Semarak Festacation 1.0 di Tabanan, Dongkrak UMKM dan Hidupkan Ekonomi Kreatif

Iklan Home Page

Tabanan, baliwakenews.com

Gemuruh musik, semarak parade budaya, hingga geliat pelaku usaha lokal mewarnai penutupan Festacation 1.0 (Festival Musik dan Parade Budaya Generasi Muda di Kabupaten Tabanan), Minggu (30/8). Berlangsung selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, di Panggung Garuda Wisnu Singasana – Taman Bung Karno Tabanan, festival ini sukses menghadirkan ruang hiburan sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat dan UMKM Tabanan.

Mengusung perpaduan parade budaya dan hiburan musik kekinian, Festacation 1.0 tahun 2026 menghadirkan penampilan Barong The Pig Black dari Desa Dajan Peken, Sekha Barong Bedik dari Desa Delod Peken, hingga aksi sejumlah band nasional seperti Kangen Band, For Revenge, Rocket Rockers, dan Stand Here Alone, serta Lolot dan musisi lokal lainnya. Kehadiran ragam komunitas dan generasi muda tersebut tidak hanya menjadi magnet bagi penonton, tetapi turut menghidupkan aktivitas ekonomi kreatif melalui ramainya tenant UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

Baca Juga:  Peduli Kepada Pelayan Masyarakat, Bupati Tabanan Apresiasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Untuk PSN

Penutupan festival dihadiri Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, yang mewakili Bupati Tabanan. Dalam suasana penuh keakraban, Wabup Dirga menyapa ribuan generasi muda yang memadati kawasan Garuda Wisnu Singasana dengan canda khasnya. “Bagi adik-adik yang mencari pasangan dan yang tidak membawa pasangan, semoga galaunya tersampaikan untuk malam hari ini. Terima kasih dan selamat malam!,” ujarnya disambut antusias penonton. Ia juga menyampaikan pesan Bupati Tabanan agar Tabanan terus dikembangkan sebagai “titik kumpul” bagi berbagai event dan komunitas, sekaligus menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas dan ekonomi masyarakat.

Manfaat festival tersebut turut dirasakan langsung oleh pelaku UMKM. Kabyah, pelaku UMKM Babi Kecap, menilai tingginya kunjungan selama Festacation memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemasukan sekaligus membuka ruang bagi anak muda untuk mengembangkan usaha di daerahnya sendiri. “Kegiatan ini berdampak sangat banyak pada UMKM. Selain membuktikan anak-anak muda bisa berjualan di wilayahnya sendiri, dampaknya bagi kami sangat bagus, bisa meningkatkan pemasukan dan ekonomi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Rangkaian HUT Ke-530 Kota Tabanan, Bupati Sanjaya Hadiri Tabanan Channa Contest Piala Bupati II Tahun 2023

Hal senada disampaikan Ade, pemilik Sate Babi Nang Oman, yang melihat antusiasme pengunjung semakin meningkat pada hari kedua pelaksanaan. “Hari pertama animonya sangat bagus, ternyata hari kedua lebih baik lagi. Untuk UMKM saya lihat semakin berkembang dan sangat ramai di hari kedua. Semoga event ini setiap tahunnya dilaksanakan, karena dapat menjadi awal bertumbuhnya UMKM dan perputaran ekonomi di masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga:  Balai Besar POM di Denpasar : Indeks Kesadaran Masyarakat terhadap Keamanan Obat dan Makanan Terus Meningkat

Antusiasme juga datang dari masyarakat di luar Tabanan. Ria, warga Batubulan yang mengaku menikmati suasana festival sekaligus melihat perkembangan Tabanan sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan. “Saya dari Batubulan, ke sini lumayan jauh dan memang pemesanan tiket sudah dari jauh hari. Kesannya di sini happy. Harapannya ke depan lebih banyak lagi ragam makanan dan tenant-nya. Tabanan sebagai titik kumpul aman, parkirannya juga luas dan aman. Saya kagum dengan banyaknya perkembangan di Tabanan, bahkan saya yang dari luar saja kagum. Semoga Tabanan semakin berkembang lagi,” ujarnya.BWN-HT

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR