Wacana Optimalkan Peran LPD Sebagai Antisipasi Dampak Sosial, Begini Reaksi Fraksi Golkar Badung

0
RAPAT-Wakil Ketua DPRD Badung, Wayan Suyasa yang didampingi Ketua Fraksi Golkar, IGN Saskara serta sejumlah anggota seperti Ni Luh Made Mediastuti, Ni Ketut Suweni, Nyoman Suka , Nyoman Karyana dan AAN Ketut Agus Nadi Putra saat menggelar rapat fraksi di DPRD Badung.
Mangupura, baliwakenews.com
 
Keinginan Pemerintah Kabupaten Badung untuk menggerakan  Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai antisipasi dampak wabah virus corona ditanggapi  Fraksi Golkar DPRD Badung. Pihaknya  meminta jaminan  dari pemerintah dalam penerapan wacana membuat, LPD di Kabupaten Badung tidak bangkrut nantinya.
 
Wakil Ketua DPRD Badung, Wayan Suyasa Kamis (30/4) mengatakan, menggunakan dana LPD untuk antisipasi dampak  wabah virus corona,  sangat lah tidak tepat. “Kami meminta pemerintah jangan dulu mengutak-atik dana LPD untuk penagggulangan wabah virus corona ini. Jangan dulu bermain  ke ranah pendanaan dari LPD, mereka juga saya rasa kesusahan dengan kondisi sekarang ini,”ujarnya.
 
Lebih lanjut  Suyasa yang didampingi Ketua Fraksi Golkar, IGN Saskara  serta sejumlah anggota seperti Ni Luh Made Mediastuti, Ni Ketut Suweni, Nyoman Suka , Nyoman Karyana dan AAN Ketut Agus Nadi Putra juga mengatakan,  lebih baik Pmerintah yang memberikan perhatian ke pihak LPD. “Kalau boleh saya ususl mari kita duduk bersama semua stakeholder pariwisata dan instansi terkait untuk membahas masalah ini, terus terang kami belum sepakat menggun akan dana LPD untuk antisipasi dampak wabah virus corona ini meski pemerintah yang nanti menanggung hutang  masyarakat yang meminjam uang di LPD tersebut. Karena tidak semua LPD di Badung memiliki asset dan uang banyak  sperti LPd-LPD di daerah Badung Selatan, bagaimana di LPD di Badung Utara? Merka masih butuh bantuan dana dari pemerintah,”ungkapnya. 
 
LPD merupakan asset karma Adat  diwilayah atau  wewidangan desa adat , biarkan  mereka yang mengurus karma adatnya. “Jika memaksa menggunakan dana LPD untuk antisipasi dampak wabah ini, pemerintah juga harus menjamin likuiditas LPD sehingga LPD juga tidak boleh kekurangan dana. Jika nanti hutang masyarakat ini dibayarkan di ntahun 2021 apakah pemerintah menjamin  keuangan kita ditahun 2021 ini akan membaik ?. sekarang saja Judah tidak mencapai target dan banyak yang harus terasionalisasi akibat dari pelemahan ekonomi dunia dampak virus corona ini,”paparnya. BW-05

Wabup Suiasa Hadiri Penyerahan Bantuan di Pecatu, Nilai Bantuan Desa Adat Pecatu untuk Krama Rp 1,286 Miliar

0
Wabup Suiasa menghadiri acara penyerahan bantuan yang diselenggarakan Desa Adat Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan bertempat di halaman parkir Pasar Adat Pecatu, Kamis (30/4).

Mangupura, baliwakenews.com

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dan Sekda Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri acara penyerahan bantuan yang diselenggarakan Desa Adat Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan bertempat di halaman parkir Pasar Adat Pecatu, Kamis (30/4). Suiasa dan Adi Arnawa hadir di kegiatan sosial tersebut selaku krama utama desa adat setempat. Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa kembali mengingatkan masyarakat pentingnya mengikuti imbauan pemerintah dalam pencegahan Covid-19.

Desa Adat Pecatu menyerahkan bantuan bahan pokok kepada seluruh KK di wilayah desa adat tersebut. Jenis bantuan berupa beras, telur dan minyak goreng. Tak tanggung-tanggung, total nilai bantuan yang diserahkan saat itu senilai Rp 1,286 miliar. Dana yang digunakan berasal dari kas desa adat.

Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta mengungkapkan bantuan sembako diserahkan kepada 19 tempekan (kelompok) se-Desa Adat Pecatu berupa paket 1 yang diberikan kepada masyarakat, pengarep, KK mandiri dan pensiunan sejumlah 2283 paket dengan rincian masing-masing paket berisi 25 kg beras, 2 liter minyak goreng dan 2 kerat telor ayam. Sedangkan paket 2 yang diberikan kepada janda/duda/ yatim piatu sejumlah 553 paket dengan rincian berisi 10 kg beras, 1 litter minyak goreng dan 1 kerat telor ayam. Acara penyerahan sembako dilaksanakan Kuta Selatan Badung, Kamis, 30 April 2020. Pada acara tersebut juga diserahkan masker sumbangsih dari jro Kuta sebanyak 3000 masker dan dari Desa adat sebanyak 8.500 masker. Dengan demikian, seluruh krama desa adat dan pendatang di Desa Adat Pecatu yang berjumlah sekitar 8.200 orang wajib mengenakan masker terutama saat berada di luar rumah.

“Selama ini kami sudah terus berupaya membantu kebutuhan warga karena kami sadar semua warga terdampak pandemi Covid-19. Ini dikarenakan sebagian besar warga mata pencahariannya di sektor pariwisata,” kata Sumerta yang juga Ketua Komisi IV DPRD Badung ini.

Ditambahkannya, bantuan ini tidak hanya sekali. Pihaknya akan kembali mengevaluasi dan menyiapkan bantuan untuk tahap berikutnya, menyesuaikan kondisi. “Kita tentu berharap Covid-19 segera berakhir. Namun jika nantinya wabah ini berkepanjangan, kami akan kembali menyalurkan bantuan untuk warga,” tegasnya.

Sementara itu, Ketut Suiasa baik selaku Wabup maupun krama utama Desa Adat Pecatu menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian prajuru Desa Adat Pecatu terhadap nasib kramanya. Pihaknya pun berharap kegiatan semacam ini bisa ditiru di daerah lain.

Lebih lanjut Suiasa kembali menekankan pentingnya kedisiplinan masyarakat terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Pihaknya meminta masyarakat tidak meremehkan imbauan pemerintah. Sebab, jika masyarakat bandel atau bengkung, maka penyebaran virus akan sangat sulit dihentikan.

“Kalau kita bengkung, ini akan lama. Sampai kapan Covid-19 ini berlangsung, itu tergantung sampai kapan kita bisa disiplin. Jadi, pakai selalu masker, tinggal di rumah kecuali kalau ada keperluan mendesak, juga jangan lupa selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Suiasa.

Turut hadir Camat Kuta Selatan I Gede Artha, Plt. Perbekel Wayan Sujaka, Pengelingsir Jero Kuta AA.Ngurah Joko, Bendesa Adat Pecatu  I Made Sumerta, Kelian Adat dan Kepala Lingkungan, tokoh masyarakat Pecatu serta masyarakat penerima sembako. (HB)

Polda Bali dan Farmasi Unud Distribusikan Ribuan Liter Disinfektan Ramah Lingkungan

0
DISINFEKTAN RAMAH LINGKUNGAN-digunakan saat wabah corona ini, berbahan ramah lingkungan bahkan tidak perih di mata.

Denpasar, baliwakenews.com

Belakangan hampir sebagian besar disinfektan dibuat dari bahan campuran zat kimia. Namun tidak demikian dengan disinfektan yang diracik Polda Bali dengan Fakultas Farmasi Unud. Yakni Cairan berbahan ramah lingkungan bahkan tidak perih di mata.

Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan, didampingi Dansat Brimob Kombes Adriansyah Daulay, Kamis (30/4/2020) di Polresta Denpasar mengatakan, setelah selesai diracik, ribuan liter disinfektan hasil produksi kerjasama Kapolda Bali dan Unud disalurkan ke polres dan polsek se Bali. “Disinfektan ini aman dan tak berbahaya untuk kulit, mata dan sebagainya. Beda dengan disinfektan umumnya. Saya sudah coba dengan cara membasuh muka. Dan ternyata aman dan tak perih di mata,” ucapnya.

2400 liter disinfektan untuk disemprot ke daerah zona merah penyebaran virus corona di seluruh Bali. “Disinfektan ini diambil oleh masing-masing Kasat Shabara Polres. Ya ini segara kami suruh semprotkan,” tegasnya.

Sementara bagian Fakultas Farmasi Unud, Dewa Ayu Swastini mengatakan, kebanyakan disinfektan yang beredar selama ini, berbahan tak ramah lingkungan yakni pemutih baju. “Kami memakai bahan baku untuk obat tetes mata dan tetes telinga. Dengan beberapa bahan lain kita formulasikan sehingga menjadi cairan disinfektan,” jelasnya. BW-03

Sosialisasi “Cari Aman, Cari Sehat” Dengan Bagikan Masker

0
BAGI MASKER - Team safety Riding Astra Motor Bali, saat melakukan pembagian masker dan PDSA safety riding kepada pengunjung dan pedagang.

Denpasar, baliwakenews.com

Di tengah kondisi melawan virus corona, semua pihak melakukan berbagai cara untuk pencegahan. Mulai dari mengurangi aktivitas di luar rumah, menjaga pola hidup bersih dan sehat, tidak menghadiri perkumpulan dengan banyak orang dan selalu menggunakan masker. Sebagai bentuk kepedulian akan kesehatan masyarakat, team safety Riding Astra Motor Bali, melakukan pembagian masker dan PDSA safety riding kepada pengunjung dan pedagang.

Untuk lokasi yang disasar di titik strategis, di antaranya di Pasar Kuta , Pasar Yadnya Blahbatuh Gianyar, dan Pasar Pancasari Buleleng yang dilakukan secara bertahap dalam seminggu sejak, 20 April lalu. Dalam kegiatan tersebut, team safety riding juga on the spot memberikan edukasi tentang pentingnya menggunakan helm plus masker saat naik sepeda motor. Selain itu, informasi untuk tetap jaga jarak saat berkendara dikeramaian maupun saat berhenti di lampu merah menjadi poin penting dalam usaha memutus rantai peyebaran virus corona.

