Denpasar, baliwakenews.com
RSUP Prof Ngoerah memastikan 11 orang tewas akibat kebakaran Gudang Gas LPG di Jalan Cargo Taman I, Banjar Uma Sari, Ubung Kaja, Denpasar Utara.
Hingga Jumat (14/6) sore, tercatat 11 orang meninggal dunia. Dan salah satu korban sudah berusia lanjut, Katiran (61). Dan Katiran dirawat sejak awal di RS Wangaya, Denpasar. “Pasien ini dirawat sejak sejak 9 juni 2024,” kata dr. Edi Wirawan, salah seroang dokter di RS Wangaya.
Menurut Wirawan, korban menderita luka bakar derajat II 57,5 persen. Luka bakarnya berfokus di bagian muka, jalan nafas, leher, kedua tangan dan kaki. “Pria asal Tembok Rejo, Banyuwangi, Jawa Timur itu meninggal pada Rabu (12/6), pukul 06.16,” ucapnya.
Sementara data dari RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar, tercatat telah 10 orang yang meninggal dunia. Dua orang dinyatakan meninggal paling akhir. Yakni Danu Sembara (36), Kamis (13/6) sekitar pukul 23.00. Korban merupakan rujukan dari RSD Mangusada dengan grade luka bakar 79 persen. Sementara pada Jumat (14/6) pagi, korban meninggal Eko Budi Santoso (37). Korban juga rujukan dari RSD Mangusada dengan grade luka bakar 80 persen. Kemudian, M.Umar Efendi (33) dan Yola Aldi (25).
Sementara itu, sebelumnya pihak RSUP Prof Ngoerah Denpasar mencatat enam orang tewas dalam musibah kebakaran tersebut. Yakni, Yoga Wahyu Pratama, (24), Purwanto (43), Edy Herwanto (43), Yudis Aldyanto (33), Petrus Jewarut alias Ernus (31) dan Robiaprianus Amput (23). Sementara itu, sejumlah korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di Burn Unit RSUP Prof Ngoerah. BWN-01
































