Amlapura, baliwakenews.com
Kejuaraan voli tingkat desa kini mulai menggeliat di Bali, salah satunya Pekan olahraga desa (Pordes) Nawa Kerti, Kecamatan Abang, Karangasem. Di Pordes tersebut, tim voli Barowetan Banjar Baru mengukir sejarah menjadi pemenang setelah di final mengalahkan tim voli BR Baoue dengan skor 3-2.
Sebagai jawara, tim Barowetan berhak mendapatkan piala dan uang pembinaan senilai Rp 1.250.000. Sementara itu tim BR’ Baoue sebagai runner up, mendapatkan piala dan uang pembinaan senilai Rp 1 juta. Dan tempat ketiga disabet tim voli Amoeba, berhak atas piala dan uang pembinaan Rp 750 ribu, dan harapan 1 ditempati Tim Bola Voli Balayuda dengan Rp 500 ribu. Penyerahan piala dan uang pembinaan kemarin diserahkan Sekretaris Desa Nawa Kerti, I Made Parwata didampingi Ketua Panitia Pordes Desa Nawa Kerti, I Wayan Suyasa.
Menurut Wayan Suyasa, Jumat (17/6) yang juga Kepala Dusun Bau Kangin saat dihubungi mengatakan Pordes telah berakhir setelah berlangsung selama hampir dua pekan. Ada 10 tim yang ambil bagian yakni tim bola voli Amoeran, GGS, Balayuda, Barowetan, dan klub bola voli Balaran yang tergabung dalam pool A. Kemudian tim bola voli yang masuk pool B yakni klub bola voli Amoeba, Putra Bukit Catu, Bucat, BR’ Baoue, dan klub bola voli Putra Cokelat.
“Saya mengucapkan terimakasih atas partisipasi semua klub yang sudah mensukseskan gelaran Pordes tahun ini. Dan kegiatan ini mendapat sambutan yang sungguh luar biasa dari masyarakat yang terbukti selalu ramai datang menyaksikan jalannya pertandingan mulai penyisihan hingga final,” beber Wayan Suyasa.
Wayan Suyasa yang juga Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Pordes Desa Nawa Kerti berharap tahun depan bisa kembali digulirkan Pordes, dengan mempertandingkan lebih banyak cabang olahraga lagi. “Selain cabor bola voli, mudah-mudahan nanti bisa mempertandingkan cabor catur, tenis meja, dan cabor lainnya. Tentu juga dengan hadiah yang lebih banyak lagi untuk pesertanya nantinya,” tegas Suyasa.
Suyasa yang biasa disapa Yan Genjong ini menegaskan anggaran untuk Pordes untuk tahun depan harus ditingkatkan lagi, sehingga mampu meransang dan memotivasi peserta agar lebih antusias lagi mengikuti gelaran Pordes.
Yan Genjong asal Dadia Jepun Bringkeng itu menambahkan, lewat Pordes ini semoga kembali dapat merangsang kembali bibit pebola voli muda potensial, yang pada akhirnya bisa mewakili Desa dalam berbagai kejuaraan yang diikuti di event lebih besar lagi. Kata dia, karena dengan jalan berolahraga tubuh akan minimal menjadi sehat, dan menjaga nilai-nilai sportifitas dalam kehidupan.
Sementara itu Sekdes Desa Nawa Kerti, I Made Parwata dalam sambutannya menekan Pordes sebagai ajang silahturami antar pebola voli dan pencinta voli di Desa Nawa Kerti diakui berhasil memberikan hiburan dan tontotan tersendiri bagi masyarakat. Parwata yang juga mantan PPK Kecamatan Abang itu menyampaikan permohonan maaf selama Pordes berlangsung, jika ada kekurangan dari pihak panitia.
Semua itu karena murni menggunakan panitia lokal yang dominan bertugas sebagai relawan untuk mensukseskan kegiatan Pordes. “Yang jelas ini menjadi kegiatan Pemerintah Desa Nawa Kerti di bidang olahraga sudah berjalan dengan baik, segala kelemahan pasti kita evaluasi untuk pelaksanaan tahun depan yang lebih baik lagi pada Pordes tahun 2023 nanti,” papar alumnus STKIP Amlapura itu. BWN-06































