Lonjakan Nataru di Tengah Musim Hujan, Bandara Ngurah Rai Siapkan Skenario Antisipasi Delay dan Kepadatan

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Lonjakan arus penumpang selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diprediksi menjadi tantangan serius bagi operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Selain meningkatnya pergerakan penumpang dan pesawat, faktor cuaca musim hujan turut menjadi perhatian utama dalam menjaga kelancaran penerbangan selama periode Nataru.


Menghadapi situasi tersebut, manajemen Bandara Ngurah Rai menyiapkan sejumlah skenario antisipasi, mulai dari penguatan pengaturan operasional, kesiapsiagaan personel, hingga pengetatan koordinasi dengan maskapai dan instansi terkait guna meminimalkan risiko keterlambatan penerbangan.


Sejumlah fasilitas vital bandara, seperti sistem keamanan, layanan penumpang, dan perangkat navigasi penerbangan, dipastikan dalam kondisi optimal. Pemeriksaan kekesatan landas pacu juga dilakukan lebih intensif sebagai langkah mitigasi keselamatan penerbangan di tengah curah hujan yang meningkat.

Baca Juga:  Lebih dari 1.100 Orang Yoga Bersama di Nusa Dua, Bali Kian Dilirik sebagai Destinasi Wellness Dunia


General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, menyebut bahwa potensi kepadatan penumpang dan lalu lintas penerbangan selama Nataru menuntut kesiapan ekstra dari seluruh unsur bandara.


“Periode libur Nataru selalu identik dengan peningkatan pergerakan penumpang dan kendaraan. Dengan kondisi cuaca yang memasuki musim penghujan, kami melakukan penguatan di semua lini agar keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap terjaga,” ujarnya.


Untuk memastikan pengendalian operasional berjalan optimal, Bandara Ngurah Rai mengaktifkan Posko Nataru selama 21 hari, mulai 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Posko ini menjadi pusat pemantauan arus penumpang, lalu lintas penerbangan, serta koordinasi lintas instansi dalam merespons potensi gangguan operasional.


Koordinasi dilakukan bersama Dinas Perhubungan, Polres Bandara, TNI AU, hingga desa adat, khususnya untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan menuju dan dari bandara yang kerap terjadi pada puncak libur akhir tahun.

Baca Juga:  Pulau Pudut, Pesisir yang Nyaris Tinggal Kenangan dan Harapan yang Kembali Dibangun


Selain fokus pada aspek keselamatan dan ketepatan waktu penerbangan, manajemen bandara juga menaruh perhatian pada kenyamanan penumpang di area terminal. Mulai dari kelancaran proses keberangkatan dan kedatangan, kebersihan ruang tunggu, ketersediaan trolley, penanganan bagasi, hingga pemeriksaan dokumen yang efisien tetap menjadi prioritas layanan.


Sebagai upaya merespons meningkatnya kebutuhan informasi penumpang selama musim libur, Bandara Ngurah Rai juga menghadirkan layanan customer service mobile. Petugas layanan pelanggan akan bergerak aktif di berbagai titik terminal, seperti area check-in, boarding lounge, dan kedatangan, untuk memberikan bantuan secara langsung.

Baca Juga:  PKB XLIII di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Centre Denpasar


“Inisiatif ini kami lakukan agar penumpang tidak kesulitan mencari informasi, terutama saat kondisi terminal padat atau terjadi penyesuaian jadwal penerbangan,” jelas Syaugi.


Manajemen bandara berharap dengan kesiapan operasional yang diperkuat, pergerakan penumpang dan pesawat selama libur Nataru dapat berlangsung lebih tertib dan terkendali, meski dihadapkan pada tantangan cuaca dan kepadatan lalu lintas.


Calon penumpang diimbau untuk datang lebih awal ke bandara, memanfaatkan layanan online check-in atau kios self check-in, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran bersama selama periode puncak libur akhir tahun. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR