FISHUM Undiknas dan FK-DKISIP Gelar Seminar Internasional dan Call for Paper 2023

Denpasar, baliwakenews.com

Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) dan Forum Dekan dan Ketua Ilmu Sosial Politik (FK-DKISIP) berkolaborasi menyelenggarakan The 2nd International Conference on Social, Politics, Administration, and Communication Science (ICoSPACS) and Call for Paper 2023. Kegiatan dengan tema “Strengthening Partnership Communication for Sustainable Good Governance in the Digital Era” ini dimulai dengan sesi pleno, Rabu 15 November 2023 di Auditorium Dwi Tunggal Undiknas, Denpasar, Bali.

Rektor Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), Prof. Dr. Ir. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M., IPM., ASEAN.Eng., saat pembukaan ICoSPACS dan Call for Paper 2023 mengungkapkan, Undiknas terbuka untuk berkolaborasi, utamanya dalam hal mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga semua pihak dapat bersinergi dalam mewujudkan bangsa yang cerdas, berkarakter dan mewujudkan generasi emas 2045.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Undiknas, Dr. Drs. I Nyoman Subanda, M.Si., melaporkan sebagai Ketua pelaksana The 2nd International Conference on Social, Politics, Administration, and Communication Science (ICoSPACS) and Call for Paper 2023.

Sejalan dengan Prof. Shribawa, dalam laporannya selain melaporkan jumlah peserta kegiatan ini, Subanda juga mengajak akademisi dan mahasiswa yang hadir untuk memulai perjalanan intelektual ini bersama-sama, serta memupuk kolaborasi, pemahaman, dan inspirasi.

Baca Juga:  Diduga Mencuri Celana Dalam, Seorang Pemuda Ditangkap Warga  

“Saatnya kita memulai perjalanan intelektual ini bersama-sama, mari kita memupuk kolaborasi, pemahaman, dan inspirasi. Wawasan Anda sangat penting dalam mengkatalisasi sinergi intelektual yang akan mendorong kemajuan di bidang kita masing-masing dan berkontribusi pada kemajuan komunitas global kita,” ungkapnya.

Seminar internasional dan call for paper 2023 ini dibuka Ketua Umum Forum Dekan dan Ketua Ilmu Sosial Politik (FK-DKISIP), Prof. Dr. Drs. Samugyo Ibnu Redjo, MA. Dalam sambutannya, Samugyo berharap forum seminar ini dapat menjadi tempat bertukar pikiran terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik itu pada bidang penelitian, pengabdian, maupun pengajaran.

“Kami berharap dan meyakini forum ilmiah ini, sebagai wadah pertukaran informasi penelitian hasil dengan berbagai metode dan pendekatan, akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan pengetahuan dan memenuhi kebutuhan masyarakat dan pembangunan nasional. Sebuah organisasi yang membawa bersama-samablebih dari 200 fakultas dan sekolah menengah atas akan terus berinovasi dan berupaya menyediakannya memberikan kontribusi terbaik bagi kemaslahatan masyarakat, bangsa, dan negara, sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kanwil DJP Bali Buka Pojok Pajak di Mal dan Pusat Keramaian

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDa) Provinsi Bali, Ir. I Made Gunaja, M.Si., hadir sebagai keynote speaker yang memberikan arahan bagi acara selama dua hari ini, dengan mengarah pada tema “Meningkatkan Komunikasi Kemitraan untuk Tata Kelola Baik Berkelanjutan di Era Digital”. Kalangan akademisi diminta untuk menyebarkan semangat dalam membangun ilmu pengetahuan, mengembangkan riset terkait isu-isu terkini, serta mengembangkan pengabdian kepada masyarakat.

Seminar berbasis internasional ini terselenggara juga dengan kontribusi co-host yang merupakan universitas-universitas yang tersebar di seluruh Indonesia, yakni FISIP Universitas Indonesia Timur Makassar, FISIP Universitas Wahid Hasyim Semarang, FISIP STIA LPPN Padang, FISIP Universitas Baturaja, FISIP Universitas Swadaya Gunung Jati, FISIP Universitas Nurtanio Bandung, FISIP Universitas Potensi Utama, FISIP Universitas 17
Agustus 1945 Surabaya, serta Universitas Sangga Buana YPKP Bandung.

Rangkaian kegiatan ICoSPACS dan Call for Paper 2023 dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama berlangsung sesi pleno dan sesi paralel, sementara hari kedua akan dilaksanakan village tour ke Desa Penglipuran Bangli. Sesi pleno, dengan kapasitas 250 peserta, akan menggunakan format hybrid, dengan satu pembicara yang hadir secara langsung dan tiga lainnya yang bergabung secara virtual. Narasumber yang akan hadir secara langsung adalah Prof. Dr. Hj. Sedarmayanti, M.Pd, APU (Universitas Dr. Soetomo), sedangkan tiga narasumber lain hadir secara virtual, yaitu Prof. Dr. Abdulcader Masruhon Ayo (Mindanao State University, Philipines), Dr. Jane Ahlstrand (University of New England, Australia), dan Prof. Dr. Ronald Holzhacker (Groningen Research Centre for Southeast Asia and ASEAN, University of Groningen, Netherlands).

Baca Juga:  Kapolres Buleleng Terima Penghargaan Peringkat I Outstanding, Satuan Kerja Terbaik Mitra KPPN Singaraja

Kemudian, pada sesi parallel Call for Paper 2023, yang menampilkan 80 presenter ilmiah juga akan menggunakan format hybrid. 30 presenter akan terlibat dalam presentasi langsung, menciptakan atmosfer yang dinamis, sementara 50 presenter akan terhubung secara virtual dari berbagai lokasi di seluruh dunia, seperti Budapest dan Filipina. BWN-03

RELATED ARTICLES
- Advertisment -Iklan Idul Fitri DPRD BadungIklan Idul Fitri DPRD BadungIklan Idul Fitri PDAM BadungIklan SMSIIklan Lapor Pajak Poling Badung Poling Badung