Di sela-sela kegiatan membagikan 100 masker ini, team safety riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, menekankan kepada masyarakat arti penting keselamatan dimulai dari diri sendiri sembari mengkampanyekan #Cari_Aman Cari Sehat. Dalam kegiatan ini, masih ada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah apalagi berada di pasar walaupun hanya sekadar untuk membeli keperluan bahan makanan.

Sementara Safety Riding dan Community Promotion Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi, menyebutkan kegiatan yang dilakukan ini sejalan dengan imbauan pemerintah untuk selalu menggunakan masker setiap berada di luar rumah.


“Melalui campaign #Cari Aman, Cari Sehat, pembagian masker kami berikan sekaligus mengedukasi masyarakat untuk tetap jaga jarak ketika berkendara. Kami berharap semua masyarakat bersama-sama secara mandiri menjaga kesehatan,” ujar Iswahyudi. BW-02

Paripurna Interen Dewan Badung, Sahkan Ranperda PPNSB Jadi Perda

0
PARIPURNA INTERN-Rapat Paripurna Interen DPRD Badung yang dipimpin Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, Wakil Ketua DPRD Badung, Made Sunarta dan didampingi Sekwan Badung,I Gusti Agung Made Wardika di ruang Bapemperda DPRD Badung.

Mangupura,baliwakenews.com

Meski aktifitas lebih banyak tinggal di rumah, namun kegiatan agenda di DPRD Badung masih tetap menggeliat untuk menyelesaikan tugas-tugas sebagi wakil rakyat. Seperti pada Kamis (30/4). Para Dewan badung ini kembali melakukan rapat paripurna intern untuk membahas jadawal kegiatan di bulan Mei dan pengesahan rancangan Perda inisiatif DPRD Badung yakni Ranperda Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) menjadi Perda. Pengesahan Perda tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Badung, Putu Parwata didampingi Wakil Ketua , Made Sunarta dan Sekwan Badung, I Gusti Agung Made Wardika bersama sejumlah DPRD Badung lainnya melalaui rapat dengan vedio conrence.

Ketua DPRD Badung, Putu Parwata yang dihubungi usai rapat paripurna intern tersebut mengatakan, pembahasan rapat ini membahas sejumlah agenda dewan di bulan Mei 2020. Termasuk juga mengeshkan sejumlah ranperda menjadi Perda . “Kegitatan di Dewan badung tidak banyak berubah karean dilakukan oleh pimpinan dewan serta alat kelengkapan dewan. Kalau alat kelengkapan dewanya tidak ada dijalankan oleh pimpinan dewan jadi semuanya bisa berjalan dengan lancar walaupun semuanya bekerja dirumah,”ujarnya.

Agenda di bulan Mei , kata Politisi PDI Perjuangan tersebut, masih sama dengan bulan April, tidak banyak. “Kita bekerja dirumah saja dengan teleconfren , namun ada tambahan yakni kita mengesahkan Perda PPNSB sudah disahkan tadi yakni Perda Sandang, Perda Papan, Perda Pangan, Perda Pariwisata dan Perda Kesehatan, Perda Pendidikan, Perda Jaminan Sosial dan Perda Seni, adat dan Budaya. Selain itu, agenda dewan untuk keluar daerah juga masih kita tiadakan mengingat wabah virus korona masih seperti sekarang ini belum pulih. Kita restrukturisasi anggaran untuk kepentingan penganan wabah virus corona ini dulu,”terang Parwata. BW-05

Akses Jalan Surabi Kesiman Ditutup Terbatas dan Wajib Masker

0
TUTUP TERBATAS - Pecalang Banjar Dajan Tangluk, Kelurahan Kesiman saat berjaga dalam penutupan terbatas di Jalan Surabi, Jumat (30/4/2020).

Denpasar, baliwakenes.com

Untuk mencegah penyebaran virus corona, Banjar Dajan Tangluk, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur mengadakan penutupan lingkungan terbatas, penutupan lingkungan penuh dan wajib masker. Penutupan terbatas di lingkungan Jalan Surabi dilakukan pada, Kamis (30/4/20) pukul 07.00 Wita sampai pukul 21.00 Wita. Sedangkan pada malam harinya, tepatnya pada pukul 21.00 Wita sampai pukul 07.00 Wita, dilakukan penutupan lingkungan penuh.

Penutupan terbatas yang dilakukan ini, melibatkan pecalang Banjar Dajan Tangluk yang dibagi dalam dua shift. Dalam surat Prajuru Banjar Dajan Tangluk yang ditembuskan ke warga terdapat beberapa poin, yakni penutupan dilaksanakan dimulai pada, 30 April 2020. Pada pukul 07.00 Wita sampai pukul 21.00 Wita dilaksanakan penutupan terbatas dan dilanjutkan pada pukul 21.00 Wita sampai 07.00 Wita dilaksanakan penutupan penuh. Untuk krama yang memiliki saudara atau kerabat dan handai tolan supaya tidak meneriman kunjungan untuk sementara waktu, selalu menggunakan masker dan menjaga kebersihan lingkungan.

Kelihan Banjar Dajan Tangluk, AA Ngurah Bagus Indraprasta, mengatakan walaupun di wilayahnya tak ada kasus positif covid-19, namun langkah antisipasi tetap dilaksanakan. “Aktivitas warga malam hari tidak ada. Siang hari masih bisa normal, tapi batasi kunjungan dan wajib masker. Hal ini juga telah dilakukan sosialisasi ke warga dan koordinasi dengan Kelurahan Kesiman dan Desa Adat Kesiman,” ujarnya.

Sementara Lurah Kesiman, Gusti Ayu Made Suryani, memberikan apresiasi yang dilakukan Banjar Dajan Tangluk di dalam melakukan pencegahan penyebaran virus corona. ”Dari 13 banjar dan satu kelompok di Kelurahan Kesiman baru tiga banjar yang melakukan hal ini, yaitu Banjar Ujung, banjar Kebonkuri Tengah dan Banjar Dajan Tangluk. Kami harapkan banjar lainnya di kelurahan melakukan hal ini dan tetap menjalin koordinasi,” tandasnya. BW-02

Di Buleleng, Sejumlah Restoran Langgar Durasi Beroperasi

0
Di Buleleng, Sejumlah Restoran Langgar Durasi Beroperasi

Buleleng, baliwaknews.com
Di Kabupaten Buleleng masih ditemukan restoran yang melewati durasi beroperasi. Ini terpantau dalam patroli gabungan antara Kodim 1609/ Buleleng Bersama Satpol PP Buleleng, Rabu (29/04) malam, yang digelar dalam rangka penertiban penerapan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Patroli ini dikomandoi Kasdim 1609/Buleleng, Mayor Kav I Nyoman Arya Jayantara. Selain restoran yang melampaui batas waktu operasi, juga ditemukan warga berkerumun.

Lantaran menggar, pemilik restoran telah diberikan tindakan berupa imbauan. Para pemilik restoran dan juga masyarakat diajak untuk ikut mendukung pencegahan penularan Covid-19. Kasdim menjelaskan, patelroli ini berlangsung dimulaui dari Jl. Ahmad Yani, Pantai Penimbangan, Pemaron, lalu menuju ke kawasan wisata Lovina. “Dari Lovina petugas kembali menuju kota, melalui jalur tengah dengan melewati Tukad Mungga, Anturan, Baktiseraga, Banjar Tegal,” ujarnya.

Selanjutnya patroli melintasi Jl. Pahlawan, Jl. Ngurah Rai, Jl. Letkol Wisnu dan kembali ke Makodim 1609/Buleleng di Jl. Gajah Mada. Kasdim mengatakan, bersama instansi pemerintah, pihaknya terus melakukan pendekatan persuasif dalam mengoptimasi penerapan protokol. “Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui patroli ini,” kata Kasdim. Dalam patroli ini, kata Kasdim, bila ada masyarakat yang belum sadar diberikan peringatan secara persuasif.

“Kalau ada hal-hal yang tidak berkenan, jangan emosi, cukup kita foto dan menegur secara persuasif,” katanya. Dalam membangun komunikasi dengan masyarakat, pihaknya menekankan bahwa kedisiplinan merupakan demi keselamatan orang banyak. BW-06

Satroni Toko Modern di Jalan Kuta, Perampok Berpistol Gasak Uang di Kasir

0
Satroni Toko Modern di Jalan Kuta, Perampok Berpistol Gasak Uang di Kasir

Mangupura, baliwakenews.com

Di tengah tingginya angka PHK saat wabah virus corona kasus kriminalitas mulai bermunculan. Usai kasus pembobolan sejumlah sekolah, kini kasus perampokan terjadi di Jalan Kunti, Seminyak, Kuta, Rabu (29/4/2020) sekitar pukul 19.25.

Informasi dihimpun, pelaku berbadan kekar dengan memakai helm dan menodongkan senjata pistol masuk ke salah satu Circle K di Jalan Kunti. Tanpa basa-basi, pelaku yang mengenakan kaos lengan panjang masuk dan langsung menodongkan pistol ke arah karyawan. “Seluruh uang di laci, hasil penjualan digasak pelaku,” beber sumber, Kamis (30/4).

Pelaku lantas bergegas pergi dengan mngendarai sepeda motor. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Kuta. Saat ini polisi masih mengejar pelakunya. BW-03

Selundupkan Sabu ke LP, Penjaga Lapas Asal Bangli “Ngeling Sigsigan”

0
MENANGIS- Luh Eka Ratna Paramita (26) saat diperiksa petugas Sat. Resnarkoba Polres Badung.

Mangupura, baliwakenews.com

Entah apa yang ada dibenak Luh Eka Ratna Paramita (26). PNS yang bertugas sebagai penjaga tahanan di Lapas Perempuan Kelas II A, Denpasar atau LP Kerobokan itu nekat menyelundupkan sabu untuk salah satu napi. Namun apes, aksinya terendus pertugas dia lantas ditangkap di depan pintu lapas, Selasa (28/4).

Kasus tersebut terungkap berawal dari adanya pemeriksaan di areal Penjaga Pintu Utama (P2U) dalam Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar, Selasa (28/4) sekitar pukul 19.00. “Saat itu tersangka yang juga merupakan petugas jaga, turut menjalani pemeriksaan wajib di areal P2U,” kata Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, didampingi Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar AKP I Wayan Sujana, Rabu (29/4).

Dalam pemeriksaan itu, petugas melihat charger HP yang bentuknya aneh di tas perempuan asal Temuku, Bangli itu. Setelah charger itu dibuka, ditemukan plastik klip yang di dalamnya berisi kristal bening diduga sabu-sabu (SS). Kemudian saat SS itu ditimbang, memiliki berat 4,83 gram. “Tersangka masih mendalami pemeriksaan di Mapolres Badung,” bebernya. BW-03

 

Cegah Kecemasan di Masa Pandemi Virus Corona, Diskes Denpasar Bagikan Tips Jaga Diri Tetap Sehat Jiwa

0
Luh Gde Gresia Arselina

Denpasar, baliwakenews.com

Pandemi virus corona tidak hanya mengancam kesehatan fisik, namun juga kesehatan mental. Bahkan semenjak meluasnya pandemi yang menjangkiti semua negara di dunia, menimbulkan rasa cemas, takut bahkan panik. Karena itu, Dinas Kesehatan Kota Denpasar bersama Komunitas Teman Baik  memberikan Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial (DKJPS) melalui 6 tips menjaga diri supaya tetap sehat jiwa di masa pandemi virus ini.

Petugas Pelaksana Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Luh Gde Gresia Arselina, mengatakan terdapat 6 tips yang diberikan, yakni pertama kenali reaksi wajar artinya sadari dalam kondisi situasi pandemi sesekali merasa cemas, khawatir, jengkel, lelah dan pesimis merupakan reaksi wajar. Namun reaksi emosi atau perasaan ini, berubah seiring perubahan situasi dan perubahan aktivitas. Reaksi emosi yang menetap dalam waktu lama, dengan upaya perubahan apa yang dipikirkan yang dilakukan bisa memicu gangguan mental. Yang kedua, yakni segera buat keseimbangan pola aktivitas yang baru. Di mana rencana pola kerja yang baru saat di rumah aja. “Pilih 3 target tiap harinya untuk dilakukan selama seminggu, seperti tugas kantor atau sekolah, tugas rumahan ataupun kegiatan santai, buatlah jurnal untuk aktivitas, jalankan hobi-hobi baru yang bisa dikerjakan di rumah dan bagikan aktivitas baru ini ke teman baik,” kata Gresia Arselina, Rabu (29/4/2020).

Ketiga, yakni sadari kebutuhan tidur dalam artian tetapkan waktu tidur di waktu yang serupa, hindari tidur siang karena akan membuat sulit tidur saat malam, jauhkan gawai saat malam hari waktu tidur, relaksasi sebelum tidur dan refleksi diri tentang aktivitas harian hari ini. Untuk tips keempat, yakni tetap terhubung dengan support system, di mana physical distanching bukan emotional distancing, kontak dan terhubung dengan minimal 1 orang yang dusayangi tiap harinya walau hanya dalam waktu singkat, pilih vidio call ataupun voice call dari pada chat biasa, curahkan apapun perasaanmu, bisa nonton film online bersama atau main  game online bersama teman baik. Tips kelima, yakni batasi informasi artinya batasi penggunaan sosial media, pilih berita Covid-19 hanya dari portal berita yang akurat dan terpecaya, batasi konsumsi berita Covid -19, ganti keinginan membaca berita dengan membaca buku dengan topik kesukaan, serta keenam hindari kompensasi negatif. Artinya hindari konsumsi alkohol dan rokok untuk mengatasi kebosanan atau reaksi cemas, hindari juga perilaku yang menyebabkan kecanduan seperti judi online dan mencari layanan dukungan kesehatan jiwa dan psikososial.

Ditambahkan Gresia, tips yang diberikan Dinas kesehatan bersama Komunitas Teman Baik berawal dari mau menyelenggarakan pogram dukungan kesehatan jiwa dan psikososial, mengingat selama menangani pandemi vitus corona semua lebih fokus pada pemeriksaan pasien. Namun masalah psikososial yang dihadapi masyarakat dan petugas kesehatan belum pernah yang konsen terkait itu. Dengan tips ini, diharapkan bisa bermanfaat mengingat dalam Komunitas Teman Baik ada beberapa kumpulan psikolog, psikiator dan relawan terlatih termasuk dirinya sendiri. “Relawan terlatih itu telah dilatih untuk memberikan curhat one on one yang sudah dibuka pada, 22 Maret tentang psikososial pada pasien yang terdampak virus corona. Kami juga telah menangani 30 kasus pada curhat one on one, hal itulah dasar kami di Dinas Kesehatan  membuat kegiatan itu,” ujarnya.

Supaya masyarakat bisa mendapatkan layanan dukungan kesehatan jiwa dan psikososial, pihaknya akan mensosialisasikan di instagram Diskes Kota Denpasar. Kontak pesan yang bisa dihubungi masyarakat umum, tenaga kesehatan, tenaga TNI/Polri, PMI maupun masyarakat yang sudah positif Covid-19, karena semua orang akan rentan dan mengalami kecemasan dan bisa menganggu aktivitas mereka. “Mereka bisa mengubungi nomor yang akan kami informasikan lewat instagram Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Dengan menghubungi kontak pesan admin akan mengarahkan dengan memberikan form melalui whatsapp atau SMS agar bisa menentukan waktunya kapan bisa dihubungi oleh relawan yang terlatih karena konseling diberikan secara online,” tandasnya. BW-02

Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani Pemulangan 5 Ribu Pekerja Migran Indonesia

0
Pekerja Migran: Pekerja Migran Indonesia saat tiba di bandara Ngurah Rai dan mengikuti pengecekan oleh KKP dan Satgas Covid-19

Mangupura, Baliwakenews.com
Sebanyak 4.960 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai pekerja migran tercatat telah kembali ke Indonesia melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali.
Dalam pencatatan yang dilakukan sejak tanggal 23 Maret hingga 27 April tersebut, para pekerja migran yang bekerja di berbagai negara tersebut pulang kembali ke Indonesia melalui 27 penerbangan charter khusus.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado. “Penerbangan pemulangan kembali WNI yang kami layani hingga saat ini telah mencapai jumlah 27 penerbangan, dimulai dari penerbangan LOT Polish Airlines dengan nomor penerbangan LO8535 pada 23 Maret lalu, hingga penerbangan terakhir hingga saat ini, yaitu penerbangan Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA4046 pada Senin, 27 April kemarin,” ujar Herry.
“Total, hingga saat ini kami telah melayani tak kurang dari 4.960 WNI yang pulang kembali ke Indonesia melalui Bali dengan penerbangan charter khusus ini. Diperkirakan, jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan penambahan permintaan unscheduled rescue flight,” tambahnya.
Sebanyak 11 maskapai penerbangan dari berbagai negara tercatat terlibat dalam 27 penerbangan pemulangan WNI tersebut, yaitu LOT Polish Airlines, LATAM Airlines, Qatar Airways, Wamos Air, Air Europa, NEOS Air, Ethiopian Airlines, Smartwings, AirAsia X, Garuda Indonesia, serta Air Cairo.
“Penerbangan Wamos Air EB9420 dari Athena, Yunani, menjadi penerbangan dengan pengangkutan WNI terbanyak dalam satu penerbangan, yaitu mencapai 439 penumpang,” terang Herry.
“Dengan penumpang sebanyak ini, tentunya langkah-langkah antisipasi telah dilakukan, terutama terkait penanganan pemeriksaan penumpang. Para petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) serta dari Tim Satgas COVID-19 senantiasa bersiaga. Seluruh langkah telah dilakukan sesuai ketentuan dan SOP yang berlaku, termasuk penanganan penumpang yang menunjukkan gejala sakit,” lanjutnya.
Selain pemulangan WNI dari luar negeri, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai juga melayani penerbangan pemulangan atau repatriasi wisatawan berkewarganegaraan asing di Bali menuju negara asal. Terhitung dari tanggal 8 Februari hingga 27 April, sebanyak 22 penerbangan repatriasi yang mengangkut sedikitnya 3.408 WNA dari berbagai negara telah terlayani.
“Penerbangan repatriasi yang pertama adalah dari Pemerintah Cina yang memulangkan sebanyak 61 warga negara Cina untuk kembali ke kota Wuhan melalui penerbangan China Eastern MU799 di tanggal 8 Februari. Terakhir, kami melayani penerbangan pemulangan 242 WNA menuju kota Samara di Rusia melalui penerbangan Rossiya Airlines FV6296 di tanggal 27 April lalu,” ujar Herry.
Tercatat, sebanyak 14 maskapai penerbangan internasional telah melayani penerbangan repatriasi tersebut, yaitu China Eastern, LOT Polish Airlines, Avion Express, Condor Airlines, Qatar Airways, Air Europa, NEOS Airlines, Smartwings, Rossiya Airlines, Sunday Airlines, Air Yakutia, UTAir, Garuda Indonesia, dan Air Cairo.
“Melalui aturan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No PM 25 Tahun 2020 di pasal 20 ayat 1, pengecualian larangan operasional penerbangan diberikan terhadap operasional penerbangan repatriasi yang melakukan pemulangan Warga Negara Indonesia maupun warga negara asing. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan bandar udara tetap beroperasi situasi pandemi ini. Tentunya, kami secara terus menerus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait penanganan penumpang, baik WNI yang kembali dari luar negeri, ataupun wisatawan mancanegara yang pulang kembali ke negaranya. Prosedur penanganan tentunya telah disesuaikan dengan SOP yang berlaku,” tutup Herry. BW-04

Optimalkan Peran LPD Sebagai Antisipasi Dampak Sosial

0
Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa.

Mangupura, baliwakenews.com

Pandemi Covid-19 di Bali belum bisa diprediksi berakhir, karena ada kecederungan warga yang terpapar mengalami peningkatan. Disisi lain, fiskal pemerintah terus berkurang, selain karena sebagian besar anggaran diarahkan untuk penanganan Covid-19, sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) juga telah mati suri. Seperti Kabupaten Badung yang 80 persen PAD-nya dari sektor pariwisata. Bagaimana kalau cadangan fiskal habis dan pandemi masih berlanjut?

Sekertaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan pemerintah harus memiliki opsi jika pandemi berkepanjangan. “Yang kita pikirkan sekarang bukan hanya penanggulangan Covid-19 saja, tapi juga dampak sosial yang diakibatkan. Misalnya masalah kebutuhan pangan untuk masyarakat,”Kata Adi Arnawa di Puspem Badung, Rabu (29/4).

Dalam kondisi overmacht atau memaksa, lanjut Adi Arnawa, dimana pandemi berkepanjangan dan pemerintah sudah tidak memiliki anggaran, disinilah harus ada opsi dari pemerintah.  “Pandemi berkepanjangan, masyarakat banyak kehilangan pekerjaan, masyarakat juga butuh pangan. Harus ada opsi dalam kondisi overmacht, pemerintah bisa saja mengeluarkan surat hutang, tapi kami memiliki pemikiran memaksimalkan peranan LPD (Lembaga Perkreditan Desa) milik Desa Adat,” terangnya.

Mengapa LPD, karena menurut Pejabat asal Pecatu ini akan terjadi multiplayer effect yang baik, untuk LPD itu sendiri maupun untuk masyarakat. Bagaimana mekanismenya? LPD di Badung yang memiliki dana yang cukup besar, bisa mendanai kebutuhan pangan masyarakat setempat. Penggunaan dana LPD ini akan dipertanggungjawabakan atau menjadi tanggungjawab pemerintah, baik pokok maupun beban bungannya.

“Misalkan tiap kepala keluarga kebutuhannya Rp 250 ribu per minggu atau Rp 1 juta per bulan. Dana inilah yang diambil dari LPD, dan dikelola oleh banjar atau perbekel yang digunakan untuk membeli sembako,”terangnya. Pembelian sembako dan bahan pangan, juga wajib dari wilayah setempat, agar hasil produksi petani dapat disalurkan. Disisi lain perputaran dana di LPD tetap bisa berlangsung.

 “Perlu kami tegaskan, opsi ini tidak ada pembebanan ke masyarakat. Untuk pembayaran ke LPD baik pokok maupun bunga menjadi tanggungjawab pemerintah. Mekanismenya bisa berupa bansos yang dialokasikan pada tahun anggaran selanjutnya. Misalkan opsi ini dilaksanakan tahun 2020, maka anggarannya akan dipasang tahun 2021,” tandasnya. (HB)

Total 48 PMI Di Rumah Singgah Sudah Diperbolehkan Pulang

0
Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung disaat melaksanakan rapid test yang bertempat di Wantilan Gedung DPRD Badung, Rabu (29/4).

Mangupura, baliwakenews.com

Setelah sebelumnya sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dikarantina di sebuah hotel di kawasan Kuta yang dimanfaatkan sebagai rumah singgah diperbolehkan pulang, hari Rabu (29/4) kemarin kembali 16 orang PMI yang dikarantina di hotel tersebut sudah diperbolehkan pulang setelah mengikuti protokol kesehatan dan menjalani masa karantina selama 14 hari. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan dr. I Nyoman Gunarta selaku Koordinator Satuan Tugas Operasi dalam Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid -19 Kabupaten Badung, Rabu (29/4) kemarin.

Lebih lanjut dr. Gunarta mengatakan sebelumnya pada hari Senin (27/4) lalu sebanyak 16 orang PMI sudah diperbolehkan pulang dan pada hari Selasa (28/4) bertambah sebanyak 16 orang juga sudah diperbolehkan pulang. “Jadi total 48 orang PMI yang sudah diperbolehkan pulang dari rumah singgah tersebut sehingga yang tersisa sekarang tinggal 7 orang,” kata birokrat asal Sibanggede ini seraya berharap yang tersisa ini semoga juga hasilnya negatif dan memenuhi protokol kesehatan sehingga bisa mengikuti jejak rekannya yang sudah terlebih dahulu pulang ke rumahnya masing-masing.

Sementara itu  Kepala Seksi Surveilance dan Imunisasi Diskes Badung I Gusti Agung Alit Naya mengatakan berkaitan dengan upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Badung, Dinas Kesehatan selaku bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung gencar melakukan rapid test terhadap orang-orang yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pelaku Perjalanan Non PMI (PP Non PMI), termasuk PMI yang menjalani isolasi mandiri di rumah (bukan yang karantina di hotel).

Ditambahkan untuk  pelaksanaan rapid test lanjutan yang bertempat di Wantilan DPRD Kabupaten Badung Puspem pada hari Rabu (29/4),merupakan rapid test lanjutan sesi ke tiga dimana rapid test dilakukan terhadap 70 orang sasaran yang terdiri dari 46 PMI yang menjalani isolasi mandiri di rumah (bukan yang karantina di hotel) dan sisanya Non PMI maupun Orang Tanpa Gejala (OTG). Dari 46 PMI ini 20 orang PMI sebelumnya sudah pernah dilakukan rapid test dan 26 orang PMI belum pernah sama sekali dilakukan rapid test.

Menurut Agung Alit Naya hasil dari rapid test terhadap 70 orang ditemukan 5 orang menunjukkan hasil reaktif, dimana dari 5 orang reaktif ini terdiri dari 4 PMI yang belum pernah sama sekali dilakukan rapid test dan 1 PMI yang sebelumnya pernah di rapid test di bandara.

“Untuk ke 5 orang yang menunjukkan reaktif tersebut, sesuai Surat Edaran Gubernur Bali maka selanjutnya dirujuk ke rumah singgah di kawasan Kuta dimana pemeriksaannya di tindaklanjuti oleh Gugus Tugas Provinsi,” katanya.

Agung Alit Naya menambahkan sebelumnya pada hari Selasa (28/4) juga telah dilakukan rapid test sesi ke-2 yang dilaksanakan di dua tempat yaitu di Wantilan DPRD dan salah satu Hotel yang dimanfaatkan sebagai rumah singgah di kawasan Kuta. “Untuk rapid test di Wantilan DPRD pada hari Selasa lalu dengan sasaran 96 orang PMI yang karantina mandiri ditemukan seorang reaktif, dimana diketahui subjek reaktif ini merupakan OTG yang pernah kontak dengan kasus sebelumnya. Sedangkan di rumah singgah di hotel kawasan Kuta tempat PMI dikarantina dilakukan rapid test terhadap 55 orang PMI dengan hasil seluruhnya negatif,” kata Agung Alit Naya yang juga selaku Koordinator Bidang Pencegahan di Satgas Dinas Kesehatan. (HB)

Wabup Suiasa Buktikan Pemerintah Selalu Ada di Tengah Masyarakat

0
Wabup Suiasa saat melakukan pemantauan Posko Gotong Royong Pencegahan Covid-19 di Desa dan Kelurahan di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (28/4) malam.

Mangupura, baliwakenews.com

Kehadiran Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang sekaligus menjabat Wakil Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Badung dengan melakukan pemantauan keliling ke Posko Gotong Royong Pencegahan Covid-19 di desa-desa membuktikan kalau pemerintah selalu ada di tengah-tengah masyarakat. “Dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, saya selaku pemerintah akan selalu hadir dan berada di tengah-tengah masyarakat guna memotivasi anggota Satgas yang bertugas serta masyarakat untuk selalu bersemangat dalam menghadapi wabah ini,” tegas Suiasa saat melakukan pemantauan Posko Gotong Royong Pencegahan Covid-19 di Desa dan Kelurahan di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (28/4). Pemantauan kali ini diawali dari Posko Satgas Gotong Royong Kelurahan Tanjung Benoa, Posko Satgas Gotong Royong Kelurahan Benoa, Posko Satgas Gotong Royong Desa Kutuh, Posko Satgas Gotong Royong Desa Ungasan,  Posko Satgas Gotong Royong Desa Pecatu dan terakhir di Posko Satgas Gotong Royong Kelurahan Jimbaran.

Lebih lanjut Wabup Suiasa mengatakan pemantauan ini disamping  mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas pengabdian para petugas satgas dalam penanganan Covid -19, juga sekaligus mendengar Iangsung perkembangan, kendala dan  hambatan yang dihadapi oleh Satgas di masing-masing posko. Untuk itu diingatkan kepada para tokoh masyarakat baik adat dan dinas untuk selalu bersinergi dalam upaya penanganan Covid-19, karena pemerintah tidak bisa bergerak sendiri tanpa adanya dukungan masyarakat.

Terkait dengan upaya-uapaya dari Pemkab Badung, Wabup Suiasa mengatakan Pemerintah Daerah telah menetapkan program-program strategis yang telah dirancang dalam Refokusing dan Realokasi anggaran untuk percepatan penanganan Covid-19,bahkan beberapa kebijakan tersebut sudah dapat direalisasikan seperti penggratisan bagi pelanggan PDAM selama 3 bulan, pemberian bantuan sembako untuk masyarakat, memberi fasilitas rumah singgah bagi PMI dan mahasiswa asal Badung yang datang dari luar negeri, menanggung kepesertaan BPJS bagi masyarakat Badung yang tidak mampu membayar serta penyediaan APD bagi tenaga medis dan Gugus Tugas.

Pada kesempatan tersebut, Suiasa tidak henti-henti menghimbau para petugas dan masyarakat untuk selalu memperhatikan kesehatan diri, tetap waspada, meningkatkan kesiapsiagaan dan menjalankan protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Tetap semangat, berfikir posistif, hidup optimis dan jangan saling menyalahkan,” tegasnya.

Dalam pemantauan tersebut, Wabup. Suiasa didampingi Kadis Damkar dan Penyelamatan Badung I Wayan Wirya bersama Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Artha. (HB)

Dua Bocah SD yang Tewas di Kolam Renang Ditemukan Berpelukan

0
TENGELAM-Dua bocah tewas tenggelam di Kolam Renang Villa Leanandra Balanggan, Selasa (28/4) sekitar pukul 17.30.

Mangupura, baliwakenews.com

Nasib malang dialami kakak adik yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Keduanya masing-masing berinisial, Nyoman PAP (6) dan Ni Kadek Di (10) asal Jl. Tukad Bajang, Br. Sawangan Nusa Dua, tewas tenggelam di Kolam Renang Villa Leanandra Balanggan, Selasa (28/4) sekitar pukul 17.30.

Menurut Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooi mengatakan, kedua kakak adi itu ditemukan salam kondisi berpelukan di kolam renang. Awalnya kedua korban diajak ke lokasi oleh I Wayan Aldi Wiryanata (21). “Saksi ke TKP untuk bertemu pacarnya. Dan dia mengajak dua korban,” ujarnya.

Lalu kedua korban ingin berenang di kolam vila. Lalu kedua korban berenang di kolam untuk anak. Sementara saksi duduk di gazebo. “Lalu saksi pergi ke toilet sekitar 10 menit karena sakit perut,” bebernya.

Saat kembali, ternyata korban tenggelam di kolam renang dewasa dalam kondisi berpelukan. Saksi lantas lompat ke kolam mengevakuasi tubuh korban. “Kedua korban sudah meninggal. Kami masih dalami keteranga saksi,” tegasnya. BW-03