Denpasar, baliwakenews.com
Prestasi membanggakan diraih tim Muaythai Indonesia (MI) Klungkung di pentas Kejurda Muaythai Bupati Cup 2022 yang berakhir Minggu (24/4) lalu di GOR Swecapura, Klungkung. Sebagai tuan rumah, MI Klungkung menembus peringkat dua besar di klasemen medali akhir dengan raihan 8 emas, 2 perak dan 4 perunggu.
Ada hal menarik yang diraih tim Muaythai Klungkung ini. Sebelum perhelatan Bupati Cup, para atlet hanya berlatih secara mandiri di camp tanpa latihan terpusat, namun tetap diawasi trio pelatih Ade Iwan Setiawan, Made Yoga dan Jhon Seran. Total 13 petarung diterjunkan MI Klungkung di kejuaraan tersebut.
“Jadwal latihannya 3 sampai 4 kali dalam seminggu, itupun belum latihan terpusat, sifatnya masih mandiri. Tapi hasil yang kami dapat sangat memuaskan,” ujar Ade Iwan Setiawan selaku pelatih kepala Muaythai Klungkung saat dihubungi Senin (25/4).
Lanjut Ade Iwan Setiawan, disinilah peran pelatih sebagai kunci untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki atlet. Meski kuantitas latihan sedikit, namun dari sisi kualitas dan hasil bisa mendapat hasil yang maksimal. Tapi dari pengamatannya, tetap dilakukan evakuasi untuk menambal kekurangan dan mempertajam kualitas yang sudah dimiliki karena gol nya nanti adalah Porprov Bali. “Bupati Cup ini sebagai evaluasi awal sebelum Porprov Bali 2022,” tegas pelatih yang pernah lama berkecimpung di beladiri taekwondo ini.
Soal prestasi dua besar ini, Iwan Setiawan berharap bisa kembali diraih di Porprov Bali mendatang. Karena target pihaknya, MI Klungkung bisa berada di tiga besar, tapi harapan utama tentu bisa nantinya menjadi juara umum.
“Dari Bupati Cup lalu kami sudah bisa memetakan gambaran awal kekuatan rival, 90 persen sudah bisa kami gambarkan. Tapi masih ada beberapa kabupaten yang belum 100 persen menurunkan tim terbaiknya,” tandas Iwan Setiawan sembari mengatakan kemungkinan persiapan MI Klungkung dalam menatap Porprov Bali dimulai April atau Mei mendatang.
Kejurda Bupati Cup ini makin istimewa dengan hadirnya jajaran pengurus KONI Bali saat pembukaan lalu mulai dari Sekum hingga jajaran Binpres KONI Bali. Sementara juara umum disabet MI Buleleng dengan raihan 9 emas, 4 perak dan 5 perunggu. Disusul Karangasem di posisi tiga dengan raihan 3 emas, 6 perak dan 9 perunggu. Kemudian Gianyar di posisi empat dengan 3 emas, 2 perak dan 7 perunggu. Posisi lima dan seterusnya ditempati Bangli dengan 2 emas, 2 perak, 6 perunggu, Denpasar 2 emas, 2 perak, 5 perunggu.
Tabanan 2 emas dan 2 perak, Badung 4 perak, 1 perunggu. Jembrana 3 perak, 2 perunggu serta Champ Dewata dan Champ Famili masing-masing 1 perunggu. BWN-06


































