Layanan Pulih Jiwa, Ruang Warga Binaan Lapas Tabanan Mengelola Tekanan Psikologis

Iklan Home Page

Tabanan, baliwakenews.com

Layanan Pulih Jiwa kembali dimanfaatkan sebagai ruang pendampingan bagi Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan dalam mengelola tekanan psikologis selama menjalani masa pidana, Kamis 10 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan yang mendukung kesehatan mental sekaligus membantu Warga Binaan beradaptasi secara positif dengan lingkungan Lapas.

Bekerja sama dengan Residen Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, dr. Jordi dan dr. Awang, Lapas Tabanan menghadirkan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan mental bagi Warga Binaan. Selain memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengikuti sesi konseling individu sebagai sarana menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi.

Baca Juga:  Cok Ace Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan ke-78 RI

Kepala Lapas Tabanan, Basuki Raharjo, menyampaikan bahwa perhatian terhadap kondisi psikologis Warga Binaan memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan.

“Menjalani masa pidana tentu membawa perubahan besar dalam kehidupan seseorang. Karena itu, kami berupaya menghadirkan ruang yang aman dan nyaman bagi Warga Binaan untuk memperoleh pendampingan sehingga mereka mampu mengelola tekanan yang dirasakan, tetap tenang, dan menjalani proses pembinaan dengan lebih baik,” ujar Basuki.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Gelar Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Bali ke-66 dan Pengukuhan Paskibraka 2024

Sementara itu, dr. Awang menjelaskan bahwa kemampuan mengelola kondisi psikologis menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas hidup seseorang.

“Perubahan lingkungan yang dialami Warga Binaan tentu membutuhkan proses penyesuaian. Melalui pemahaman tentang kesehatan mental dan dukungan yang tepat, mereka dapat lebih siap menghadapi berbagai tekanan, mengurangi stres, serta membangun pola pikir yang lebih positif selama menjalani masa pidana,” jelasnya.

Selain mengikuti penyuluhan, Warga Binaan juga memanfaatkan sesi konseling individu untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dirasakan secara lebih personal. Salah seorang Warga Binaan, Made S mengaku mendapatkan manfaat dari layanan tersebut.

Baca Juga:  Bedah Politik Luar Negeri Indonesia Serentak di 10 Kota, Unwar Jadi Tuan Rumah di Bali

“Saya merasa lebih lega setelah bisa menyampaikan apa yang saya rasakan. Kegiatan seperti ini membantu saya untuk lebih menerima keadaan dan tetap memiliki semangat untuk memperbaiki diri ke depannya,” ungkapnya. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR