Denpasar, baliwakenews.com
Insiden kekerasan terjadi di Taman Pancing, Denpasar Selatan, pada Minggu (22/9) dini hari. Seorang pemuda menjadi korban pengeroyokan brutal hingga mengalami sejumlah luka bacokan. Kejadian tersebut memicu kepanikan dan kecemasan di kalangan masyarakat setempat.
Ironisnya, pihak Polsek Densel tutup mulut terkait aksi kejahatan jalanan tersebut. Sementara Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi yang dikonfirmasi mengaku masih mengecek laporan peristiwa tersebut ke Polsek Densel. “Saya cek dulu laporannya,” ujarnya, Senin (23/9).
Informasi pengeroyokan tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Mang Yus Dherut, yang merupakan paman dari korban. Dalam unggahannya, Mang Yus menunjukkan foto keponakannya yang sedang dirawat intensif di rumah sakit. Korban terlihat terhubung dengan berbagai alat medis dan mengalami luka serius akibat senjata tajam.
Menurut keterangan Mang Yus, keributan tersebut melibatkan sekelompok pemuda, termasuk diduga ada keterlibatan warga pendatang dari Kupang atau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia mengekspresikan keprihatinannya dan menyerukan agar pendatang tidak menciptakan keributan di tempat rantauan. “Kepala Desa Pemogan jangan diam saja, kami warga lokal seakan dijajah di daerah sendiri. Mari bersatu, usir kalau perlu orang Sumba yang kos di Pemogan,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Pernyataan ini menarik perhatian banyak warganet. Berbagai komentar muncul, dengan banyak yang mendoakan kesembuhan bagi korban. Namun, unggahan ini juga menimbulkan kontroversi dan diskusi mengenai masalah keamanan serta hubungan antar warga, khususnya antara pendatang dan masyarakat lokal.
Salah satu warga juga berpendapat di akun media sosialnya, menghadapi situasi ini, aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas untuk menangani kasus ini dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah tersebut. Warga menuntut kehadiran dan respons cepat dari pihak berwenang agar insiden serupa tidak terulang di kemudian hari. BWN-01

































