Mangupura, Baliwakenews.com – Pengendara yang melintas di kawasan Catus Pata Universitas Udayana (Unud) harus menggunakan jalur alternatif menyusul diberlakukannya penutupan total badan jalan. Penutupan dilakukan karena proyek pembangunan Catus Pata kini memasuki sejumlah tahapan pekerjaan yang tidak memungkinkan badan jalan dilalui kendaraan.
Proyek yang dikerjakan sejak 28 April 2026 tersebut hingga kini telah mencapai progres 47,236 persen dari total waktu pelaksanaan yang dialokasikan selama 240 hari kalender. Proyek ditargetkan rampung pada 23 Desember 2026.
Ketua Unit Komunikasi Publik Unud, Dr. Ni Nyoman Dewi Pascarani, S.S., M.Si, mengatakan sosialisasi mengenai rencana pengalihan arus sebenarnya telah dilakukan sejak awal proyek pada 28 April 2026. Namun, penutupan dan pengalihan arus tidak langsung dilakukan secara total karena pekerjaan sebelumnya masih dapat dikerjakan pada bagian-bagian yang tidak terdampak langsung oleh arus lalu lintas.
“Namun benar-benar ditutup total tanggal Jumat 31 Agustus 2026,” ujar Dewi Pascarani, Selasa (8/9/2026).
Penutupan total dilakukan lantaran proyek kini memasuki sejumlah pekerjaan yang membutuhkan badan jalan dalam kondisi steril dari kendaraan. Tahapan tersebut meliputi pemindahan kabel listrik PLN tegangan 20 KV, pembongkaran saluran drainase (udit), peninggian badan jalan, pengerasan, pemasangan besi, pengecoran beton setebal 20 sentimeter, pemasangan batu kobel, hingga pengaspalan.
Dengan kondisi tersebut, jalan harus ditutup sepenuhnya untuk mendukung kelancaran pengerjaan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
Selama penutupan, arus kendaraan yang menghubungkan Fakultas Teknik Unud dan Politeknik Negeri Bali (PNB) dialihkan melalui jalur alternatif.
Kendaraan dari Fakultas Teknik menuju PNB diarahkan dari depan Fakultas Teknik lurus menuju Teknik Sipil, kemudian belok kanan menuju Pertigaan Goa Gong, melewati ATM BNI, lalu lurus menuju Lapangan Tenis hingga sampai di PNB.
Sementara kendaraan dari PNB menuju Fakultas Teknik diarahkan melalui jalur sebaliknya. Kendaraan dari PNB menuju Lapangan Tenis, kemudian lurus ke ATM BNI, menuju Pertigaan Goa Gong, belok kiri ke arah Teknik Sipil, kemudian lurus hingga Fakultas Teknik.
Pengalihan arus tersebut akan terus diberlakukan selama pekerjaan yang mengharuskan badan jalan ditutup belum rampung.
Dewi Pascarani menegaskan, penutupan total bukan berdasarkan seluruh masa pelaksanaan proyek, melainkan akan berlangsung hingga tahapan pekerjaan tertentu selesai, terutama pemasangan batu kobel pada badan jalan.
“Alokasi proyek 240 hari kalender. Penutupan total dilakukan sampai pekerjaan pemasangan batu kobel di badan jalan selesai dan layak dilewati, serta aman dilewati pengguna jalan,” jelasnya.
Dengan progres yang telah mencapai 47,236 persen, pembangunan Catus Pata Unud masih berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Secara keseluruhan, proyek tersebut ditargetkan selesai pada 23 Desember 2026.
Setelah seluruh pekerjaan rampung dan jalan dinyatakan aman digunakan, arus lalu lintas akan dikembalikan seperti semula.
Pengendara yang selama masa pekerjaan harus menggunakan jalur pengalihan diharapkan mengikuti rambu serta arahan lalu lintas yang telah ditetapkan hingga seluruh pekerjaan Catus Pata Unud selesai. BWN-04

































