Gubernur Koster Luncurkan Video “Thank You”, Turis Nakal yang Belum Bayar PWA Kini Jadi Sorotan

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Pemerintah Provinsi Bali mulai mengencangkan strategi mengejar optimalisasi Pungutan Wisatawan Asing (PWA) atau Foreign Tourist Levy sebesar Rp150 ribu per wisatawan mancanegara. Gubernur Bali, Wayan Koster, bahkan meluncurkan video khusus berisi ucapan terima kasih sekaligus ajakan kepada turis asing agar ikut menjaga Bali melalui program Love Bali.

Peluncuran video dilakukan di Gedung Kertha Sabha, Jayasabha, Denpasar, Sabtu (16/5/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi baru Pemprov Bali untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran pungutan wisatawan asing yang hingga kini baru menyentuh sekitar 34 persen dari total kunjungan turis asing ke Bali.

“Terima kasih kepada wisatawan asing yang telah berkontribusi membayar pungutan wisatawan asing untuk menjaga Bali,” ujar Koster dalam konferensi pers.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Pimpin Persembahyangan Bersama Dimulainya Implementasi Haluan Pembangunan Bali Masa Depan

Data Pemprov Bali mencatat sepanjang 2025 jumlah wisatawan asing yang datang ke Bali mencapai sekitar 7 juta orang. Namun, baru sekitar 2,4 juta wisatawan yang tercatat membayar pungutan tersebut. Sehingga sampai 11 Mei 2026, realisasi penerimaan PWA Bali tercatat sudah mencapai Rp114 miliar.

Meski tingkat kepatuhan masih rendah, pendapatan yang masuk terbilang besar. Pemprov Bali mengungkapkan total penerimaan PWA sepanjang 2025 mencapai Rp369 miliar, naik dibanding tahun 2024 yang berada di angka Rp318 miliar.

Koster menegaskan seluruh sistem pembayaran dilakukan secara digital dan online sehingga menutup celah kebocoran maupun praktik pungli.

“Tidak ada transaksi tunai, tidak ada kontak langsung dengan petugas, dan semuanya langsung masuk ke rekening BPD Bali sebelum tercatat dalam kas daerah,” tegasnya.

Baca Juga:  Teror Pria Cabul Hantui Gadis Muda di Jalanan Ungasan

Dana ratusan miliar rupiah itu disebut akan digunakan untuk perlindungan budaya Bali, pelestarian lingkungan, peningkatan kualitas destinasi wisata, hingga pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata.

Menariknya, sekitar 96 persen wisatawan asing yang membayar pungutan ternyata melunasi kewajiban mereka bahkan sebelum tiba di Bali. Kondisi itu dinilai menunjukkan tingginya kesadaran wisatawan terhadap pelestarian Bali.

Namun demikian, Pemprov Bali kini mulai membidik wisatawan yang belum membayar pungutan. Untuk itu, kerja sama besar-besaran dilakukan dengan berbagai pihak, mulai dari Kejaksaan Agung, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Pariwisata, maskapai penerbangan internasional, hingga platform perjalanan digital dunia.

Baca Juga:  Sudirta Kirim Bingkisan Galungan-Kuningan untuk Warga Disabilitas

Dalam waktu dekat, Pemprov Bali juga akan mengundang 34 konsul jenderal negara sahabat serta sejumlah platform perjalanan internasional seperti Traveloka, Trip.com, Tiket.com, Booking.com dan Expedia guna memperkuat kampanye pembayaran PWA.

Koster menegaskan Bali tidak bisa hanya dinikmati, tetapi juga harus dijaga bersama oleh semua pihak yang memperoleh manfaat dari sektor pariwisata.

“Bali harus tetap eksis, berkualitas, berbasis budaya, dan berkelanjutan. Semua yang menikmati pariwisata Bali wajib ikut bertanggung jawab menjaganya,” pungkasnya. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR