Mangupura, baliwakenews.com
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menghadirkan suasana berbeda menjelang Hari Raya Nyepi yang tahun ini berdekatan dengan bulan suci Ramadan serta mendekati Idul Fitri. Perpaduan dua perayaan besar tersebut menghadirkan nuansa unik di terminal bandara, yang dihiasi ornamen khas Nyepi dan Ramadan sebagai simbol harmoni budaya di Pulau Dewata.
Beragam dekorasi bernuansa ogoh-ogoh, lampu-lampu Ramadan, hingga elemen budaya Bali mulai menghiasi sejumlah titik di area terminal. Suasana ini memberikan pengalaman perjalanan yang lebih hangat dan berkesan bagi para penumpang yang datang maupun berangkat dari Bali.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, mengatakan perpaduan nuansa dua perayaan ini sengaja dihadirkan sebagai refleksi keberagaman dan toleransi yang menjadi identitas Bali.
“Momentum Ramadan yang juga bertepatan dengan Hari Raya Nyepi menjadi momen yang sangat istimewa. Kami ingin menghadirkan suasana yang penuh harmoni bagi seluruh pengguna jasa bandara,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Untuk memperkuat atmosfer tersebut, pihak bandara juga menyiapkan sejumlah kegiatan tematik seperti pawai ogoh-ogoh serta parade Idul Fitri yang akan digelar di area terminal bandara.
Selain kegiatan budaya, bandara juga membagikan takjil gratis setiap hari selama bulan Ramadan menjelang waktu berbuka puasa bagi penumpang maupun pengunjung yang berada di area bandara.
“Pembagian takjil ini kami lakukan setiap hari selama Ramadan agar penumpang yang sedang dalam perjalanan tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” jelas Nugroho.
Tak hanya itu, guna memastikan kenyamanan perjalanan di tengah tingginya mobilitas penumpang, pihak bandara juga menambah personel customer service mobile yang siap membantu kebutuhan pengguna jasa selama berada di bandara.
Menurut Nugroho, berbagai kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan pengalaman perjalanan (customer experience) bagi penumpang yang transit maupun berangkat dari Bali, sekaligus memperkenalkan nilai harmoni budaya yang menjadi identitas Pulau Dewata.
“Ornamen bernuansa Ramadan dan Nyepi ini menjadi bukti keunikan Bali sebagai pulau yang menjunjung tinggi harmoni budaya dan keberagaman,” tambahnya.
Pihak bandara juga memastikan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari maskapai, ground handling, hingga instansi terkait lainnya terus dilakukan guna menjaga kelancaran operasional penerbangan selama periode Ramadan hingga perayaan Nyepi.Ia pun mengimbau para penumpang yang akan melakukan perjalanan udara melalui Bandara Ngurah Rai agar datang lebih awal serta memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disediakan.
“Kami berharap seluruh pengguna jasa dapat merasakan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan saat menjalankan ibadah di bulan suci ini maupun saat merayakan Hari Raya Nyepi di Bali,” pungkasnya. BWN-04
































