Ngaben Massal Perdana Desa Adat Mengandang Pecahkan Sejarah, Giri Prasta Serahkan Punia Rp36 Juta

Iklan Home Page

Singaraja, Baliwakenews.com

Desa Adat Mengandang, Kecamatan Kubutambahan, mencatat sejarah baru dengan menggelar Ngaben Massal (Pitra Yadnya/Ngaben Kinembulan Sawa Prakerti) untuk pertama kalinya. Sebanyak 16 sawa diaben dalam upacara yang berlangsung khidmat dan dihadiri langsung Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, Kamis (6/8/2026).

Kehadiran Giri Prasta menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Bali terhadap pelestarian adat, tradisi, dan budaya Bali. Ia mengapresiasi kekompakan krama Desa Adat Mengandang yang bergotong royong menyelenggarakan yadnya sesuai dresta yang diwariskan para leluhur.

Baca Juga:  Karya Bakti Pramuka, Kwarcab Badung Bagikan Paket Sembako dan Berikan Informasi Arus Mudik

“Apresiasi kepada krama yang telah bersatu, guyub, saling gotong royong melaksanakan yadnya ini. Sagilik saguluk salunglung sabayantaka, paras paros sarpanaya,” ujar Giri Prasta.

Menurutnya, semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan masyarakat Bali dalam menjaga warisan budaya dan nilai-nilai spiritual di tengah perkembangan zaman.

Bendesa Adat Mengandang, Wayan Sudiana, menjelaskan bahwa pelaksanaan ngaben massal ini menjadi tonggak penting bagi desa adatnya. Selama ini masyarakat masih melaksanakan ngaben metuun sesuai tradisi Bali Aga yang berlaku di desa tersebut.

Baca Juga:  Kapolres Buleleng Silahturahmi Kepada Kajari Buleleng

“Ini merupakan ngaben massal pertama yang kami laksanakan. Sebelumnya, kami melaksanakan ngaben metuun sesuai dresta Bali Aga di desa ini,” katanya.

Rangkaian karya telah dimulai sejak 24 Juli 2026 dan akan berakhir pada 8 Agustus 2026. Puncak prosesi berlangsung pada 7 Agustus 2026, diawali dengan upacara mecaru, dilanjutkan prosesi pengabenan hingga upacara penyucian yang dipuput pemangku, Ida Pandita, serta melibatkan seluruh krama desa.

Pada kesempatan tersebut, Giri Prasta juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan karya adat. Bantuan yang diberikan meliputi punia untuk panitia karya sebesar Rp25 juta, bantuan kepada Sekaa Angklung Rp5 juta, Sekaa Santhi Rp2 juta, serta bantuan kepada para pemangku sebesar Rp4 juta, sehingga total dukungan yang disalurkan mencapai Rp36 juta. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR