LSPR Bali Kick off Kampus Baru Dirangkaikan Peluncuran Buku Biografi Pendiri LSPR

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Mengakhiri tahun 2022, LSPR Bali mengadakan Year End Gathering dengan agenda Kick Off kampus baru yang akan dibangun di Jl Gatot Subroto, Denpasar. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan peluncuran buku Biografi Ibu Prita Kemal Gani, Founder and CEO LSPR Institute.

Buku Biografi berjudul “Prita Kemal Gani, 30 Tahun Sebagai Pendidik. Multi Peran Menjadi Pemimpin, Tokoh Humas, Istri, dan Ibu” diharapkan dapat menginspirasi generasi muda khususnya perempuan dalam menjalankan berbagai peran. Lewat buku setebal 184 halaman, Ibu Prita Kemal Gani membagikan pengalaman hidupnya dalam 10 episode. Antara lain bagaimana memulai membangun LSPR dari nol dengan dua pegawai dan puluhan murid saja, sampai akhirnya bisa meluluskan hampir seratus ribu tenaga terampil di bidang kehumasan, komunikasi, dan bisnis.

Buku ini menceritakan perjalanan 30 tahun LSPR. “Semoga buku ini dapat bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi banyak orang,” ujar Dr (H.C) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, FIPR, Founder & CEO LSPR Institute of Communication and Business.

Prita Kemal Gani, dalam Opening Speech Year End Gathering LSPR Bali yang berlangsung di Auditorium Kampus LSPR Bali Renon pada Rabu, 28 Desember 2022, mengatakan LSPR Bali akan membangun kampus tambahan di Jl. Gunung Catur, Gatsu Barat, Denpasar, Bali per April 2023. Hal ini merupakan sebuah bukti keseriusan LSPR dalam bidang pendidikan di Bali.

Baca Juga:  Pemerintah Provinsi Bali Mengucapkan Selamat hari Raya Idul Fitri 1446 H

Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat Bali terhadap pentingnya komunikasi dalam industri dan bisnis dibuktikan dengan bertambahnya jumlah mahasiswa tiap tahunnya, membuat LSPR semakin ingin memberikan pelayanan terbaik didukung dengan lokasi yang luas serta sarana dan prasana yang lebih lengkap.

“Bersama dengan Kampus LSPR Bali Gatsu, kami hadirkan program terbaru yaitu Lembaga Pelatihan dan Keterampilan – London School Beyond Academy (LSBA) yang akan memberikan pendidikan serta keterampilan bagi individu berkebutuhan khusus yang ada di Bali. LSPR kampus Gatsu ini, tentunya lebih luas dari kampus LSPR Renon yang konsepnya city college,” ungkap Prita Kemal Gani.

Lebih lanjut dikatakan, Beyond Academy ini telah melalui proses survey terlebih dahulu, dimana ada banyak sekolah SLB di Bali namun belum ada Pendidikan tinggi untuk anak yang berkebutuhan khusus. “Anak-anak ini memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap mereka,” tandasnya sembari mengatakan LSPR menyediakan beasiswa bagi anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga:  12 Rektor dan 10 Guru Besar di Bali Dukung Wayan Koster Dua Periode, Sepakati Enam Rekomendasi untuk Bali Berkelanjutan

Hal tersebut didukung oleh Bapak Kemal Gani, yang mengatakan anak-anak berkebutuhan khusus ibarat permata yang perlu digosok supaya berkilau. “Anak-anak ini harus dididik dengan perhatian khusus, sehingga mampu memperlihatkan keunggulannya,” ucapnya usai melakukan Kick Off kampus baru bersama sang istri Prita Kemal Gani.

LSPR Bali, sambung Prita Kemal Gani adalah pusat dari program E-Learning LSPR yang saat ini mahasiswanya berjumlah 1.607 mahasiswa dari program e-learning dan dari program blended learning. Sementara dari program vocational LSPR di Bali total 200 orang. Sehingga jumlah total mahasiswa yang terdaftar aktif kuliah di LSPR Bali saat ini berjumlah 1.807 orang

Salah seorang mahasiswa aktif di Program Blended Learning batch 2 LSPR Bali, Gede Bisma, yang juga merupakan President Student League LSPR Bali mengatakan, metode Blended Learning yang diterapkan di LSPR sangat membantu dalam mengembangkan skill lain di luar perkuliahan. Metode belajar ini juga dikatakan memberikan keleluasaan bagi para mahasiswa untuk mengikuti kegiatan di luar kampus seperti menjadi relawan Event G20.

“Banyak mahasiswa LSPR Bali yang ikut terjun menjadi bagian dari pagelaran besar ini dan saya adalah salah satunya. Selain itu, diajarkan oleh praktisi menjadi pengalaman yang mengesankan buat saya karena ilmu yang diberikan bersifat practical yang sangat berguna nantinya di dunia kerja. Sosok inspirasi bagi saya adalah Ibu Prita. Beliau merupakan role-model tak hanya bagi saya tapi juga banyak mahasiswa LSPR. Dedikasi dan semangat beliau terhadap dunia Pendidikan telah melahirkan banyak praktisi-praktisi PR yang hebat dan menjadi inspirasi,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bali Warriors HCB, Berpartisipasi Dalam Honda Community National E-Sport Competition

Seorang LSPR Alumni yang sekarang bekerja dalam Hospitality Industry di Bali, Tony Sutiono juga turut memberikan testimoni terkait kehadiran Kampus LSPR Bali. “Menurut saya, Bali itu bagian dari Indonesia yang paling interesting, karena disini pusat terjadinya akulturasi budaya. Basis dari semua industri adalah komunikasi karena komunikasi adalah soal aksi dan reaksi. Oleh sebab itu kehadiran LSPR di Bali sangatlah tepat dan bermanfaat, karena Bali merupakan tempat dimana komunikasi harus lebih meningkat lagi dan membawa dampak yang baik untuk Bali khususnya,” ujar Tony Sutiono selaku Restaurant Manager & Content Creator (Alumni LSPR batch 14).*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR