Mandalika, baliwakenews.com
Hujan lebat yang mengguyur kawasan Pertamina Mandalika International Circuit sejak Minggu (14/12) pagi tidak menyurutkan denyut Mandalika Festival of Speed (MFoS) Final Round 2025. Di tengah cuaca ekstrem, antusiasme penonton, pembalap, hingga penampil seni justru menjadi sorotan utama pembukaan ajang balap nasional tersebut.
Sejak pagi, kawasan sirkuit telah dipadati pengunjung yang tetap bertahan meski hujan turun cukup deras. Salah satu agenda yang paling menyedot perhatian adalah sesi pitwalk, di mana penonton diberi kesempatan masuk langsung ke area pitlane untuk melihat dari dekat mobil-mobil balap MFoS dan Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Race (ITCR). Aktivitas berfoto bersama pembalap serta berbagai gim interaktif tetap berlangsung meriah saat hujan mereda menjadi gerimis.
Momentum pembukaan MFoS Final Round 2025 kemudian dilanjutkan dengan opening ceremony bernuansa budaya, yang menegaskan identitas Mandalika sebagai lebih dari sekadar arena balap. Kolaborasi seni daerah Nusa Tenggara Barat tampil dominan, mulai dari atraksi Peresean dan Gendang Beleq Mandalika oleh Sekehe Gendang Beleq Desa Sade, hingga Mandalika Fashion Show yang menampilkan generasi muda NTB berprestasi.
Nuansa kebhinekaan semakin terasa lewat Mandalika Dance Kreasi Tradisional dari Sanggar Tari Rahayu, serta Mandalika Song yang dibawakan Trio Mandalika melalui lagu “Mandalika Pride of the World” karya Sirajuddin. Kehadiran East Kalimantan Dance Group turut memperkaya kolaborasi lintas daerah dalam seremoni pembukaan.
Tantangan justru memuncak saat hujan kembali turun lebih lebat ketika opening ceremony berlangsung. Namun kondisi tersebut tidak menghentikan jalannya acara. Para penampil tetap melanjutkan pertunjukan dengan penuh dedikasi, sementara tamu undangan dan penonton setia mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Momen khidmat tercipta saat Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan di tengah hujan deras, menjadi simbol kebersamaan dan semangat persatuan di arena balap kebanggaan nasional itu. Usai seremoni, rangkaian balapan MFoS dan Kejurnas ITCR Final Round 2025 kembali dilanjutkan sesuai jadwal.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembukaan acara.
“Di tengah hujan deras, seluruh penampil dan pihak terkait tetap menjalankan perannya dengan penuh dedikasi. Semangat mereka luar biasa dan menjadi bagian penting dari kesuksesan MFoS Final Round 2025,” ujarnya.
Ajang ini kembali menegaskan posisi The Mandalika sebagai ruang publik yang memadukan motorsport, budaya, dan semangat kebersamaan, bahkan ketika dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem. BWN-04





























