Tibubeneng, baliwakenews.com
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar pengabdian kepada masyarakat di desa Tibubeneng, Kecataman Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada Rabu 10 Juli 2024. Pengabdian di ketua oleh, Dr. Victorius A Hamel, dosen Ilmu Administras Negara Unwar.
Pengabdian dilatar belakangi berkembangnya pariwisata di Bali merupakan kesempatan emas bagi masyarakat Bali. Pertumbuhan ini secara langsung berdampak perubahan-perubahan fisik pembangunan semakin tampak di wilayah-wilayah kantong pariwisata di Bali seperti di Nusa Dua, Sanur, Kuta, Canggu, Ubud, dan di banyak tempat lainnya. Jika ini sebagai sebuah berkah yang berlimpah tentu hal itu patut disyukuri.
“Namun demikian terdapat sisi-sisi lain dari perkembangan pariwisata di Bali dari segi dampak sosial dan pola pikir masyarakat di Bali. Timbulnya sikap-sikap materialisme, meningkatnya kriminalitas, perubahan gaya hidup, eksklusifitas tempat pariwisata dan sikap-sikap hedonisme serta hilangnya kepekaan sosial adalah sedikit dari dampak sosial dan pola pikir yang terjadi sebagai turunan dari pertumbuhan pariwisata di Bali, ” ucapnya mengutip apa yang disampaikan oleh Ibu Listiyani Dewi Hartika, M.Psi., Psikolog (Kaprodi Ilmu Psikologi dari Universitas Dhyana Pura Bali), dalam Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Kantor desa Tibubebeng, Kecataman Kuta Utara.
Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Warmadewa. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat di wilayah-wilayah yang secara langsung terdampak dengan pertumbuhan pariwisata (khususnya desa Tibubeneng), bahwa terdapat perubahan-perubahan yang signifikan perilaku dan pola pikir masyarakatnya.
Dalam pengantarnya sebagai moderator Dr. Victorius A Hamel, memberikan catatan kritis bahwa kebijakan-kebijakan pariwisata di Bali seharusnya memperhatikan aspek-aspek psikologis di dalam perumusannya. “Perlunya kajian yang mendalam antar keilmuan yang disebutnya sebagai Psiko-Kebijakan Publik, ” tandasnya.
Konsep ini yang perlu dikembangkan dalam ranah administrasi publik. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat desa dan aparat pemerintah desa di desa Tibubeneng. Dan sangat memberi makna dalam pemahaman dan pengertian oleh masyarakat mengenai dampak pertumbuhan pariwisata di Bali, khususnya di desa Tibubeneng. BWN-03
































