Denpasar, baliwakenews.com
Menjadi wadah pemersatu Krama Bali untuk mencapai Jagadhita berdasarkan filosofi Tri Hita Karana, menjadi visi Paiketan Krama Bali yang berdiri sejak 2017. Hal tersebut dipaparkan Ketua Umum Paiketan Krama Bali, Dr. Ir. A.A. Putu Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., Sabtu 25 Desember 2021, dalam jumpa pers terkait pelaksanaan Mahasabha Perdana Paiketan Krama Bali.
Mahasabha Paiketan Krama Bali akan dilaksanakan pada Minggu 26 Desember 2021, di Balai Desa Adat Kedonganan, Kuta, Badung. . Pelaksanaan Mahasabha merupakan ajang bagi pengurus mempertanggungjawabkan pelaksanaan kepengurusannya selama 3 tahun yang diperpanjang 1 tahun akibat pandemi Covid-19 dan memilih pengurus baru
masa bhakti 2021-2024.
Lebih lanjut dipaparkan Paiketan Krama Bali selama ini telah berupaya menjalankan perannya sebagai organisasi sosial kemasyarakatan sesuai dengan misinya yaitu meningkatkan Sraddha Bhakti Krama Bali, menjaga Taksu dan kesucian Bali, memperkuat jati diri Krama Bali melalui semangat persaudaraan, gotong royong, parasparos sarpanaya, sagilik saguluk salunglung sabayantaka, mewujudkan kemandirian dan martabat Krama Bali berdasarkan Satyagraha, Swadesi dan Tri Kaya Parisudha, menggali, melestarikan dan memberdayakan warisan alam dan budaya Bali, serta melakukan pengendalian dalam pemanfaatan warisan alam dan budaya Bali.
“Banyak aksi yang sudah kami lakukan, yang paling menonjol adalah Lomba Arjuna digital, yang efeknya sangat positif yaitu semakin banyak konten bernuansa Hindu yang muncul di berbagai media sosial. Selain itu kami juga berupaya memberikan bantuan sosial di tengah pandemi berupa sembako dan masker, ” tutur A.A. Suryawan
Ketua Panitia Mahasabha, Dr. Ir. I Wayan Jondra, M.Si., memaparkan Mahasabha mengusung tema “Ketangguhan dan Existensi Krama Bali di Masa Pandemi”. Untuk itu Mahasabha akan dirangkai dengan pelaksanaan Seminar Nasional dengan pembicara Prof. Dr. dr. I Wayan Wita, Sp.JP. , yang akan membawakan materi Meningkatkan Imunitas Krama Bali dalam Menghadapi Wabah. General Manager PLN UID Bali akan membahas Partisipasi Krama Bali dalam Pemanfaatan Listrik & Energi Terbarukan yang Ramah Lingkungan. Materi lainnya yaitu Roadmap Green Energy Bali, oleh Prof. Ir. Ida Ayu Dwi Giriantari, M.Eng.Sc.,Ph.D., dan Eksistensi Krama Bali dalam Perekonomian UMKM dan Pertanian di Masa Pandemi dan Pasca Pandemi, disampaikan Prof. Dr. I Wayan Ramanta, S.E., M.M., Ak.
Mahasabha I Paiketan Krama Bali ini, rencananya akan dibuka oleh Gubernur Bali. Adapun Agenda Mahasabha yaitu Laporan pertanggung jawaban pengurus masa bhakti 2017-2021, revisi AD&ART, Penyusunan program kerja, pemilihan pengurus masa bhakti 2021-2024. “Hasil-hasil mahasabha ini akan memberikan arah jalannya organisasi Paiketan kedepannya dan menjadi rekomendasi bagi pihak terkait lainnya,” tutur Jondra.
Turut hadir dalam jumpa pers Pembina Humas dan Publikasi, Drs. Gede Ricky Sukarta, CHA., Bendahara Umum, Ir. A.A. Ketut Sujana, MBA., Ketua 1 Bidang Parahyangan, Ir. Ketut Darmika (Guru Darma) dan Direktur Eksekutif, Ir. Nyoman Merta, M.I. Kom.*BWN-03
































