Bupati Tabanan Apresiasi Kekompakan Masyarakat Desa Kaba-Kaba Dalam Membangun Karya

Iklan Home Page

Tabanan, baliwakenews.com

Kembali hadir sebagai murdaning jagat, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, memberikan arpesiasi yang sangat baik kepada masyarakat Desa Kaba-Kaba atas dedikasi dan kekompakan mereka dalam membangun karya. Apresiasi ini disampaikan saat berlangsungnya Upacara Pemelaspasan ring Bale Banjar Adat Pilisan, di Bale Banjar Pilisan, Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (29/5).

Dalam puncak acara saat itu, Pemelaspasan dipuput oleh Ida Peranda Gede Saking Griya Tandeg Kaba-Kaba dengan dukungan semangat dari gotong-royong warga sebanyak 153 KK yang memberikan iuran demi terselenggaranya acara. Hadir saat itu, Jro Mangku Lanang Istri, Salah Satu Anggota DPRD, Sekda beserta para OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat, Perbekel, Bendesa adat, Tokoh adat beserta Krama adat setempat.

Bupati Sanjaya dalam kesempatan tersebut menyampaikan kesan yang luar biasa atas dibangunnyaa bale banjar yang menjadi pusat kegiatan ini. “Kesan pertama saya masuk ke bale banjar ini, saya lihat dari pekarangan lokasinya, tempatnya kokoh, bagus dan adem sekali. Bangunan bale banjar ini terbangun secara proporsional dan kuat,” ujarnya dengan penuh apresiasi. Sanjaya juga menjelaskan tentang filosofi bale banjar sebagai alat perekat masyarakat, sebagai rumah bagi semua orang, tempat untuk bersatu dalam suka dan duka.

Baca Juga:  Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Bunda PAUD Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, resmikan Lintasan Kereta Bermain yang terletak di Taman Bung Karno Tabanan

Dalam pandangannya, kekompakan dan semangat gotong-royong yang ditunjukkan masyarakat Desa Kaba-Kaba patut diacungi jempol. Bupati Sanjaya menyampaikan harapannya atas apresiasi yang tinggi dari pribadi dan Pemerintah Kabupaten untuk kebersamaan dan semangat membangun yang ditunjukkan oleh masyarakat setempat. “Dengan adanya bale banjar yang baik dan bagus ini, mudah-mudahan krama kita tambah rekat, kompak, dan bersatu membangun Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” imbuh Sanjaya.

Baca Juga:  Konferensi Dekade Kelautan 2024, FPRB Tanjung Benoa Beber Implementasi 12 Indikator Tsunami Ready

Bupati Sanjaya mengingatkan pentingnya rasa memiliki terhadap daerah. “Kita yang memiliki Tabanan, wajiblah ada rasa memiliki itu. Salah satunya melalui program “Bupati Ngantor di Desa” yang mana adalah program yang penting, sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Banggalah sebagai orang Tabanan,” serunya kepada seluruh warga yang hadir saat itu.

Momen Pemelaspasan Bale Banjar ini, menjadi gambaran terkait pentingnya gotong-royong dan kekompakan dalam membangun sebuah komunitas yang berkelanjutan. Apresiasi dari pemerintah menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus menjaga semangat tersebut demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

“Kalau sudah bangga dengan Tabanan, bagaimana dengan sebuah konsep Paduraksa Jayaning Singasana, di atas ada pemerintah yang menengok masyarakat, masyarakat juga ikut menengok pemerintah. Maka dari itu, sinergi ini menjadi begitu luar biasa,” tutup Sanjaya.

Baca Juga:  Perkuat Gerakan Tertib Adminduk, TP. PKK Badung Studi Komparasi ke Kota Yogyakarta

Sementara itu, Perbekel Desa Kaba-Kaba, I Putu Gede Yudiana, yang saat itu mewakili krama setempat, menyambut baik kehadiran tamu dan turut memberikan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas perhatiannya terhadap masyarakat setempat. “Terima kasih kepada Bapak Bupati sudah berkenan hadir dan memberikan doa restu dan dukungan untuk kelancaran acara, serta memberikan perhatian langsung dan tak hentinya kepada masyarakat Desa Kaba-Kaba,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.BWN-HT

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR