Denpasar, baliwakenews.com
Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya mewakili Wali Kota Denpasar membuka pelatihan management retail bagi Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Selasa 8 Juni 2021 di ruang pertemuan Graha Sewaka Dharma Lumintang Denpasar. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar ditujukan untuk meningkatkan daya saing UKM.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Wakil Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan para pelaku IKM/UKM Kota Denpasar.
Wali Kota Denpasar dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya meningkatkan daya saing UKM, salah satunya dengan memberikan pembinaan dan pelatihan melalui skema sinergi temu usaha dengan jaringan toko swalayan. Karena saat ini UKM harus memiliki daya saing tinggi dan akses pasar yang baik untuk produk- produknya.
Langkah ini untuk menciptakan kemitraan usaha yang saling menguntungkan dan UKM bisa menjadi pemasok dijaringan pemasaran, distribusi toko swalayan serta pusat oleh-oleh.
Pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pengembangan, Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan menyebutkan bahwa Toko Swalayan wajib melaksanakan pengembangan kemitraan dengan UKM dan menyediakan ruang usaha strategis dan proporsional paling sedikit 30% dari luas toko swalayan.
Diharapkan dengan diberikannya pelatihan ini yang dirangkaikan dalam kegiatan Bulan Bung Karno III Provinsi Bali, dapat mempermudah akses UKM Kota Denpasar untuk masuk ke toko swalayan selain dapat membantu dan menambah wawasan UKM dalam mengembangkan akses pasar, juga membantu toko swalayan dalam menjalankan kewajibannya sesuai dengan Peraturan Perundang –Undangan yang berlaku.
Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengajak pelaku IKM/UKM yang telah terlibat dalam pelatihan retail ini dapat menjadi ruang diskusi dan pengalaman dalam melihat produk pemasaran dan sasaran target, hingga kualitas produk. “Dalam masa pandemi saat ini banyak bermunculan usaha-usaha baru dari masyarakat sehingga dapat memberikan dampak dalam pemasaran produk baru sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya.
Sementara Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Endharta menyampaikan pelatihan retail bekerjasama dengan PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk mengajak pelaku IKM/UKM untuk mengenal retail modern bisa tumbuh dan sinergi. Hal ini juga memberikan kesempatan yang luas kepada produk lokal untuk dapat dijual di toko modern dan bersaing dengan produk yang sudah ada saat ini.
“Alfamart di Kota Denpasar sudah masuk 17 item produk lokal Denpasar dan ditaruh di bagian depan toko. Kami yakin pelaku IKM/UKM dapat terfasilitasi dan Pemkot Denpasar berperan aktif terlebih dalam masa pandemi saat ini dalam memberikan penjelasan dan mendekatkan retail kepada pelaku IKM/UKM tentang pemasaran produk,” ujarnya.*BWN-03




























