Denpasar, Baliwakenews.com
Kemampuan berbahasa asing kini menjadi bekal penting bagi insan media di tengah meningkatnya hubungan Indonesia dengan Tiongkok. Menjawab kebutuhan tersebut, Bali Mandarin Academy (BAMA) kembali menggelar Kelas Bahasa Mandarin Online Khusus Media dengan menghadirkan pengajar langsung dari Shandong Communication & Media College (SDCMC), Tiongkok.
Pada pertemuan terbaru yang digelar secara daring melalui aplikasi VooV Meeting, peserta mendapatkan materi bertema shopping atau percakapan saat berbelanja dalam Bahasa Mandarin. Tak sekadar menghafal kosakata, para jurnalis juga dilatih melakukan percakapan praktis, mulai dari menanyakan harga, ukuran, warna, melakukan negosiasi sederhana, hingga proses pembayaran layaknya saat bertransaksi di Tiongkok.
Pengajar dalam sesi tersebut adalah Ms. Lin Hongxia (林红霞), dosen senior Shandong Communication & Media College yang memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di dunia pendidikan tinggi.
Melalui metode pembelajaran yang interaktif, peserta diajak mempraktikkan dialog secara langsung sehingga tidak hanya memahami struktur bahasa, tetapi juga mempelajari budaya komunikasi dan etika yang lazim diterapkan masyarakat Tiongkok saat berbelanja.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari kerja sama pendidikan internasional antara Bali Mandarin Academy dan Shandong Communication & Media College yang bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa asing sekaligus memperluas wawasan lintas budaya bagi insan media di Indonesia.
Ms. Lin Hongxia sendiri memiliki latar belakang akademik yang kuat. Ia merupakan lulusan Qingdao University Medical College pada bidang Clinical Medicine dan meraih gelar Master of Education dengan konsentrasi Mental Health Education dari Shandong Normal University.
Sejak bergabung di Shandong Communication & Media College pada 2001, ia aktif mengajar pengembangan mahasiswa, pendidikan kesehatan mental, serta Bahasa Mandarin untuk penutur asing. Ia juga mengantongi sertifikasi internasional Certificate for Teachers of Chinese to Speakers of Other Languages (CTCSOL) yang menjadi standar kompetensi pengajar Bahasa Mandarin bagi warga negara asing.
Tak hanya mengajar, Ms. Lin Hongxia juga aktif melakukan riset dan publikasi ilmiah di bidang pendidikan tinggi, kesehatan mental mahasiswa, hingga manajemen pendidikan vokasi. Pada 2024, ia dipercaya menjadi Associate Editor buku College Students’ Mental Health Education.
Direktur Bali Mandarin Academy, David Kurniawan, mengatakan keterlibatan dosen dari perguruan tinggi di Tiongkok menjadi bagian dari komitmen BAMA menghadirkan pembelajaran Bahasa Mandarin yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan peserta.
“Melalui kolaborasi ini, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan berbahasa Mandarin yang aplikatif, tetapi juga mendapatkan kesempatan belajar langsung dari dosen yang memiliki pengalaman akademik dan internasional. Kami berharap kerja sama ini terus memperkuat hubungan pendidikan, pertukaran budaya, serta kolaborasi antara Indonesia dan Tiongkok,” ujar David.
Program Kelas Bahasa Mandarin Online Khusus Media menjadi salah satu upaya BAMA dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya insan media, agar lebih siap menghadapi tantangan global melalui penguasaan Bahasa Mandarin yang praktis, komunikatif, dan didukung langsung oleh akademisi dari Tiongkok. BWN-03
































