Mangupura, baliwakenews.com
Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba menghadiri launching Proyek Perubahan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XX Pemkab Badung. Bertindak sebagai mentor, Sekda memimpin jalannya peluncuran inovasi tata kelola pemerintahan tersebut di Ruang Command Center Diskominfo Badung, Senin (2/11).
Agenda ini turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung I Ketut Gede Arta, serta lima pejabat pimpinan tinggi pratama selaku peserta PKN yang memaparkan proyek perubahan sesuai tupoksi perangkat daerah masing-masing.
Kelima inovasi tersebut meliputi SIGAP DEWA (Sistem Integrasi Governance Administrasi dan Pelayanan Digital untuk Ekosistem Wujud Aspirasi) oleh Sekretaris DPRD Badung I Gde Surya Kurniawan. PUSTAKA SIDI KUMBARA (Pengembangan Usaha Mikro Melalui Tata Kelola Subsidi Kredit Usaha Mikro Badung Sejahtera) oleh Kadiskop UKM dan Perdagangan Badung AA. Rosyawati. TANGGUH (Transformasi Tata Kelola Persiapan Pengadaan yang Terintegrasi, Akuntabel, dan Efektif) oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik I Dewa Gede Sudirawan. Inisiasi Smart Mobility Ekosistem Badung 2045 oleh Kadishub Badung AA Gde Rahmadi dwn SHANTI PALA (Sinergi Harmoni Antarumat dan Nilai Tri Hita Karana Melalui Pancasila) oleh Kepala Badan Kesbangpol Badung IB. Putu Mas Arimbawa.
Dalam sambutannya, Sekda Badung mengapresiasi terobosan para peserta demi meningkatkan kinerja organisasi dan administrasi pemerintahan. “Saya berharap proyek perubahan ini bukan merupakan sesuatu yang menjadikan tata kelola lebih rumit, tetapi membuat simpel, membuat transparan, dan tentunya proyek perubahan ini membantu visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Badung,” ujar Surya Suamba.
Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa keberhasilan inovasi ini diukur dari keberlanjutan penerapannya, baik dengan maupun tanpa dukungan anggaran khusus. Sekda juga mengingatkan agar proyek perubahan ini segera disosialisasikan ke seluruh jajaran di masing-masing OPD agar aparatur dapat bersinergi dalam implementasinya di lapangan.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penandatanganan dokumen komitmen bersama antara mentor dan peserta untuk melanjutkan serta mengembangkan proyek perubahan tersebut secara konsisten demi peningkatan pelayanan publik di Gumi Keris.BWN-HB
































