Mangupura, baliwakenews.com
Menyambut perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Posko Pengamanan Terpadu Angkatan Udara di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada Jumat (20/12). Kapolri dan Panglima TNI mengecek dan memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan selama libur panjang, serta mengoptimalkan koordinasi antarinstansi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Saat melakukan peninjauan tersebut, Kapolri didampingi oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, serta pejabat terkait lainnya dari Mabes Polri, Wakapolda Bali, Danrem 163/Wira Satya, dan Danlanal Denpasar.
Menurut Jenderal Sigit, Posko Pengamanan Terpadu Angkatan Udara yang berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai merupakan pusat koordinasi pengamanan untuk memastikan kelancaran arus penumpang dan pengawasan keselamatan di bandara selama periode Natal dan Tahun Baru. Di dalam posko ini, Kapolri juga mengikuti rapat virtual melalui Zoom bersama seluruh Polda di Indonesia. Dalam rapat tersebut, dia mengingatkan seluruh jajaran Polda untuk meningkatkan pelayanan kepada para pengunjung, dengan memastikan semua prosedur operasional berjalan sesuai dengan standar pengamanan yang telah ditetapkan.
“Pengamanan Natal dan Tahun Baru bukan hanya tugas Polri dan TNI, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh jajaran siap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik di bandara, stasiun, maupun terminal lainnya,” ujar Kapolri saat memberikan pengarahan dalam rapat virtual.
Selain itu, Jenderal Sigit juga meminta kepada seluruh pejabat Polda untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipatif terkait potensi gangguan keamanan dan cuaca ekstrem yang bisa mempengaruhi arus transportasi dan keselamatan masyarakat. Kapolri menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat dan bencana, dengan mengedepankan kerja sama antara TNI, Polri, serta stakeholder terkait lainnya.
Salah satu isu penting yang dibahas dalam peninjauan yang dilakukan Kapolri, terkait kesiapan menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan dapat terjadi selama musim liburan. Dan Jenderal Sigit mengingatkan seluruh jajaran TNI, Polri, serta pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi bencana alam, terutama di wilayah-wilayah yang rawan terkena dampak cuaca buruk seperti banjir, longsor, dan angin kencang. Selain itu, ia juga meminta untuk memastikan bahwa distribusi bantuan dan rehabilitasi pascabencana dapat dilaksanakan dengan lancar dan tepat waktu.
“Cuaca ekstrem merupakan tantangan yang harus kita hadapi bersama. Oleh karena itu, selain pengamanan, kita juga harus mempersiapkan semua langkah untuk penanggulangan bencana, serta memastikan distribusi bantuan bisa sampai ke masyarakat dengan cepat dan efektif,” katanya.
Kapolri dan Panglima TNI memastikan bahwa seluruh sistem pengamanan berjalan sesuai rencana dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat. Selain itu, pengawasan terhadap fasilitas transportasi, termasuk bandara, pelabuhan, dan terminal, akan terus diperketat selama periode liburan, mengingat adanya lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terjadi pada saat puncak arus mudik dan balik Natal dan Tahun Baru.
Pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen, barang bawaan, serta protokol kesehatan juga akan diperketat, mengingat masih adanya risiko penyebaran penyakit di tengah lonjakan jumlah penumpang. TNI dan Polri juga akan meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan, termasuk tempat wisata dan pusat keramaian, untuk mengantisipasi gangguan keamanan. BWN-01

































