmob Dit. Reskrimum Polda Bali.

Tabanan, baliwakenews.com-Bertahan hidup di rantauan ditengah wabah virus corona, seorang pedagang ikan akhirnya mencuri. Pria bernama Rehi Laja alias Laja (45) itu menggasak tas pemilik warung di Banjar Kelaci, Marga, Tabanan. Tersangka asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu lantas dibekuk di kosnya di Desa Kapal, Mengwi, Badung, Sabtu (25/4/2020).

Tersangka ditangkap aparat gabungan Resmob Dit. Reskrimum Polda Bali dan anggota Jatanras Sat. Reskrim Polres Tabanan. Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Andi Fairan mengatakan, menyatroni warung Ni Made Suastini (48), pada Jumat (28/2/2020) pagi.

Saat itu, korban kehilangan uang Rp 4.800.00, dua cicin emas, HP, buku tabungan dan kartu ATM berisi pin yang ditulis di secarik kertas. Korban menaruh tas tersebut di tempat tidur yang ada di dalam warung. Kemudian korban memasak daging di dapur belakang warung. “Dalam peristiwa itu, korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” ucap Kombes Andi, Minggu (26/4/2020).

Mengetahui tasnya hilang, korban lantas ke Bank BRI Cabang Marga untuk memblokir kartu ATMnya. Dan ternyata sebelum diblokir, tersangka telah melakukan penarikan sebesar Rp 9.300.000.

Polisi yang mendapatkan laporan lantas melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil rekaman CCTV di salah satu ATM, petugas mengidentifikasi wajah tersangka saat menarik uang. Pada Sabtu sekitar pukul 19.00, tersangka digerebek di kosnya. “Saat diinterogasi tersangka mengakui melakukan pencurian di warung korban. Tersangka masuk ke warung korban saat sepi. Lalu melarikan tas korban dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio,” tegas Kombes Andi. BW-03

Wabup Suiasa Ingatkan Petugas Satgas Atensi Penduduk Pendatang

0
Wabup Suiasa saat melaksanakan pemantauan kesiapsiagaan petugas satgas posko gotong royong pencegahan Covid-19 di wilayah Kuta, Sabtu (25/4).

Mangupura, baliwakenews.com

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang sekaligus menjabat Wakil Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Badung kembali melaksanakan pemantauan kesiapsiagaan petugas satgas posko gotong royong pencegahan Covid-19, Sabtu (25/4). Pemantauan kali ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kuta diawali dari meninjau posko gotong royong pencegahan Covid-19 Kelurahan Seminyak di Br. Seminyak, Posko Kelurahan Legian yang berlokasi di Gedung Wisma Budaya, Posko Kelurahan Kuta, Posko Kelurahan Tuban yang berlokasi di LPD Tuban dan di Pura Kayangan Desa Adat Kelan dan Posko Kelurahan Kedongan yang berlokasi di Kantor Wantilan Palguna Pura Kedonganan.

Pada kesempatan tersebut Wabup Suiasa didampingi Anggota DPRD Badung I Gst Anom Gumanti, I Nyoman Graha Wicaksana, A A Ngr Sudiarsa, Camat Kuta I Nyoman Rudiarta diterima lurah masing-masing, tokoh masyarakat setempat dan satgas masing-masing posko.

Disela-sela pemantauan Wabup Suiasa sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas pengabdian petugas satgas dan meminta kepada para petugas di posko gotong royong pencegahan Covid-19 untuk selalu menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan .

“Terima kasih kepada semua petugas atas pengabdiannya dan saya harap semua petugas di posko gotong royong seluruh wilayah kelurahan di Kecamatan Kuta untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing serta tetap waspada dan tingkatkan kesiapsiagaan,” pesan Suiasa.

Sebagai daerah pariwisata dengan penduduk yang heterogen, Wabup Suiasa mengingatkan kepada petugas untuk mengatensi dan mendata keberadaan penduduk pendatang yang ada di wilayahnya masing-masing. “Bukan berarti kita anti terhadap penduduk pendatang tapi untuk mengetahui kejelasan keberadaan mereka, tinggal dimana, dengan siapa termasuk siapa yang menjamin sehingga kita tahu riwayat keberadaan mereka. Hal ini sangat penting guna mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini sedang mewabah,” pesannya seraya menambahkan bahwa peran petugas posko sangat penting dalam mendata setiap penduduk pendatang di masing-masing wilayah.

“Peran seluruh petugas yang berjaga pada setiap pintu masuk wilayah kelurahan merupakan bukti nyata pengabdian dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Jalankan seluruh prosedur pemeriksaan sesuai dengan SOP. Mudah-mudahan dengan upaya maksimal yang kita laksanakan, penyebaran Covid-19 dapat kita tekan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Disampingi itu kepada masyarakat, Suiasa mengajak agar sadar dan disiplin akan aturan pemerintah karena hanya dengan disiplin yang kuat Covid-19 dapat dicegah.”Kedisplinan yang kuat, displin menggunakan masker, jaga jarak, tetap dirumah, tidak mudik dan cuci tangan pakai sabun sesering mungkin dan menjaga serta meningkatkan daya tahan tubuh merupakan kunci pencegahan terhadap penyebaran Covid-19,” tegasnya. (HB)

Badung Serahkan Bantuan Sembako Tahap I Kepada 3.819 KPM

0
Bupati Giri Prasta secara simbolis menyerahkan sembako tahap I di Desa Adat Munggu, Kecamatan Mengwi, Minggu (26/4) kemarin.

Mangupura, baliwakenews.com

Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan bahan pangan atau sembako tahap I yang didistribusikan secara serentak di 10 titik pendistribusian, Minggu (26/4) kemarin. Bantuan diberikan kepada 3.819 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdiri dari rumah tangga sasaran (RTS), penyandang disabilitas dan warga terdampak langsung wabah virus corona atau Covid-19.

Sebanyak 3.819 paket sembako disiapkan oleh Dinas Sosial bersinergi dengan Perumda Pasar Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung untuk pendistribusian ke enam kecamatan. Adapun perinciannya sebagai berikut, yakni Kecamatan Abiansemal sebanyak 1.097 paket, Kecamatan Kuta sebanyak 103 paket, Kecamatan Kuta Selatan sebanyak 343 paket, Kecamatan Kuta Utara sebanyak 279 paket, Kecamatan Mengwi sebanyak 1.430 paket, dan Kecamatan Petang sebanyak 567 paket.

Pembagian sembako tahap I tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di Desa Adat Munggu, Kecamatan Mengwi. Pada kesempatan tersebut didampingi Kepala Dinas Sosial I Ketut Sudarsana.

Sementara di tempat lain, pembagian sembako juga dilakukan serentak. Misalnya di Kantor Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, yang dilakukan oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Badung Made Widiana. Kemudian, di Wantilan Desa Adat Sedang, Kecamatan Abiansemal, dilakukan langsung oleh Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa.

Bupati Giri Prasta mengatakan, bantuan sembako ditujukan untuk membantu warga yang ekonominya terdampak kondisi darurat pandemi Covid-19. Artinya warga yang masuk daftar penerima manfaat sembako merupakan data baru hasil pendataan perangkat desa terbawah yang ditetapkan dalam musyawarah desa dan musyawarah kelurahan (termiskin dan disabilitas), tidak mengacu data Kemensos. “Kami selaku kepala daerah sudah mulai merealisasikan program-program strategis bagi masyarakat yang ekonominya sangat rentan terdampak oleh pandemi virus Covid-19. Hari ini (kemarin) kita bagikan paket sembako untuk warga masyarakat yang terdata sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) oleh Dinas Sosial Kabupaten Badung,” katanya.

Lebih lanjut Giri Prasta mengatakan penyaluran sembako oleh Pemkab Badung, langsung ke rumah penerima untuk menghindari terjadi kerumunan masyarakat yang akan menerima bantuan tersebut. Hal ini sesuai dengan himbauan pemerintah pusat agar menghindari kerumunan orang dan tetap jaga jarak. “Astungkara pembagian sembako tahap I secara serentak di 6 kecamatan pada hari ini (kemarin) berjalan lancar, aman dan sukses. Masyarakat jangan lupa jaga kesehatan, kebersihan dan biasakan cuci tangan dengan sabun maupun menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” ujarnya.

Bupati Giri Prasta juga menghimbau warga Badung untuk tetap tenang dalam menyikapi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. Karena Pemkab Badung selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada masyarakat pada situasi dan kondisi seperti saat ini. Dengan tetap mengacu pada regulasi dan peraturan yang berlaku.

Bantuan paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat berupa beras 25 kg, telor 1 kerat, ayam frozen 1 kg, minyak goreng 2 liter, mie instan 30 bungkus dan sayur satu paket. Sehingga bila ditotal secara keseluruhan bantuan tersebut senilai Rp 500 ribu.

Disamping ditiga tempat diatas, titik distribusi lainnya diantaranya di LPD Desa Adat Pelaga, Kecamatan Petang penyerahannya langsung dipimpin Kepala Dinas Pertanian dan Pangan I Wayan Wijana. Di Wantilan Desa Adat Punggul, Kecamatan Abiansemal, penyerahan dilakukan oleh Kepala Satpol PP IGAK Suryanegara. Berikutnya di Wantilan Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Nyoman Suardana. Kemudian, di Wantilan Pura Prajapati Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, penyerahan bantuan sembako dilakukan oleh Kepala BPBD Badung Bagus Nyoman Wiranata.

Selanjutnya bantuan paket sembako juga dilakukan di Wantilan Desa Adat Kapal, yang dilakukan langsung oleh Kepala Dinas PMD Badung Komang Budhi Argawa. Di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Dalung, Kecamatan Kuta Utara, diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung Ni Wayan Kristiani. Dan terakhir di Wantilan Banjar Taman Grya, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, dilakukan langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung, I Nyoman Suendi. (HB)

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Ini yang Dilakukan Bule Spanyol di Tibubeneng

0
BANTUAN- Bule asal Spanyol Ms Osi saat membagikan bantuan warga di Banjar Kulibul Kawan, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara.

Mangupura,baliwakenews.com

Gotong royong warga lintas negara untuk penaggulangan warga terdampak Covid-19, dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Kabupaten Badung. Seperti yang dilakukan bule asal Spanyol, Ms Osi. Ia membeli sejumlah paket sembako yang berisi beras, telur dan mei instran  untuk dibagikan  ke masyarakat di Banjar Kulibul Kawan, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara.

Kelian Dinas Banjar Kulibul Kawan, Wayan Suarjana yang dihubungi  Minggu (26/4) mengatakan, Warga Negara Asing  asal Spanyol ini memang berniat membantu warganya ditengah merebaknya virus corona di Bali kususnya Badung. “Wisatawan ini memang dengan ikhlas membantu kami. Bahkan dirinya yang menawarkan untuk di Banjar Kulibul,” ujarnya.

Lebih lanjut Suarjana mengatakan, pembagian sembako yang dilakukan Ms Osi ini sudah dilaksanakan sejak Sabtu (25/4). Dalam pembagian sembako ini, dirinya selaku aparat desa hanya memfasilitasi bantuan itu. Ms Osi telah tinggal di wilayah Banjar Kulibul selama satu tahun. “Kegiatan donasi ini juga merupakan spontanitas beliau. Kami ditanya berapa warga yang terdampak Covid-19. Setelah itu dirinya akan memberi bantuan, dengan harapan bisa membantu masyarakat meski sedikit,” tuturnya sembari mengatakan donasi ini sifatnya keikhlasan.
Disinggung mengenai jumlah warga yang di beri, Wayan Suarjana mengatakan semua keluarga di berikan bantuan. Hitungannya pun diambil dari kepala keluarga. “Jadi totalnya ada sebanyak 63 Kelapa Keluarga, yang diberikan donasi,” bebernya.
Selaku aparat desa, pihaknya pun mengucapkan banyak terimakasih dengan Ms Osi, meski dirinya ke Bali dengan tujuan berlibur, namun seakan sudah menjadi warga kami karena berdiam di wilayah Banjar Kulibul Kawan.”Tentu kami ucapkan terimakasi sebanyak-banyaknya dengan adanya bantuan ini. Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat bagi krama atau masyarakat kami,” ungkapnya.BW-05

Masuk Binoh Kaja Wajib Pakai Masker

0
PAKAI MASKER - Banjar Binoh Kaja, Desa Ubung Kaja mengingatkan warga supaya memakai masker.

Denpasar, baliwakenews.com

Banjar Binoh Kaja, Desa Ubung Kaja mengambil langkah dengan menindak tegas warga yang membandel tak memakai masker saat keluar rumah. Hal ini juga berlaku bagi warga lain yang melintas di wilayah tersebut.

“Kami lakukan langkah tegas. Bagi masyarakat wilayah Banjar Binoh Kaja, baik yang melintas atau keluar rumah wajib menggunakan masker. Kalau tidak mau, kami sarankan kembali pulang,” ujar Kelian Banjar Binoh Kaja, Ketut Suena, Minggu (26/4/2020).

Suena mengatakan, tindakan tegas dilakukan supaya warga disiplin menggunakan masker untuk memutus mata rantai penularan virus corona.Tindakan tegas juga berlaku untuk warga yang melintasi di seputaran Banjar Binoh Kaja. Menurut dia, bila ada pengendara atau pejalan kaki yang kedapatan tidak memakai masker akan diminta putar balik supaya tidak melintas di wilayah Binoh Kaja.

Ditambahkan Suena, kawasan Banjar Binoh Kaja dan jalan lainnya yang ada di wilayah banjar ini, selalu ramai dilintasi warga. Untuk Jalan Warmadewa kini telah dijaga ketat Satgas Gotong Royong Covid-19 Banjar Binoh Kaja yang dikoordinir prajuru Banjar Binoh Kaja, penglingsir, pecalang, Linmas, serta hansip. Dalam kegiatan tersebut juga secara langsung diberikan sosialisasi pakai masker dan bila ditemukan ada yang tidak membawa masker maka tim langsung memberi masker secara gratis atau sukarela. BW-02

Pangdam IX/ Udayana Tinjau Penerimaan 330 PMI di Ngurah Rai

0
Sebanyak 330 Pekerja Migran Indonesia tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (25/4/2020).

Mangupura, baliwakenews.com-Sebanyak 330 Pekerja Migran Indonesia tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (25/4/2020). Kedatangan mereka dipantau langsung dipantau oleh Pangdam IX/ Udayana, Mayor Jenderal TNI Benny Susianto. PMI ini diberangkatkan dengan Pesawat Garuda GA-9830, yang difasilitasi KBRI Colombo dan General Sales Agent (GSA) Garuda Indonesia di Colombo, Sri Lanka. Pesawat ini disewa oleh perusahaan dan turut dibiayai secara mandiri oleh para PMI.

Saat itu, Pangdam juga didampingi Aster Kasdam IX/Udayana, Dandeninteldam IX/Udayana, Kasiopsrem 163/WSA, Dandenkav 4/SP, serta Danramil 1611-03/Kuta dan Pa Protokol Kodam. Setibanya di Bali, semua PMI menjalani rapid tes yang dilakukan oleh tim medis Satgas Gugus Tugas Provinsi Bali. Dari jumlah PMI yang datang, diketahui empat Warna Negara Asing yang memiliki Kartu Ijin Tinggal Tetap (Kitap) dari Srilanka dan Maladewa.

Selain itu, terdapat pula PMI asal Surabaya, Makassar dan Lombok. Warga Negara Indonesia kemudian diberangkatkan untuk pulang ke daerah asali. Mereka dikawal dengan pengawalan khusus melalui jalan darat menuju Pelabuhan Gilimanuk dan sebagai menuju Pelabuhan Padang Bai. Melalui siaran pers, Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G, menjelaskan bahwa Kodam IX/Udayana akan tetap melakukan pengawasan terhadap kedatangan PMI ke Bali.

“Termasuk kami awasi warga yang berpergian, khususnya pengawasan dan pengamanan di pintu masuk bandara maupun pelabuhan yang diperketat,” tegas Kapendam. Kata dia, pihaknya tetap berkoordinasi dengan pihak-pihak yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali. Kapendam menambahkan, Kodam IX/ Udayana berupaya optimal dalam mendukung upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam menangani Covid-19. BW-06

 

Eleminir Dampak Sosial Wabah Virus Corona, Gerindra Karangasem Bantu Lansia Bebandem

0
SEMBAKO-Ketua DPC Partai Gerindra Karangasem, I Nyoman Suyasa saat membagikan sembako kepada lansia di Dusun Tihingan Desa Benbandem.

Amlapura,baliwakenews.com

Jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Karangasem melakukan gerakan sosial di sejumlah wilayah. Pada Sabtu (25/4) Pengurus DPC Gerindra Karangasem yang dipimpin oleh  I Nyoman Suyasa menyasar para lansia di Dusun Tihingan Desa Benbandem untuk diberikan paket sembako berupa beras, minyak goreng, telur dan mie instan.

Ketua DPC Partai Gerindra Karangasem, I Nyoman Suyasa mengatakan, kegiatan ini adalah wujud komitmen kepedulian Partai Gerindra Karangasem ke masyarakat. terlebih kondisi sulit akibat Pandemi  virus corona yang sangat berdampak pada sosial dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Karangasem. “Penyerahan Paket Sembako ini menyasar tujuh  desa di enam  kecamatan di Kabupaten Karangasem. Aksi sosial ini dilakukan hingga 30 April medatang dengan 850 paket sembako,”ujarnya.

Lebih lanjut Suyasa mengatakan, pihaknya memilih para lansia karena mereka sangat terdampak seperti kondisi saat ini. “Bantuan ini,Paling tidak bisa meringankan beban masyarakat khususnya  lansia yang sudah tidak bisa bekerja lagi,” papar suami Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Karangasem Kadek  Weisya Kusmia Dewi

Suyasayang kini juga menjabat sebagai  Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali juga mengatakan, asal dana kegiatan ini adalah bersumber dari urunan dari seluruh fraksi Partai gerindra di DPRD Karangasem. “Ini bagian kepedulian kita bersama dan hasi dari penyisihan gaji anggota fraksi kami di DPRD Karangasem,”terangnya.

Sebelumnya Partai Gerindra Karangasem juga telah membagikan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker,penyemprotan disinfektan di areal publik serta penyerahan baju hazmat bagi tenaga medis di Beberapa rumah sakit di Karangasem.

Selain mengajak masyrakat untuk bersabar dan berdoa ditengah Pandemi virus corona, Suyasa juga mengingatkan masyarakat senantiasa mematuhi imbauan pemerintah dengan tetap tinggal di rumah dan kenakan masker Jika bepergian.BW-05

Ditembak Polisi, Komplotan Kepruk Kaca Mobil Meringis Kesakitan

0
DITEMBAK- Dua tersangka, Fitra Hidayat alias Dayat (40) dan Muhamad Adriyanto (23) dutangkap di kosnya masing-masing, di Jalan Mataram, Kuta dan Perum GTT, Dalung, Kuta Utara, Jumat (24/4) malam.

Denpasar, baliwakenews.com

Dua tersangka, Fitra Hidayat alias Dayat (40) dan Muhamad Adriyanto (23) hanya mampu meringis menahan sakit akibat kakinya tertembus timah panas polisi. Kedua penjahat itu ditangkap di kosnya masing-masing, di Jalan Mataram, Kuta dan Perum GTT, Dalung, Kuta Utara, Jumat (24/4) malam. Karena melawan saat ditangkap, kedua kakinya ditembak.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom, kedua tersangka ditangkap.Tim Resmob Sat. Reskrim Polresta Denpasar. Para tersangka merupakan penjahat kelas kakap yang beraksi di tujuh TKP di wilayah hukum Polresta Denpasar. “Modusnya, melempar kaca mobil dengan keramik pecahan busi,” ujarnya, Sabtu (25/4/2020).

Mantan Kapolsek Kuta Utara ini mengatakan, Kasus tersebut terungkap berdasarkan laporan salah satu korban, Lita KM Ayu Tristiana Dewi, yang kaca mobilnya dikepruk saat parkir di depan ruko Jalan Andakasa No. 2D, Denpasar. Dalam peristiwa yang terjadi pada, Jumat (10/4/2020) itu, korban kehilangan tas berisi HP dan uang Rp 15.000.

Setelah kasus itu dilaporkan, Tim Resmob Polresta Denpasar melakukan penyelidikan. Lalu kedua tersangka ditangkap di kosnya masing-masing. Tersangka Muhamad Andriyanto, di kos Perum GTT, Dalung, Kuta Utara, sedangkan Fitra Hidayat alias Dayat di tempat kos Jl. Mataram, Kuta, Badung. “Karena melalukan perlawanan, kedua kaki tersangka akhirnya ditembak. Masih dalam pengembangan. Baru tujuh TKP yang mereka akui,” tegasnya. BW-03

Polres Badung Bagikan Ratusan Paket Sembako di Tengah Wabah Corona

0
Polres Badung Bagikan Ratusan Paket Sembako di Tengah Wabah Corona

Mangupura, baliwakenews.com

Masifnya penyebaran Covid-19 sangat berdampak pada kehidupan masyarakat. Pandemi ini terjadi saat umat muslim merayakan ibadah puasa. Meringankan beban warga yang terdampak, Polres Badung membagikan 300 paket sembako.

Kabag Ops Polres Badung Kompol I Wayan Suana mengatakan, pembagian sembako gratis tersebut merupakan anjuran dari pemerintah pusat untuk saling berbagi saat masyarakat mengalami keterpurukan ekonomi akibat Covid -19. “Kami memnagikan sembako gratis ini, untuk membantu masyarakat dalam melaksanakan ibadah puasa,” bebernya Jumat, (24/04/2020).

Jumlah sembako yang dibagikan sebanyak 300 paket. “Kegiatan ini akan kami lakukan secara rutin untuk meringankan beban masyarakat,” tegasnya. BW-03

Ringankan Beban Masyarakat Hadapi Pandemi Covid-19 Sesuai Data KPM

0
Wabup Suiasa menyerahkan sembako kepada keluarga penerima manfaat di Kantor Camat Petang, Jumat (24/4).

Mangupura, baliwakenews.com

Pemerintah Kabupaten Badung mulai menyalurkan donasi dari pengusaha yang tergabung dalam Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (FTJSP) bagi warga pra sejahtera yang terdampak langsung wabah Virus Corona (Covid-19) yang masuk daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sesuai data dari Pemerintah Pusat yang disusun oleh Kementerian Kesehatan RI. Penyaluran bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Anggota DPRD Badung I Gusti Ayu Agung Indah Trimafo Yudha, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung I Ketut Sudarsana dan Camat Petang I Wayan Darma kepada masyarakat di Kecamatan Petang, Jumat (24/4).
Donasi yang disalurkan kali ini berupa bantuan 29 paket sembako yang terdiri dari beras 5 kg, mie instan 5 bungkus, kopi bubuk 200 gr, susu cair 2 kotak dan minyak goreng 1 liter kepada 29 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) yang terdampak COVID-19 di 4 Desa Kecamatan Petang diantaranya Desa Carangsari, Desa Pangsan, Getasan dan Petang bertempat di Kantor Camat Petang.

Dalam sambutanya Wabup. Suiasa mengatakan, dalam rangka percepatan penanggulangan Covid-19, yang berpengaruh terhadap sisi perekonomian masyarakat, sehingga pemerintah sudah melakukan upaya-upaya untuk membantu masyarakat, baik bantuan menyeluruh, lengkap, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Terhadap warga yang terdampak, paling tidak kita bisa memberikan stimulus untuk meringankan beban daripada masyarakat, khususnya dari sisi kebutuhan dasarnya berupa kebutuhan sembako yang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari di rumah tangga,” katanya seraya memerintahkan kepada Kadis Sosial untuk mencatat data-data terpadu yang sudah ditetapkan melalui Kementrian Sosial sebagai dasar dalam menyalurkan bantuan terhadap warga terdampak Covid-19.

Wabup Suiasa juga mengajak masyarakat untuk mentaati peraturan pemerintah mulai dari diri sendiri seperti melakukan sikap disiplin menggunakan masker saat keluar dari rumah serta selalu mencuci tangan setiap akan melakukan kegiatan yang akan dilakukan serta menjaga disiplin lingkungan masing-masing dengan mengikuti arahan, anjuran, intruksi dari pemerintah untuk kebaikan bersama terkait dengan bahaya Covid-19 pada saat ini.”Untuk menangani Covid-19 ini mari kita lawan dengan mengilangkan rasa  kepanikan, ketakutan, kekhawatiran yang berlebihan, sebab kejiwaan seperti itu justru akan melemahkan imun kita atau daya tahan tubuh kita. Hal yang terpenting untuk ancaman virus ini kita sikapi dengan sikap waspada, disiplin dan tumbuhkan rasa percaya diri bahwa kita mampu untuk mengatasi segala ancaman,” tegasnya seraya berharap bantuan sembako ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran dalam pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga prasejahtera yang mengalami penurunan penghasilan ataupun yang kehilangan pekerjaan.

Dalam acara tersebut juga dilakukan sosialisasi kepada warga penerima terkait informasi pencegahan penyebaran Covid-19, protokol kesehatan yang dianjurkan dan cara mencuci tangan yang benar. Disamping itu acara dirangkaikan juga dengan penyerahan bantuan oleh Anggota DPRD Badung I Gusti Ayu Agung Indah Trimafo Yudha berupa Alat Pelindung Diri (APD) berjumlah 50 pcs, 50 botol Hand Sanitizer yang 50 ml, masker medis untuk Puskesmas Petang 1 dan 2 serta Hand Sanitizer 8 liter. (HB)

Badung Siapkan Alternatif Jejaring Sosial Berbasis Desa Adat Dengan Optimalkan Peran LPD

0
Sekda Adi Arnawa saat berkoordinasi dengan anggota DPRD Provinsi Bali di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Jumat (24/4) terkait pelaksanaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung. 

Mangupura, baliwakenews.com

Hasil Vidcon Bupati Badung dengan Bendesa Adat se-Badung, kembali ditindaklanjuti oleh Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa. Dikatakan bahwa untuk penanganan Covid-19 kedepan selain mengandalkan APBD, Badung akan mempersiapkan alternatif jejaring sosial berbasis desa adat dengan mengoptimalkan peran LPD. Hal tersebut disampaikan Sekda Adi Arnawa saat berkoordinasi dengan 6 (enam) anggota DPRD Provinsi Bali dari Dapil Denpasar dan Badung di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Jumat (24/4) terkait pelaksanaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung. Kehadiran Dewan Provinsi dikoordinir oleh I Ketut Tama Tenaya bersama anggota I Nyoman Laka, A.A.Ngurah Adhi Ardhana, A. A. Gede Agung Suyoga, Grace Anastasia Surya Widjaja dan Utami Dewi Suryadi.

Terkait dengan mengoptimalkan peran LPD, Sekda Adi Arnawa mengatakan saat ini masih mengkaji regulasi dengan pola memberdayakan desa adat dengan LPD nya. Jadi masyarakat yang membutuhkan kebutuhan dasar, nantinya mohon dana/kredit kepada desa adat melalui LPD, namun yang menggiatkan adalah pemerintah dimana minimal pemerintah dapat memberikan bunganya di tahun 2020 kepada LPD, sementara pokoknya akan disiapkan di tahun 2021 dengan bansos. Sehingga dalam setahun ini kebutuhan dasar masyarakat dapat dipenuhi/aman. “Asumsinya per KK mendapat 1 juta per bulan, tidak dalam bentuk uang tapi kita siapkan dalam bentuk kebutuhan dasar berupa sembako yang diproduksi sendiri oleh petani dan peternak sehingga terjadi pertukaran ekonomi di Badung, ” terangnya.

Lebih lanjut Sekda Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas kehadiran DPRD Provinsi di Kabupaten Badung karena pertemuan ini dapat dijadikan momentum berdiskusi terutama dalam menyikapi kesiapan Badung dan Bali pada umumnya menghadapi wabah Covid-19. Diharapkan dari hasil diskusi, antara Badung dan Bali ada kesamaan terutama dalam menyikapi kesiapan fiskal dalam upaya mengatasi wabah ini. “Mudah-mudahan hasil dari pertemuan ini dapat dijadikan satu bahan, referensi buat DPRD Bali untuk dibicarakan lebih lanjut di tingkat provinsi, sehingga menjadi hasil kajian yang akan dijadikan dasar dalam penanganan Covid-19 termasuk kesiapan fiskal yang kita lakukan di Bali, ” jelasnya.

Dijelaskan pula, harus disadari sampai kapan penyebaran kasus Corona tidak bisa diprediksi, sementara disatu sisi terjadi keterbasan fiskal. Bila dalam kondisi terburuk pun nanti, pemerintah harus wajib hadir untuk masyarakat dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Ini harus dipikirkan bagaimana memberikan strategi didalam menyikapi hal itu, terutama dari jaring pengaman sosial.

Lebih lanjut Sekda Adi Arnawa menyebutkan, dalam penanganan Covid-19 di Badung, Bupati telah mengambil beberapa kebijakan diantaranya; pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Badung meliputi menggratiskan pembayaran PDAM untuk rumah tangga dan sosial selama 3 bulan, pemberian sembako untuk masyarakat terdampak, insentif untuk masyarakat Badung yang di PHK dan atau dirumahkan termasuk sektor informal, menyiapkan rumah singgah untuk PMI/ABK, pembiayaan BPJS, pengadaan APD dan insentif kepada tenaga medis serta pemberian masker kepada masyarakat. “Itu semua merupakan bagian kesiapan kita di Kabupaten Badung dalam menghadapi covid-19. Mudah-mudahan kebijakan ini segera dapat dieksekusi, namun karena dibatasi regulasi tidak bisa langsung semuanya, itu harus proforsional,” imbuhnya.

Anggota DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya, mengatakan, maksud dan tujuan kunjungan ke Badung, untuk mendapatkan penjelasan terkait langkah-langkah yang telah dilakukan dalam upaya penanganan wabah Covid-19. Karena dari mewabahnya Covid-19, Badung menjadi salah satu daerah yang sangat terdampak dan paling berat bila wabah ini berlangsung cukup lama. Untuk itu perlu dari sekarang solusi apa yang harus dipikirkan oleh kabupaten maupun provinsi. Dijelaskan pula Provinsi Bali sudah ada kebijakan dari Gubernur bagaimana dana bantuan ke desa adat tersebut dapat digunakan untuk penanganan Covid-19 tentunya harus dikontrol oleh kabupaten.

Dari pertemuan ini, masukan yang disampaikan akan kembali dibahas di Dewan sehingga akan menjadi sebuah rekomendasi Dewan untuk disampaikan ke Gubernur dan dilanjutkan ke pemerintah pusat. (HB)

Toko, Rumah dan Mobil CRV Hangus Terbakar di Sumerta

0
TERBAKAR-Bangunan yang terbakar hanya meninggalkan puing-puing.

Denpasar, baliwakenews.com-Raungan sirine mobil pemadam kebakaran BPBD Kota Denpasar memecah keheningan malam di Jalan Kembang Matahari No. 11, Sumerta, Denpasar Timur (Dentim), Kamis (23/4/2020). Di lokasi itu, dua toko, bangunan rumah dan satu unit mobil Honda CRV terbakar. Ratusan juta rupiah kerugian yang diderita pemilik toko dan bangunan dalam musibah tersebut.

Menurut sumber polisi, kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh seorang pembantu rumah tangga Ni Gusti Ayu Budiasih, yang tinggal di belakang toko. Saksi saat itu sedang duduk di teras rumah dan melihat lampu di toko depan tiba-tiba padam. “Saksi mengintip dari lubang ventilasi dan ternyata ada kobaran api serta asap dari dalam toko,” ucapnya, Jumat (24/4/2020).

Saksi bergegas keluar menuju jalan dan berteriak kebakaran. Selanjutnya masyarakat sekitar berusaha membuka roling door toko untuk memadamkan api. Namun pintu toko tidak bisa dibuka. Kemudian masyarakat berusaha masuk dari pintu belakang dengan cara menjebolnya. Mereka sempat berusaha memadamkan api, namun tetap menyala dan semakin besar sehingga menjalar ke bangunan rumah dibagian kebelakang.

Dalam peristiwa tersebut, dua toko yang menjual alat sembahyang serta sembako dan bangunan, surat-surat kendaraan, kartu ATM BRI dan uang tunai Rp 2 juta hangus terbakar. Termasuk satu unit mobil Honda CRV DK 1802 HC milik pemilik rumah yang juga dilalap api.

Sementara Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Made Sukadi mengatakan, kerugian pasti masih didata. Penyebab pasti kebakaran tersebu belum dipastikan. “Dugaan awal, antara dupa atau konsleting listrik,” tegasnya. BW-03