Pecatu, baliwakenews.com
Puluhan Duktang (Penduduk Pendatan) dikumpulkan dalam sidak di kawasan Suluban, Kamis (22/5/20025). Mereka diingatkan agar senantiasa menjaga keamanan dan kebersihan di lingkungan mereka tinggal atau bekerja. Hal ini juga sebagai antisipasi setelah sebelumnya sempat terjadi keributan antar pekerja yang mencuat ke media sosial.
Bendesa Adat Pecatu, Made Sumerta menekankan kepada para pendatang di wilayahnya harus selalu menjaga keamanan dan kebersihan serta saling menghargai satu sama lain agar tidak terjadi keributan. Sumerta uga menegaskan bagi yang tidak memiliki KTP agar kembali pulang atau Pulkam untuk mengurus identitas yang diperkukan atau menyuruh keluarganya untuk membawakan identitasnya kalau tertinggal.
Dari 70 duktang yang dikumpulkan dalam sidak ini,kata Sumerta semuanya sudah memiliki KTP. Namun beberapa yang dibawa oleh mandornya. Terkait keributan yang terjadi sebelumnya, sambung Sumerta sebenarnya hanya masalah misskomunikasi diantara mereka. Karenanya dia menekankan harus saling mengerti karena mereka ada yang berasal dari daerah berbeda dengan kebiasaan dan budaya yang tidak sama. “Contohnya ada yang tidak makan jenis binatang tertentu, dan kelompok lainnya boleh nah ini harus saling mengerti,” ujarnya mengingatkan para Duktang tersebut.
Selain itu, dia juga menekankan terkait adanya keluhan pembakaran sampah di lokasi mereka tempat bekerja. Karena di sampingnya ada vila dan juga wisatawan yang menginap. Oleh karenanya dia menekankan kepada Duktang ini agar berlangganan sampah. Selain agar tidak terjadi pembakaran sampah, juga tidak ada yang membuang sampah sembarangan.
“Saya sudah tekankan dengan keras soal ink. Kalau masih ada yang melanggar tentu kita akan beri tindakam tegas,” ancamnya.BWN-04

































