Jembatan Kutuh–Alas Arum Hampir Rampung, Diproyeksikan Dongkrak Mobilitas Wisata dan Ekonomi Lokal

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenewa.com

Pembangunan pelebaran dan peninggian Jembatan pada ruas Jalan Kutuh–Alas Arum, Kecamatan Kuta Selatan, kini memasuki tahap akhir dengan progres hampir 90 persen. Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan proyek selesai akhir Desember 2025 sehingga pada awal tahun depan akses utama antara Nusa Dua–Ungasan–Pecatu dapat kembali melayani arus pariwisata dan aktivitas ekonomi secara normal.

Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra, menyampaikan bahwa per Jumat (21/11) progres fisik tercatat 89,78 persen. Meski ada pengalihan arus yang menyebabkan kepadatan di beberapa titik seperti Jalan Siligita dan akses menuju Ungasan, Teddy menegaskan struktur utama jembatan hampir selesai dan masyarakat diminta bersabar sementara pekerjaan penyelesaian berlangsung.

Baca Juga:  Support Karya Pitra Yadnya dan Atma Wedana Desa Adat Bualu, Suyasa Mapuni Rp 37,5 Juta

“Kami harapkan tuntas pada 30 Desember 2025 sehingga awal tahun masyarakat dan pelaku usaha pariwisata bisa kembali memanfaatkan jalur ini dengan kondisi sudah selesai 100 persen,” ujar Teddy saat dikonfirmasi Selasa (25/11).

Pentingnya jembatan ini tak hanya soal kelancaran lalu lintas, pelebaran dari semula 9,50 meter menjadi 17,40 meter menghadirkan dua jalur penuh yang memungkinkan kendaraan besar, termasuk bus pariwisata, melintas tanpa antre. Perbaikan akses di rute strategis ini diperkirakan mempercepat mobilitas pengunjung ke kawasan wisata di Kuta Selatan, mempermudah logistik usaha lokal, serta mendorong perputaran ekonomi di desa-desa sekitar.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Apresiasi Konsistensi Yowana Jimbaran Gelar Lomba Layang-Layang Menega Kite Festival III

“Dengan akses yang lebih lancar, diharapkan terjadi peningkatan mobilitas masyarakat dan wisatawan yang selanjutnya berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi lokal serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badung,” tambah Teddy.

Secara teknis, bagian struktur seperti abutment, girder, dan badan jalan ditargetkan rampung pada anggaran perubahan 2025, sementara penataan dan pempercantikan kawasan sekitar akan dilanjutkan melalui anggaran berikutnya. Pekerjaan pelebaran dan peninggian ini dikerjakan oleh kontraktor PT Trijaya Nasional dengan pengawasan konsultan CV Gerya Gedong Artha ENC dan dibiayai penuh melalui APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025. Masa kontrak proyek dimulai 23 Mei 2025 dan berakhir direncanakan pada 30 Desember 2025.

Baca Juga:  Wabup. Suiasa Tinjau Kebakaran Panti Asuhan Wisma Anak Harapan, Dalung

Jika rampung sesuai jadwal, masyarakat dan pelaku usaha pariwisata boleh berharap pada akses yang tidak hanya lebih aman, tetapi juga lebih efisien — satu langkah kecil yang berpotensi menambah daya saing destinasi Kuta Selatan di musim liburan mendatang. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR